Arsitek MU Louis van Gaal menghardik Robin van Persie dengan sebutan terbelakang meski dia menjadi jagoan. BUKAN hanya gagal mencuri poin penuh, Chelsea juga amat mungkin bakal didenda sebesar 25 ribu pound dalam langgar kontra Manchester United yang berakhir 1-1, di Old Trafford, kemarin. Pasalnya, the Blues mengantongi lebih dari enam kartu kuning, tepatnya tujuh kartu kuning plus satu kartu merah.
Kejadian yang sama pernah dirasakan MU pada 2008 silam.Uniknya era itu `Setan Merah' juga menghadapi lawan yang sama, ialah Chelsea. Bedanya, tubruk itu terjadi di Stamford Bridge. Saat menanggapi ini, arsitek si `Biru' Jose Mourinho mengaku amat kecewa dengan keputusan wasit. Namun, beliau tidak ingin berkomentar lebih jauh.
“Saya tidak ingin bicara perihal (Branislav) Ivanovic, akumulasi kartu kuning, bahkan perihal lemparan ke dalam. Jika saya bicara terlalu banyak, Anda tahu sendiri, saya mampu terkena masalah,“ ujar Mourinho seusai pertandingan. Lima kartu kuning Chelsea itu yaitu dikantongi Didier Drogba, Oscar, Eden Hazard, Nemanja Matic, dan Cesc Fabregas. Adapun, dua lainnya menjadi `kado pahit' bagi Ivanovic yang balasannya mendapat kartu merah balasan akumulasi di menit 90+3.
Kartu merah itu pula yang menjadi awal musibah bagi Chelsea dalam berkelahi tersebut. Padahal, kemenangan sepertinya sudah di depan mata karena semenjak memimpin pada menit ke53 lewat Didier Drogba hingga di penghujung berkelahi, tuan rumah tidak bisa membalasnya.
Baru setelah Robin van Persie yang dengan sigap menyambut bola muntah hasil tendangan bebas Angel Di Maria, publik Old Trafford kembali tersenyum. Sebaliknya, Mou me nyaksikan gol itu dengan sinis.Pun meski faktanya tim asal London itu sukses mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka di Liga Primer demam isu ini.
“Old Trafford memang kawasan yang tak gampang. Hasil di sini bukanlah yang kami inginkan, tapi penampilan kami bantu-membantu sudah cukup anggun,“ tukas the Happy One.
Dengan hasil ini, Chelsea masih mempertahankan puncak klasemen dengan nilai 23, unggul empat angka dari runner-up Manchester City yang sehari sebelumnya kalah 1-2 dari West Ham United. Sebaliknya, MU masih tertahan di urutan ke-10 dengan 8 de ngan defisit 10 angka.Selebrasi kurang pandai Di sisi lain, arsitek MU Louis van Gaal secara terus jelas mengaku tidak suka cara Van Persie merayakan golnya. Pun meski rekan senegaranya itu menjadi pendekar tim.
Alih-alih memuji, Van Gaal justru menghardik striker timnas Belanda itu dengan sebutan bodoh alasannya adalah melaksanakan selebrasi gol yang menimbulkan ia menerima kartu kuning. Seusai membobol gawang Courtois, Van Persie berlari ke arah tribune suporter tuan rumah lalu membuka bajunya sebagai selebrasi. Wasit Phil Dowd pun tak ragu mengeluarkan kartu kuning, meski hal ini tak menciptakan Van Persie absen di partai selanjutnya kontra Manchester City.
“Dia melakukan reaksi kurang pandai sehabis gol.Anda boleh merasa senang, tapi Anda tak perlu membuka kaus alasannya Anda akan menerima kartu kuning. Tindakan itu tak terlalu arif,“ cetus Van Gaal.
Secara keseluruhan, mantan arsitek der Oranje itu puas dengan mental bertanding anakanak asuhnya. Mereka mampu berjuang hingga detik-detik simpulan meski tim tamu memaksa mereka frustrasi dengan pertahanan yang solid.
“Hal yang paling memuaskan adalah alasannya anak-anak mau berlari hingga 90 menit untuk mencetak gol,“ imbuh Van Gaal. Hasil imbang ini, lanjut suksesor David Moyes itu juga mampu menjadi sinyal bahwa United bukan tim yang bisa diremehkan. Meski mengakui seharusnya `Setan Merah' bisa mengamankan poin penuh di kandang, mengimbangi tim teratas tabel tetap tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Saya mampu membayangkan kami mengalahkan Chelsea, tapi kami setidaknya mampu mengimbangi tim teratas itu,“ pungkas Van Gaal. (AFP/AP/R-4) Media Indonesia, 28/10/2014, Halaman : 28
Pbr Dampingi Persib Ke Semifinal
Pertandingan semifinal dan tamat ISL akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Satria Sakti Utama Pelita Bandung Raya (PBR) merebut tiket ter selesai semifinal Indone sia Super League (ISL) sesudah meraih kemenangan 2-1 atas Persib Bandung dalam adu terakhir Grup II babak 8 besar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, kemarin.
Tambahan 3 poin membuat PBR bertengger sebagai runnerup di klasemen tamat dengan raihan 8 poin. Kedua tim mengungguli dua rival mereka, Mitra Kukar dan Persebaya Surabaya, yang bermain imbang 3-3 di partai lain. Mitra Kukar dan Persebaya berada di posisi ketiga dan keempat dengan nilai 5.
Dengan hasil itu, di babak semifinal Persib yang menjadi juara Grup II akan ditantang runner-up Grup I Arema Cronus. Adapun Persipura Jayapura, juara Grup I, akan menghadapi PBR. Laga semifinal akan berlangsung pada 4 November di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan semifinal pertama antara Persipura dan PBR akan berlangsung pukul 15.30 WIB, sedangkan semifinal kedua antara Persib Bandung dan Arema Indonesia akan digelar setelah langgar semifinal pertama di hari yang sama.
Dalam langgar di Si Jalak Harupat, sejak babak pertama, kedua tim saling serang. Peluang didapat Firman Utina di menit ke-2, tapi tendangan bebasnya masih mampu ditepis Denis Romanovs. PBR membalas melalui sundulan Faturohman seusai mendapatkan tendangan bebas Kim Kurniawan, tapi masih belum menemui sasaran.
Tembakan keras Djibril Coulibaly di menit ke-16 mengancam gawang PBR. Namun, bola masih bisa ditangkap tepat oleh Romanovs. PBR kembali gagal memaksimalkan peluang sesudah sundulan Boban Nikolic tidak menemui target pada menit ke-31.
Di interval kedua, PBR membuka keunggulan terlebih dulu dengan gol Kim Kurniawan di menit ke-52. Bola sundulan Achmad Jufriyanto membentur gawang dan memantul sempurna di hadapan Kim. Tanpa kesulitan gelandang PBR itu menceploskan bola ke gawang Made Wirawan.
Selang 3 menit lalu, Makan Konate menerima umpan cantik dari Muhammad Ridwan. Lagi-lagi bola masih mampu ditangkap Romanovs. Begitu juga dengan tendangan keras Muhammad Taufiq, 1 menit lalu, yang masih mampu ditepis kiper PBR itu.
Menit ke-79, tendangan bebas dari Wawan Febrianto membawa PBR menjauh 2-0. Persib bisa memperkecil ketinggalan menjadi 2-1 sesudah gol bunuh diri Bambang Pamungkas. Terhenti Pada laga lainnya, harapan Mitra Kukar dan Persebaya untuk lolos ke semifinal sirna. Di awal sabung, `Naga Mekes'--julukan Mitra Kukar--eksklusif memberikan serangan dari menit pertama. Menit ke-7, Mitra Kukar unggul 1-0 melalui tendangan penalti Raphael Maitimo.
Tertinggal satu gol, Isaac Pupo langsung menyamakan kedudukan pada menit ke-14. Namun, selang 4 menit lalu, Mitra Kukar kembali mencetak gol lewat sepakan Herman Dzumafo Epandi. Meski mendapat kartu kuning pada menit ke-20 akibat melaksanakan pelanggaran keras kepada salah satu pemain Mitra, Issac mampu memperlihatkan ketajaman dengan mencetak gol keduanya pada menit ke-32. Skor pun menjadi 2-2.
Lima menit lalu, Emmanuel Kenmogne eksklusif melaksanakan agresi briliannya sampai sukses mencetak gol pada menit ke-37, sekaligus menjadi golnya yang ke-25 di ekspresi dominan ini. Mitra Kukar terlihat kesulitan untuk menyamakan kedudukan.
Di babak kedua, situasi kembali seimbang sehabis Mitra Kukar menyamakan kedudukan di menit ke-50. Gol ketiga tuan rumah dicetak Zulham Zamrun yang sukses meperdaya Jendry Pitoy.(Sat/R-1) Media Indonesia, 31/10/2014, halaman 27
Tambahan 3 poin membuat PBR bertengger sebagai runnerup di klasemen tamat dengan raihan 8 poin. Kedua tim mengungguli dua rival mereka, Mitra Kukar dan Persebaya Surabaya, yang bermain imbang 3-3 di partai lain. Mitra Kukar dan Persebaya berada di posisi ketiga dan keempat dengan nilai 5.
Dengan hasil itu, di babak semifinal Persib yang menjadi juara Grup II akan ditantang runner-up Grup I Arema Cronus. Adapun Persipura Jayapura, juara Grup I, akan menghadapi PBR. Laga semifinal akan berlangsung pada 4 November di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan semifinal pertama antara Persipura dan PBR akan berlangsung pukul 15.30 WIB, sedangkan semifinal kedua antara Persib Bandung dan Arema Indonesia akan digelar setelah langgar semifinal pertama di hari yang sama.
Dalam langgar di Si Jalak Harupat, sejak babak pertama, kedua tim saling serang. Peluang didapat Firman Utina di menit ke-2, tapi tendangan bebasnya masih mampu ditepis Denis Romanovs. PBR membalas melalui sundulan Faturohman seusai mendapatkan tendangan bebas Kim Kurniawan, tapi masih belum menemui sasaran.
Tembakan keras Djibril Coulibaly di menit ke-16 mengancam gawang PBR. Namun, bola masih bisa ditangkap tepat oleh Romanovs. PBR kembali gagal memaksimalkan peluang sesudah sundulan Boban Nikolic tidak menemui target pada menit ke-31.
Di interval kedua, PBR membuka keunggulan terlebih dulu dengan gol Kim Kurniawan di menit ke-52. Bola sundulan Achmad Jufriyanto membentur gawang dan memantul sempurna di hadapan Kim. Tanpa kesulitan gelandang PBR itu menceploskan bola ke gawang Made Wirawan.
Selang 3 menit lalu, Makan Konate menerima umpan cantik dari Muhammad Ridwan. Lagi-lagi bola masih mampu ditangkap Romanovs. Begitu juga dengan tendangan keras Muhammad Taufiq, 1 menit lalu, yang masih mampu ditepis kiper PBR itu.
Menit ke-79, tendangan bebas dari Wawan Febrianto membawa PBR menjauh 2-0. Persib bisa memperkecil ketinggalan menjadi 2-1 sesudah gol bunuh diri Bambang Pamungkas. Terhenti Pada laga lainnya, harapan Mitra Kukar dan Persebaya untuk lolos ke semifinal sirna. Di awal sabung, `Naga Mekes'--julukan Mitra Kukar--eksklusif memberikan serangan dari menit pertama. Menit ke-7, Mitra Kukar unggul 1-0 melalui tendangan penalti Raphael Maitimo.
Tertinggal satu gol, Isaac Pupo langsung menyamakan kedudukan pada menit ke-14. Namun, selang 4 menit lalu, Mitra Kukar kembali mencetak gol lewat sepakan Herman Dzumafo Epandi. Meski mendapat kartu kuning pada menit ke-20 akibat melaksanakan pelanggaran keras kepada salah satu pemain Mitra, Issac mampu memperlihatkan ketajaman dengan mencetak gol keduanya pada menit ke-32. Skor pun menjadi 2-2.
Lima menit lalu, Emmanuel Kenmogne eksklusif melaksanakan agresi briliannya sampai sukses mencetak gol pada menit ke-37, sekaligus menjadi golnya yang ke-25 di ekspresi dominan ini. Mitra Kukar terlihat kesulitan untuk menyamakan kedudukan.
Di babak kedua, situasi kembali seimbang sehabis Mitra Kukar menyamakan kedudukan di menit ke-50. Gol ketiga tuan rumah dicetak Zulham Zamrun yang sukses meperdaya Jendry Pitoy.(Sat/R-1) Media Indonesia, 31/10/2014, halaman 27
Saatnya Madrid Menuju Puncak
Chelsea mengincar momen untuk kembali ke jalur kemenangan ketika kedatangan Queens Park Rangers di Stamford Bridge. REAL Madrid menggenggam kesem patan mendu duki puncak La Liga untuk pertama kalinya demam isu ini, dikala melawat ke Stadion Nuevos Los Carmenes untuk menghadapi tim papan bawah Granada dalam lanjutan La Liga pekan ke-10, malam nanti.
Kemenangan krusial di El Clasico pekan kemudian membuat jarak mereka dengan Barcelona tinggal satu angka. Jika melihat keganasan Cristiano Ronaldo dkk di sembilan sabung terakhir, hanya keajaiban yang bisa mencegah mereka kembali mengamankan tiga angka.
Jika skenario berjalan mulus, instruktur Carlo Ancelotti akan membukukan 11 kemenangan beruntun atau yang terbanyak sepanjang kariernya. Namun, kritik tajam sempat melayang ke juru seni manajemen asal Italia itu da ri Xavi Hernandez, yang menyebut Madrid hanya tim yang bahagia mengandalkan serangan balik.
“Real Madrid memang memiliki serangan balik yang seram, tapi kami juga tahu harus mengontrol pertandingan untuk memenangi tubruk dan itulah yang kami lakukan dikala melawan Barcelona,“ sindir Ancelotti.
CR7 lagi-lagi menjadi pemain yang berada di bawah lampu sorot. Ia baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik La Liga plus masuk nominasi sebagai pemain terbaik dunia alias Ballon D'Or 2014, hanya beberapa hari yang kemudian.
Sebaliknya, Granada nyaris tak memiliki kualifikasi untuk mencuri poin di sangkar sendiri. Mereka belum pernah menang dalam lima pertandingan terakhir, bahkan empat di antaranya berakhir kekalahan, termasuk kala dibantai 0-6 oleh Blaugrana.
Untuk menjadi pemimpin klasemen, Los Blancos harus berharap Barca dan Sevilla tersandung di pekan yang sama. Barcelona akan menjamu Celta Vigo di Nou Camp, sedangkan Sevilla bertandang ke markas Athletic Bilbao.
Di Catalan, Luis Suarez disebut-sebut bakal menerima sambutan khusus mengingat itu merupakan tabrak sangkar perdananya bersama Barca. Di partai itu pula, skill striker kontroversial itu bakal diuji setelah debutnya di El Clasico tak berakhir sesuai cita-cita.
Beri imbas Di lanjutan Liga Primer, Chelsea mengincar momen untuk kembali ke jalur kemenangan ketika lawatan Queens Park Rangers di Stamford Bridge, malam nanti.
Bek Gary Cahill menegaskan kemenangan timnya juga mampu besar lengan berkuasa pada derby Manchester. “Kami punya kesempatan besar untuk menang dan memberi tekanan tersendiri bagi pertandingan hari Minggu (derby Manchester),“ ujar Cahill.
Tekanan yang dimaksud yaitu perolehan poin untuk memilih posisi di tabel sementara. Kini, Chelsea nyaman sendirian di puncak dengan 23 poin, unggul enam angka dari peringkat tiga Manchester City dan 10 dengan United yang masih terjebak di urutan delapan.
Berita baiknya, semua pemain inti tampaknya mampu di turunkan, kecuali Frank Lam pard. Striker sekaligus top scorer sementara klub animo ini, Diego Costa, sudah kembali berlatih bersama tim dan digadang-gadang bakal turun, setidaknya dari bangku cadangan.
Kembali pulihnya Costa menciptakan posisi Didier Drogba menjadi dilema. Di satu sisi, stri ker gaek itu tampil baik dikala ditahan imbang MU dan menyumbang satu gol, sehingga menambah pundi bolanya menjadi tiga gol dalam tiga penampilannya bersama Chelsea. (AFP/AP/R-1) Media Indonesia, 1/11/2014, halaman 24
Kemenangan krusial di El Clasico pekan kemudian membuat jarak mereka dengan Barcelona tinggal satu angka. Jika melihat keganasan Cristiano Ronaldo dkk di sembilan sabung terakhir, hanya keajaiban yang bisa mencegah mereka kembali mengamankan tiga angka.
Jika skenario berjalan mulus, instruktur Carlo Ancelotti akan membukukan 11 kemenangan beruntun atau yang terbanyak sepanjang kariernya. Namun, kritik tajam sempat melayang ke juru seni manajemen asal Italia itu da ri Xavi Hernandez, yang menyebut Madrid hanya tim yang bahagia mengandalkan serangan balik.
“Real Madrid memang memiliki serangan balik yang seram, tapi kami juga tahu harus mengontrol pertandingan untuk memenangi tubruk dan itulah yang kami lakukan dikala melawan Barcelona,“ sindir Ancelotti.
CR7 lagi-lagi menjadi pemain yang berada di bawah lampu sorot. Ia baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik La Liga plus masuk nominasi sebagai pemain terbaik dunia alias Ballon D'Or 2014, hanya beberapa hari yang kemudian.
Sebaliknya, Granada nyaris tak memiliki kualifikasi untuk mencuri poin di sangkar sendiri. Mereka belum pernah menang dalam lima pertandingan terakhir, bahkan empat di antaranya berakhir kekalahan, termasuk kala dibantai 0-6 oleh Blaugrana.
Untuk menjadi pemimpin klasemen, Los Blancos harus berharap Barca dan Sevilla tersandung di pekan yang sama. Barcelona akan menjamu Celta Vigo di Nou Camp, sedangkan Sevilla bertandang ke markas Athletic Bilbao.
Di Catalan, Luis Suarez disebut-sebut bakal menerima sambutan khusus mengingat itu merupakan tabrak sangkar perdananya bersama Barca. Di partai itu pula, skill striker kontroversial itu bakal diuji setelah debutnya di El Clasico tak berakhir sesuai cita-cita.
Beri imbas Di lanjutan Liga Primer, Chelsea mengincar momen untuk kembali ke jalur kemenangan ketika lawatan Queens Park Rangers di Stamford Bridge, malam nanti.
Bek Gary Cahill menegaskan kemenangan timnya juga mampu besar lengan berkuasa pada derby Manchester. “Kami punya kesempatan besar untuk menang dan memberi tekanan tersendiri bagi pertandingan hari Minggu (derby Manchester),“ ujar Cahill.
Tekanan yang dimaksud yaitu perolehan poin untuk memilih posisi di tabel sementara. Kini, Chelsea nyaman sendirian di puncak dengan 23 poin, unggul enam angka dari peringkat tiga Manchester City dan 10 dengan United yang masih terjebak di urutan delapan.
Berita baiknya, semua pemain inti tampaknya mampu di turunkan, kecuali Frank Lam pard. Striker sekaligus top scorer sementara klub animo ini, Diego Costa, sudah kembali berlatih bersama tim dan digadang-gadang bakal turun, setidaknya dari bangku cadangan.
Kembali pulihnya Costa menciptakan posisi Didier Drogba menjadi dilema. Di satu sisi, stri ker gaek itu tampil baik dikala ditahan imbang MU dan menyumbang satu gol, sehingga menambah pundi bolanya menjadi tiga gol dalam tiga penampilannya bersama Chelsea. (AFP/AP/R-1) Media Indonesia, 1/11/2014, halaman 24
Saatnya Kembali Ke Jalur Juara
Meski mempunyai catatan elok dalam pertemuan pertemuan terakhir dengan MU, City tengah mengalami pekan yang buruk. DUDUK di peringkat delapan pada pekan kesembilan Liga Primer tentu bukanlah sasaran yang diinginkan Manchester United ketika memulai demam isu ini. Mereka harus berjuang lebih keras, apalagi pekan ini akan melakoni derby kontra Manchester City di Etihad, malam nanti.
Pelatih United Louis van Gaal menyebut timnya tengah berada dalam performa terbaik setelah bermain imbang 1-1 dengan pemuncak klasemen sementara Chelsea. Hasil itu dinilainya sebagai gambaran mental para pemain yang tak menyerah sampai peluit simpulan berbunyi.
“Sekali lagi, kami menunjukan bisa membalikkan kondisi negatif menjadi hasil faktual. Ini sinyal anggun menjelang pertandingan Minggu (melawan City) ini,“ kata Van Gaal. Pemain anyar the Red Devils Luke Shaw pun mengakui ada tekanan tersendiri jelang derby Manchester ini. Selain mempertaruhkan gengsi merah dan biru langit, beliau juga memandang partai ini dengan realistis, yaitu 3 poin akan kembali menempatkan MU di jalur perebutan juara ekspresi dominan ini.
“Sangat jelas bahwa partai ini sangat berarti bagi semua elemen klub. Apalagi, 3 poin nanti akan membawa kami ke jalur juara,“ ujar Shaw seperti dilansir situs resmi klub. Kini, United berada jauh dari puncak, selisih 10 angka dari Chelsea. Demikian juga dengan Manchester City. Kekalahan 1-2 dari West Ham pekan kemudian makin menjauhkan mereka dari the Blues dengan pautan enam angka.
Sang juara bertahan pun sekarang turun ke posisi tiga di bawah Southampton dengan selisih 2 poin. `Tetangga yang Berisik', julukan City, sadar bahwa kekalahan atau bahkan hanya imbang di partai klasik nanti akan kian menyulitkan langkah mereka mempertahankan mahkota demam isu ini.
Dalam empat tahun terakhir, dari delapan pertemuan sangkar-tandang, City mengantongi 5 kemenangan, 2 kekalahan, dan 1 imbang. Dalam empat adu di kandang yang masih berjulukan City of Manchester, tim `Biru Langit' menggenggam 2 kemenangan, 1 imbang, dan 1 kekalahan.
Namun, catatan paling fenomenal dalam empat tahun terakhir terjadi trend kemudian kala City menang dalam dua pertemuan dengan skor telak 4-1 dan 3-0. Pertahanan Meski demikian, penampilan City belakangan ini cukup memprihatinkan. Dalam tiga penampilan terakhir, Sergio Aguero dan mitra-kawan tidak pernah menang dan hanya mengemas 1 poin.
Dimulai dari imbang 2-2 dengan CSKA Moscow di Liga Champions, disusul kekalahan 1-2 dari West Ham, dan menyerah 0-2 dari Newcastle United di babak 16 besar Piala Liga. Pelatih Manuel Pellegrini sadar tiga rentetan hasil buruk itu yakni sinyal ancaman jelang derby Manchester. Itu kali pertama di isu terkini ini City kebobolan enam gol dalam tiga sabung dan hanya menjaringkan tiga bola ke gawang lawan.
“Kami kebobolan dua gol di tiap pertandingan dan hanya mencetak sedikit gol dari banyaknya peluang yang kami dapatkan. Ini bukan permainan kami biasanya,“ tukas Pellegrini. Yang menambah suasana makin buruk, Pellegrini harus menjamu MU tanpa David Silva. Gelandang asal Spanyol itu harus ditarik keluar hanya 8 menit setelah kick-off kontra Newcastle dengan keluhan sakit di lutut kiri. Untungnya, Samir Nasri telah pulih dari cedera pangkal paha dan siap menggantikan Silva. Itu akan menjadi partai Liga Primer perdana Nasri pascacedera, September lalu. “Ia (Nasri) sudah berlatih secara normal. Tidak ada keraguan, ia akan kembali ke skuat,“ imbuh juru seni manajemen asal Cile itu.(Berbagai sumber) Media Indonesia, 2/11/2014, halaman 6
Pelatih United Louis van Gaal menyebut timnya tengah berada dalam performa terbaik setelah bermain imbang 1-1 dengan pemuncak klasemen sementara Chelsea. Hasil itu dinilainya sebagai gambaran mental para pemain yang tak menyerah sampai peluit simpulan berbunyi.
“Sekali lagi, kami menunjukan bisa membalikkan kondisi negatif menjadi hasil faktual. Ini sinyal anggun menjelang pertandingan Minggu (melawan City) ini,“ kata Van Gaal. Pemain anyar the Red Devils Luke Shaw pun mengakui ada tekanan tersendiri jelang derby Manchester ini. Selain mempertaruhkan gengsi merah dan biru langit, beliau juga memandang partai ini dengan realistis, yaitu 3 poin akan kembali menempatkan MU di jalur perebutan juara ekspresi dominan ini.
“Sangat jelas bahwa partai ini sangat berarti bagi semua elemen klub. Apalagi, 3 poin nanti akan membawa kami ke jalur juara,“ ujar Shaw seperti dilansir situs resmi klub. Kini, United berada jauh dari puncak, selisih 10 angka dari Chelsea. Demikian juga dengan Manchester City. Kekalahan 1-2 dari West Ham pekan kemudian makin menjauhkan mereka dari the Blues dengan pautan enam angka.
Sang juara bertahan pun sekarang turun ke posisi tiga di bawah Southampton dengan selisih 2 poin. `Tetangga yang Berisik', julukan City, sadar bahwa kekalahan atau bahkan hanya imbang di partai klasik nanti akan kian menyulitkan langkah mereka mempertahankan mahkota demam isu ini.
Dalam empat tahun terakhir, dari delapan pertemuan sangkar-tandang, City mengantongi 5 kemenangan, 2 kekalahan, dan 1 imbang. Dalam empat adu di kandang yang masih berjulukan City of Manchester, tim `Biru Langit' menggenggam 2 kemenangan, 1 imbang, dan 1 kekalahan.
Namun, catatan paling fenomenal dalam empat tahun terakhir terjadi trend kemudian kala City menang dalam dua pertemuan dengan skor telak 4-1 dan 3-0. Pertahanan Meski demikian, penampilan City belakangan ini cukup memprihatinkan. Dalam tiga penampilan terakhir, Sergio Aguero dan mitra-kawan tidak pernah menang dan hanya mengemas 1 poin.
Dimulai dari imbang 2-2 dengan CSKA Moscow di Liga Champions, disusul kekalahan 1-2 dari West Ham, dan menyerah 0-2 dari Newcastle United di babak 16 besar Piala Liga. Pelatih Manuel Pellegrini sadar tiga rentetan hasil buruk itu yakni sinyal ancaman jelang derby Manchester. Itu kali pertama di isu terkini ini City kebobolan enam gol dalam tiga sabung dan hanya menjaringkan tiga bola ke gawang lawan.
“Kami kebobolan dua gol di tiap pertandingan dan hanya mencetak sedikit gol dari banyaknya peluang yang kami dapatkan. Ini bukan permainan kami biasanya,“ tukas Pellegrini. Yang menambah suasana makin buruk, Pellegrini harus menjamu MU tanpa David Silva. Gelandang asal Spanyol itu harus ditarik keluar hanya 8 menit setelah kick-off kontra Newcastle dengan keluhan sakit di lutut kiri. Untungnya, Samir Nasri telah pulih dari cedera pangkal paha dan siap menggantikan Silva. Itu akan menjadi partai Liga Primer perdana Nasri pascacedera, September lalu. “Ia (Nasri) sudah berlatih secara normal. Tidak ada keraguan, ia akan kembali ke skuat,“ imbuh juru seni manajemen asal Cile itu.(Berbagai sumber) Media Indonesia, 2/11/2014, halaman 6
Kabut Asap Jadi Kendala
Achmad Kurniawan dan I Made Wardhana disiapkan untuk mengisi posisi kiper Kurnia Meiga.
KABUT asap yang menyelimuti Palembang, Sumatra Selatan, dalam beberapa hari terakhir niscaya akan mengganggu jalanya adu semifinal babak delapan besar Indonesia Super Leageu (ISL) di Stadion Jakabaring, Palembang, besok.
Itu sebabnya, PT Liga Indonesia sebagai operator akan memundurkan acara tabrak pertama dan kedua. Untuk laga pertama antara Persipura Jayapura dan Pelita Bandung Raya (PBR) yang sedianya digelar pukul 15.30 WIB akan diundur pukul 16.00 WIB.
Adapun langgar kedua antara Persib Bandung dan Arema Cronus Indonesia digelar pukul 20.00 dari agenda sebelumnya pukul 19.00. “Kabut asap memang jadi acara paling penting. Begitu juga dengan suhu. Kami memang memikirkan masalah ini semenjak memutuskan untuk memindahkan semifinal ke Palembang,“ ujar CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono.
“Perubahan kick-off juga sudah dibicarakan dengan pihak stasiun televisi dan mereka setuju. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan keselamatan pemain,“ kata dia.
Hingga kemarin, empat tim sudah berada di Palembang untuk melaksanakan persiapan termasuk Arema yang melaksanakan pemusatan latihan di Jakarta.
Panitia pelaksana pertandingan juga mengantisipasti adanya tabrakan antarsuporter. Posisi kedua suporter tim yang bermain akan dipisahkan.
Potensi kericuhan dikala PBR melawan Persipura mungkin kecil, tetapi beda ketika Persib Bandung bertemu Arema Cronus yang akan bertanding setelahnya.
Suporter kedua tim memang dikenal tidak akur. Tidak pernah menang Duel antara Persib dan Arema amat mungkin akan berjalan keras. Keduanya isu terkini ini juga difavoritkan menjadi juara ISL 2014. Berdasarkan statistik isu terkini ini, belum satu kali pun Arema menang atas Persib.
Pelatih Arema Suharno optimistis timnya mampu berbuat lebih ketika bertanding di Jakabaring nanti. “Yang terperinci kami akan antisipasi semua lawan. Semua pemain Persib berbahaya.Intinya bukan per individu yang kami hadapi, melainkan kolektivitasnya,“ kata Suharno.
Dalam laga nanti Arema dipastikan tak mampu diperkuat oleh kiper Kurnia Meiga. Kartu kuning yang didapat dikala Arema melawan Persela Lamongan (8 Oktober), Persipura Jayapura (21 Oktober), dan Semen Padang (29 Oktober) menciptakan Kurnia Meiga harus menjalani eksekusi hukuman larangan bertanding satu sabung. Posisi Meiga amat mungkin akan diisi sang kakak, Achmad Kurniawan atau penjaga gawang asal Bali I Made Wardhana.
Di lain pihak, instruktur Persib Djadjang Nurjaman terus memperbaiki kelemahan timnya jelang laga penting ini. Ia pun mengakui sudah mengantongi aneka macam kelemahan timnya. Menurut Djadjang, kelemahan Persib bukan dari duduk perkara teknis, melain-kan mental bertanding. “Ada waktu sekitar tiga hari jelang semifinal. Saya berharap nantinya anakanak sudah siap secara mental dikala semifinal dan konsentrasi harus lebih cantik,“ kata Djadjang.
Djadjang juga sudah tahu seluk beluk kekuatan Arema. Sepanjang penyisihan, `Maung Bandung' dan `Singo Edan' sudah bertemu dua kali. Dari kedua pertemuan itu, Persib tak sekali pun menelan kekalahan. (Ant/BN/R-1) Media Indonesia, 3/11/2014, halaman 27
KABUT asap yang menyelimuti Palembang, Sumatra Selatan, dalam beberapa hari terakhir niscaya akan mengganggu jalanya adu semifinal babak delapan besar Indonesia Super Leageu (ISL) di Stadion Jakabaring, Palembang, besok.
Itu sebabnya, PT Liga Indonesia sebagai operator akan memundurkan acara tabrak pertama dan kedua. Untuk laga pertama antara Persipura Jayapura dan Pelita Bandung Raya (PBR) yang sedianya digelar pukul 15.30 WIB akan diundur pukul 16.00 WIB.
Adapun langgar kedua antara Persib Bandung dan Arema Cronus Indonesia digelar pukul 20.00 dari agenda sebelumnya pukul 19.00. “Kabut asap memang jadi acara paling penting. Begitu juga dengan suhu. Kami memang memikirkan masalah ini semenjak memutuskan untuk memindahkan semifinal ke Palembang,“ ujar CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono.
“Perubahan kick-off juga sudah dibicarakan dengan pihak stasiun televisi dan mereka setuju. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan keselamatan pemain,“ kata dia.
Hingga kemarin, empat tim sudah berada di Palembang untuk melaksanakan persiapan termasuk Arema yang melaksanakan pemusatan latihan di Jakarta.
Panitia pelaksana pertandingan juga mengantisipasti adanya tabrakan antarsuporter. Posisi kedua suporter tim yang bermain akan dipisahkan.
Potensi kericuhan dikala PBR melawan Persipura mungkin kecil, tetapi beda ketika Persib Bandung bertemu Arema Cronus yang akan bertanding setelahnya.
Suporter kedua tim memang dikenal tidak akur. Tidak pernah menang Duel antara Persib dan Arema amat mungkin akan berjalan keras. Keduanya isu terkini ini juga difavoritkan menjadi juara ISL 2014. Berdasarkan statistik isu terkini ini, belum satu kali pun Arema menang atas Persib.
Pelatih Arema Suharno optimistis timnya mampu berbuat lebih ketika bertanding di Jakabaring nanti. “Yang terperinci kami akan antisipasi semua lawan. Semua pemain Persib berbahaya.Intinya bukan per individu yang kami hadapi, melainkan kolektivitasnya,“ kata Suharno.
Dalam laga nanti Arema dipastikan tak mampu diperkuat oleh kiper Kurnia Meiga. Kartu kuning yang didapat dikala Arema melawan Persela Lamongan (8 Oktober), Persipura Jayapura (21 Oktober), dan Semen Padang (29 Oktober) menciptakan Kurnia Meiga harus menjalani eksekusi hukuman larangan bertanding satu sabung. Posisi Meiga amat mungkin akan diisi sang kakak, Achmad Kurniawan atau penjaga gawang asal Bali I Made Wardhana.
Di lain pihak, instruktur Persib Djadjang Nurjaman terus memperbaiki kelemahan timnya jelang laga penting ini. Ia pun mengakui sudah mengantongi aneka macam kelemahan timnya. Menurut Djadjang, kelemahan Persib bukan dari duduk perkara teknis, melain-kan mental bertanding. “Ada waktu sekitar tiga hari jelang semifinal. Saya berharap nantinya anakanak sudah siap secara mental dikala semifinal dan konsentrasi harus lebih cantik,“ kata Djadjang.
Djadjang juga sudah tahu seluk beluk kekuatan Arema. Sepanjang penyisihan, `Maung Bandung' dan `Singo Edan' sudah bertemu dua kali. Dari kedua pertemuan itu, Persib tak sekali pun menelan kekalahan. (Ant/BN/R-1) Media Indonesia, 3/11/2014, halaman 27
8 Besar Divisi Utama Ditunda
KASUS sepak bola gajah antara PSS Sleman dan PSIS Semarang membuat PT Liga Indonesia akan menunda babak delapan besar Divisi Utama 11 hingga 15 November. Menurut CEO of PT Liga Joko Driyono, meski PSS dan PSIS sudah dijatuhi hukuman diskualifikasi, banyak hal harus diselesaikan dalam kaitan dengan peristiwa memalukan tersebut.
“Menangani duduk perkara sebesar ini bukan kasus mudah. Pak Hinca (Panjaitan) dan rekanrekan masih terus mendalami kasus memalukan ini. “ Berdasarkan keputusan yang dibuat beberapa waktu kemudian, PSS dan PSIS resmi didiskualifikasi. Sementara itu, adu Persis Solo kontra Borneo FC akan dijadwalkan ulang.
Selain itu, musim depan Divisi Utama tidak boleh lagi menggunakan pemain ajaib. Musim ini kuota pemain abnormal Divisi Utama untuk setiap klub yakni dua orang. Jumlah tersebut menyusut jika dibandingkan dengan animo sebelumnya, yakni tiga pemain abnormal.
Alasan PSSI melarang pemain aneh di Divisi Utama adalah untuk melindungi pemain muda berbakat Indonesia sekaligus menunjukkan mereka jam terbang lebih banyak. Namun, klub penerima Indonesia Super League (ISL) hanya boleh memakai tiga pemain.
Terkait dengan hukuman kepada PSS dan PSIS, Bidang Hukum PSSI Gusti Randa menilai sebelum keputusan menunjukkan sanksi diambil, aspek yang terlibat perlu dilihat secara keseluruhan.
Gusti menyampaikan kejanggalan pertandingan PSS melawan PSIS tidak hanya menyorot keterlibatan kedua tim dan wasit, tetapi beberapa pihak lain mirip inspektur pertandingan.
Selain itu, Gusti mengkritik pernyataan Hinca yang menyebut tidak ada banding. Menurutnya, jika semua keputusan dihentikan banding, kenapa PSSI membentuk komisi banding? Lebih baik, komisi banding ditiadakan karena tidak mempunyai fungsi.
“Komdis PSSI sudah melebihi Mahkamah Konstitusi. Harus dilihat, sepak bola itu tidak hanya melibatkan orang per orang, tetapi juga administrasi, pelatih, dan masih banyak lagi, termasuk PT Liga sebagai operator kompetisi,“ urainya. (Sat/R-1) Media Indonesia, 4/11/2014, halaman 27
“Menangani duduk perkara sebesar ini bukan kasus mudah. Pak Hinca (Panjaitan) dan rekanrekan masih terus mendalami kasus memalukan ini. “ Berdasarkan keputusan yang dibuat beberapa waktu kemudian, PSS dan PSIS resmi didiskualifikasi. Sementara itu, adu Persis Solo kontra Borneo FC akan dijadwalkan ulang.
Selain itu, musim depan Divisi Utama tidak boleh lagi menggunakan pemain ajaib. Musim ini kuota pemain abnormal Divisi Utama untuk setiap klub yakni dua orang. Jumlah tersebut menyusut jika dibandingkan dengan animo sebelumnya, yakni tiga pemain abnormal.
Alasan PSSI melarang pemain aneh di Divisi Utama adalah untuk melindungi pemain muda berbakat Indonesia sekaligus menunjukkan mereka jam terbang lebih banyak. Namun, klub penerima Indonesia Super League (ISL) hanya boleh memakai tiga pemain.
Terkait dengan hukuman kepada PSS dan PSIS, Bidang Hukum PSSI Gusti Randa menilai sebelum keputusan menunjukkan sanksi diambil, aspek yang terlibat perlu dilihat secara keseluruhan.
Gusti menyampaikan kejanggalan pertandingan PSS melawan PSIS tidak hanya menyorot keterlibatan kedua tim dan wasit, tetapi beberapa pihak lain mirip inspektur pertandingan.
Selain itu, Gusti mengkritik pernyataan Hinca yang menyebut tidak ada banding. Menurutnya, jika semua keputusan dihentikan banding, kenapa PSSI membentuk komisi banding? Lebih baik, komisi banding ditiadakan karena tidak mempunyai fungsi.
“Komdis PSSI sudah melebihi Mahkamah Konstitusi. Harus dilihat, sepak bola itu tidak hanya melibatkan orang per orang, tetapi juga administrasi, pelatih, dan masih banyak lagi, termasuk PT Liga sebagai operator kompetisi,“ urainya. (Sat/R-1) Media Indonesia, 4/11/2014, halaman 27
Pssi Akan Tunjuk Instruktur Abnormal
PSSI menetapkan untuk mengakhiri kolaborasi dengan Indra Sjafri karena pelatih asal Sumatra Barat itu dianggap gagal menawarkan prestasi bagi tim nasional Indonesia di Piala Asia U-19 di Myanmar, bulan lalu. Selanjutnya PSSI berencana akan menggaet pelatih asing untuk menukangi skuat `Garuda Muda' di masa mendatang.
“Yang kita bicarakan termasuk wacana Indra Sjafri kenapa diberhentikan. Nanti pelatihnya akan dicari dari luar negeri, tapi belum dibahas siapa,“ kata Wakil Ketua Umum PSSI La Nyala Mattalitti seusai bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi, kemarin.
Sebelumnya, Sekjen PSSI Joko Driyono mengatakan bahwa keputusan penghentian kerja sama dengan Indra diambil atas janji kedua pihak. Jika tim `Garuda Muda' berhasil masuk empat besar dan lolos ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru, kolaborasi dengan Indra akan berlanjut.
“Setelah timnas U-19 tidak lolos, otomatis instruktur dan ofisial tim juga berhenti,“ kata Joko. Meski begitu lanjut ia, Indra dipastikan masih bekerja di bawah payung PSSI dan akan diberikan kesempatan mendalami ilmu kepelatihan.
Kontras dengan Indra, PSSI justru mempertahankan instruktur timnas U-23, Aji Santoso. Pelatih asal Malang itu masih dipercaya untuk menukangi timnas `Garuda Muda' guna menghadapi SEA Games 2015 di Singapura.
Hanya, semua itu bergantung pada sang instruktur sendiri. Jika Aji bersedia, ia akan tetap menjadi pelatih timnas. Sebab berdasarkan kabar dikala ini beliau tengah diincar salah satu klub ISL.
Sementara itu, kesempatan bertemu dengan Menpora juga dimanfaatkan PSSI untuk mengadukan soal tersendatnya izin keamanan Laga Final Indonesia Super League (ISL). PSSI merencanakan berkelahi pamungkas kompetisi tertinggi di `Tanah Air' di gelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.
“Yang tidak kalah pentingnya, selesai Liga Indonesia harus di Jakarta, walaupun izin belum kita dapatkan hingga ketika ini,“ Kata Ketua umum PSSI DJohar Arifin. (Sat/R-4) Media Indonesia, 4/11/2014, halaman 27
“Yang kita bicarakan termasuk wacana Indra Sjafri kenapa diberhentikan. Nanti pelatihnya akan dicari dari luar negeri, tapi belum dibahas siapa,“ kata Wakil Ketua Umum PSSI La Nyala Mattalitti seusai bertemu dengan Menpora Imam Nahrawi, kemarin.
Sebelumnya, Sekjen PSSI Joko Driyono mengatakan bahwa keputusan penghentian kerja sama dengan Indra diambil atas janji kedua pihak. Jika tim `Garuda Muda' berhasil masuk empat besar dan lolos ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru, kolaborasi dengan Indra akan berlanjut.
“Setelah timnas U-19 tidak lolos, otomatis instruktur dan ofisial tim juga berhenti,“ kata Joko. Meski begitu lanjut ia, Indra dipastikan masih bekerja di bawah payung PSSI dan akan diberikan kesempatan mendalami ilmu kepelatihan.
Kontras dengan Indra, PSSI justru mempertahankan instruktur timnas U-23, Aji Santoso. Pelatih asal Malang itu masih dipercaya untuk menukangi timnas `Garuda Muda' guna menghadapi SEA Games 2015 di Singapura.
Hanya, semua itu bergantung pada sang instruktur sendiri. Jika Aji bersedia, ia akan tetap menjadi pelatih timnas. Sebab berdasarkan kabar dikala ini beliau tengah diincar salah satu klub ISL.
Sementara itu, kesempatan bertemu dengan Menpora juga dimanfaatkan PSSI untuk mengadukan soal tersendatnya izin keamanan Laga Final Indonesia Super League (ISL). PSSI merencanakan berkelahi pamungkas kompetisi tertinggi di `Tanah Air' di gelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.
“Yang tidak kalah pentingnya, selesai Liga Indonesia harus di Jakarta, walaupun izin belum kita dapatkan hingga ketika ini,“ Kata Ketua umum PSSI DJohar Arifin. (Sat/R-4) Media Indonesia, 4/11/2014, halaman 27
Rekor Buruk Bayangi Arema
Meski belum pernah kalah dari Arema, para pemain Persib mengaku sangat mewaspadai permainan tim besutan Suharno itu. DENGAN format sistem setengah kompetisi, keme nangan memang menjadi harga mati bagi empat tim semifinalis Indonesia Super Legue (ISL), termasuk bagi Arema Cronus yang akan menghadapi Persib Bandung di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, hari ini.
Persoalannya, bukan pekerjaan gampang bagi tim berjuluk `Singo Edan' itu menaklukkan `Maung Bandung, alasannya fakta menunjukkan bahwa tim besutan Suharno itu belum pernah menang menghadapi Persib.
Hal itu diakui CEO Arema Cronus Iwan Budianto. Meski begitu, ia percaya atmosfer berkelahi semifinal nanti berbeda dengan kompetisi reguler. Apalagi mereka bertanding di daerah yang netral.
“Yang jelas kami akan antisipasi semua lawan. Semua pemain Persib berbahaya. Bukan per individu yang kami hadapi, tapi kolektivitasnya. Ini bukan berarti kami bermain bertahan, ya. Kami harus lebih mengenal sisi kelebihan mereka, tempat bertanding, dan mengenal kelebihan tim sendiri,“ kata Iwan di Palembang, Sumatra Selatan, kemarin.
Kekalahan di Stadion Jalak Harupat pada fase grup sebelum babak 8 besar, diakui Iwan, memang menjadi beban tersendiri. Namun, beliau percaya pelatih sudah mempelajari kesalahan itu.
“Tekanannya lebih tinggi dan ada faktor lain juga. Kami akui tidak pernah menang lawan Persib trend ini. Di sana (Jalak Harupat) kalah, di Malang akhirnya seri. “
“Namun, kini tinggal instruktur mengubah hal itu menjadi satu motivasi, ialah motivasi mental. Main di babak penyisihan itu berbeda dengan partai semifinal. Di penyisihan kalah sekali-dua kali tidak menghipnotis. Namun, di sini partai hidup dan mati,“ tandasnya.
Senada dengan Iwan, pelatih Arema Suharno pun sepakat bahwa pengalaman merupakan guru yang terbaik. Menurut dia, mereka sudah berguru dari dua laga terakhir.
“Yang terang kami akan desain yang terbaiklah dan berharap menang,“ ucap Suharno. Dalam tabrak nanti, Arema dipastikan tak mampu diperkuat kiper utamanya Kurnia Meiga, alasannya adalah beliau masih menerima skors akhir akumulasi kartu kuning.
“Bukannya sombong, tapi di tim ini semua pemain sama kualitasnya. Penjaga gawang Ahmad Kurniawan punya seni manajemen dan teknik yang sama dengan Kurnia Meiga. Hanya karena Meiga pemain timnas, kami (kerap) memberi kesempatan lebih banyak kepada dia ketimbang Kurniawan. Begitu juga antara I Made Wardhana dan Ahmad Kurniawan, mereka sama-sama punya kualitas,“ kata Iwan lagi. Jaga kekompakan Di sisi lain, para pemain Persib juga tidak menganggap enteng lawan. Menurutnya, meski belum pernah menang dari Persib, Arema tetaplah salah satu tim elite di ISL. Karena itu, mereka harus waspada.
“Saya harap kita tetap, bahkan lebih kompak mirip tubruk-adu sebelumnya, saat kami maju ke semifinal. Kami juga akan bermain 100 persen. Kami juga harus bermain dengan sangat fokus,“ kata gelandang Persib, Makan Konate.
Untuk mengantisipasi pertandingan berlanjut ke babak extra time, Konate berharap rekan-rekannya bisa menjaga kebugaran fisik serta mentalitas juara. “Ini pertandingan sepak bola, kami mampu saja bermain 120 menit. Saya kira kami harus siap untuk menghadapi situasi apa pun, termasuk adu penalti,“ tandasnya. (Ant/R-1) Media Indonesia, 4/11/2014, halaman 27
Persoalannya, bukan pekerjaan gampang bagi tim berjuluk `Singo Edan' itu menaklukkan `Maung Bandung, alasannya fakta menunjukkan bahwa tim besutan Suharno itu belum pernah menang menghadapi Persib.
Hal itu diakui CEO Arema Cronus Iwan Budianto. Meski begitu, ia percaya atmosfer berkelahi semifinal nanti berbeda dengan kompetisi reguler. Apalagi mereka bertanding di daerah yang netral.
“Yang jelas kami akan antisipasi semua lawan. Semua pemain Persib berbahaya. Bukan per individu yang kami hadapi, tapi kolektivitasnya. Ini bukan berarti kami bermain bertahan, ya. Kami harus lebih mengenal sisi kelebihan mereka, tempat bertanding, dan mengenal kelebihan tim sendiri,“ kata Iwan di Palembang, Sumatra Selatan, kemarin.
Kekalahan di Stadion Jalak Harupat pada fase grup sebelum babak 8 besar, diakui Iwan, memang menjadi beban tersendiri. Namun, beliau percaya pelatih sudah mempelajari kesalahan itu.
“Tekanannya lebih tinggi dan ada faktor lain juga. Kami akui tidak pernah menang lawan Persib trend ini. Di sana (Jalak Harupat) kalah, di Malang akhirnya seri. “
“Namun, kini tinggal instruktur mengubah hal itu menjadi satu motivasi, ialah motivasi mental. Main di babak penyisihan itu berbeda dengan partai semifinal. Di penyisihan kalah sekali-dua kali tidak menghipnotis. Namun, di sini partai hidup dan mati,“ tandasnya.
Senada dengan Iwan, pelatih Arema Suharno pun sepakat bahwa pengalaman merupakan guru yang terbaik. Menurut dia, mereka sudah berguru dari dua laga terakhir.
“Yang terang kami akan desain yang terbaiklah dan berharap menang,“ ucap Suharno. Dalam tabrak nanti, Arema dipastikan tak mampu diperkuat kiper utamanya Kurnia Meiga, alasannya adalah beliau masih menerima skors akhir akumulasi kartu kuning.
“Bukannya sombong, tapi di tim ini semua pemain sama kualitasnya. Penjaga gawang Ahmad Kurniawan punya seni manajemen dan teknik yang sama dengan Kurnia Meiga. Hanya karena Meiga pemain timnas, kami (kerap) memberi kesempatan lebih banyak kepada dia ketimbang Kurniawan. Begitu juga antara I Made Wardhana dan Ahmad Kurniawan, mereka sama-sama punya kualitas,“ kata Iwan lagi. Jaga kekompakan Di sisi lain, para pemain Persib juga tidak menganggap enteng lawan. Menurutnya, meski belum pernah menang dari Persib, Arema tetaplah salah satu tim elite di ISL. Karena itu, mereka harus waspada.
“Saya harap kita tetap, bahkan lebih kompak mirip tubruk-adu sebelumnya, saat kami maju ke semifinal. Kami juga akan bermain 100 persen. Kami juga harus bermain dengan sangat fokus,“ kata gelandang Persib, Makan Konate.
Untuk mengantisipasi pertandingan berlanjut ke babak extra time, Konate berharap rekan-rekannya bisa menjaga kebugaran fisik serta mentalitas juara. “Ini pertandingan sepak bola, kami mampu saja bermain 120 menit. Saya kira kami harus siap untuk menghadapi situasi apa pun, termasuk adu penalti,“ tandasnya. (Ant/R-1) Media Indonesia, 4/11/2014, halaman 27
Boaz Bawa Persipura Ke Final
Penampilan di semifinal menjadi modal besar bagi Persipura menghadapi final di Stadion Utama Gelora Bung Karno. BOAZ Solossa menjadi bintang Persipura Ja yapura ketika mengha dapi Pelita Bandung Raya (PBR) dalam semifinal Indonesia Super League (ISL) 2014. Dalam adu yang berlangsung di Stadion Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, kemarin, Boaz memborong gol kemenangan 2-0 Persipura.
Kapten Persipura itu mencetak gol di menit ke-68 dan 71. Di simpulan, Persipura akan menghadapi pemenang tabrak semifinal antara Arema Cronus dan Persib Bandung. Hingga berita ini diturunkan, pertandingan kedua kesebelasan masih berlangsung.
Asisten pelatih Persipura Mettu Duaramuri mengatakan kunci kemenangan atas PBR adalah kesabaran pemain untuk menembus pertahanan lawan. Hal itu terlihat dari dua gol yang gres tercipta di babak kedua.
“PBR tim militan dan besar lengan berkuasa.Satu untuk melawan mereka, ialah kerja sama tim dan kombinasi permainan satu-dua kali sentuhan dan tentunya bermain tabah,“ ungkapnya. Mettu menambahkan, kemenangan atas PBR merupakan modal pembakar semangat bagi timnya dalam menghadapi akhir nanti. “Mulai kini kami harus berkonsentrasi un tuk menghadapi selesai.“
Tentang lawan yang bakal dihadapi di final, Mettu mengatakan tidak mempermasalahkan. Menurutnya, siapa pun lawan yang bakal dihadapi di final 7 November mendatang, Persipura siap menghadapi.
“Semua tim yang ada di empat besar punya kualitas yang sama. Siapa pun lawannya, kami siap melawan siapa pun di
tamat,“ tambah Mettu.Tetap puas Dalam menghadapi PBR, Persipura yang mendominasi pertandingan sempat mengalami kesulitan menembus ketatnya pertahanan lawan, terutama di babak pertama.Lini pertahanan PBR yang dikoordinasi pemain veteran Nova Arianto dan Hermawan menjadi tembok kukuh yang sulit ditembus.
Semua perjuangan yang dilaku kan barisan depan Persipura selalu mampu dimentahkan.Tidak hanya bisa bertahan dengan baik, PBR juga beberapa kali melancarkan serangan balik berbahaya. Namun, lemahnya penyelesaian simpulan membuat beberapa peluang gagal membuahkan gol.
Di babak kedua, Persipura sama sekali tidak mengendurkan serangan. Tanpa kenal lelah, Boaz dan mitra-kawan terus berusaha membongkar pertahanan PBR. Upaya Persipura akhirnya membuahkan hasil menit ke68. Dengan memanfaatkan kelengahan pemain belakang PBR, Boaz bisa memanfaatkan umpan Roni Beroperay. Dengan hening, Boaz melepaskan tendangan untuk menaklukkan kiper PBR Denis Romanovs sekaligus mengubah skor menjadi 1-0. Hanya berselang 3 menit, Boaz kembali membuat gawang PBR bergetar dan membawa Persipura unggul 2-0.
Tertinggal dua gol dalam waktu singkat membuat PBR bermain lebih menyerang. Dengan mengandalkan Musafri di lini depan, PBR berusaha mengejar ketinggalan. Namun, hingga adu usai, upaya PBR tidak membuahkan hasil dan kedudukan 2-0 untuk Persipura tidak berubah.
Walau kalah, pelatih PBR Dejan Antonic puas dengan penampilan pemainnya. Menurutnya, seluruh pemain telah bertarung sekuat tenaga.
“Persipura memang pantas menang karena mereka tim besar dan banyak pengalaman.Kami merupakan tim kecil yang berhati besar. Makanya kami bisa lolos ke semifinal,“ ujar Antonic. (AN/R-2) Media Indonesia, 5/11/2014, halaman 27
Kapten Persipura itu mencetak gol di menit ke-68 dan 71. Di simpulan, Persipura akan menghadapi pemenang tabrak semifinal antara Arema Cronus dan Persib Bandung. Hingga berita ini diturunkan, pertandingan kedua kesebelasan masih berlangsung.
Asisten pelatih Persipura Mettu Duaramuri mengatakan kunci kemenangan atas PBR adalah kesabaran pemain untuk menembus pertahanan lawan. Hal itu terlihat dari dua gol yang gres tercipta di babak kedua.
“PBR tim militan dan besar lengan berkuasa.Satu untuk melawan mereka, ialah kerja sama tim dan kombinasi permainan satu-dua kali sentuhan dan tentunya bermain tabah,“ ungkapnya. Mettu menambahkan, kemenangan atas PBR merupakan modal pembakar semangat bagi timnya dalam menghadapi akhir nanti. “Mulai kini kami harus berkonsentrasi un tuk menghadapi selesai.“
Tentang lawan yang bakal dihadapi di final, Mettu mengatakan tidak mempermasalahkan. Menurutnya, siapa pun lawan yang bakal dihadapi di final 7 November mendatang, Persipura siap menghadapi.
“Semua tim yang ada di empat besar punya kualitas yang sama. Siapa pun lawannya, kami siap melawan siapa pun di
tamat,“ tambah Mettu.Tetap puas Dalam menghadapi PBR, Persipura yang mendominasi pertandingan sempat mengalami kesulitan menembus ketatnya pertahanan lawan, terutama di babak pertama.Lini pertahanan PBR yang dikoordinasi pemain veteran Nova Arianto dan Hermawan menjadi tembok kukuh yang sulit ditembus.
Semua perjuangan yang dilaku kan barisan depan Persipura selalu mampu dimentahkan.Tidak hanya bisa bertahan dengan baik, PBR juga beberapa kali melancarkan serangan balik berbahaya. Namun, lemahnya penyelesaian simpulan membuat beberapa peluang gagal membuahkan gol.
Di babak kedua, Persipura sama sekali tidak mengendurkan serangan. Tanpa kenal lelah, Boaz dan mitra-kawan terus berusaha membongkar pertahanan PBR. Upaya Persipura akhirnya membuahkan hasil menit ke68. Dengan memanfaatkan kelengahan pemain belakang PBR, Boaz bisa memanfaatkan umpan Roni Beroperay. Dengan hening, Boaz melepaskan tendangan untuk menaklukkan kiper PBR Denis Romanovs sekaligus mengubah skor menjadi 1-0. Hanya berselang 3 menit, Boaz kembali membuat gawang PBR bergetar dan membawa Persipura unggul 2-0.
Tertinggal dua gol dalam waktu singkat membuat PBR bermain lebih menyerang. Dengan mengandalkan Musafri di lini depan, PBR berusaha mengejar ketinggalan. Namun, hingga adu usai, upaya PBR tidak membuahkan hasil dan kedudukan 2-0 untuk Persipura tidak berubah.
Walau kalah, pelatih PBR Dejan Antonic puas dengan penampilan pemainnya. Menurutnya, seluruh pemain telah bertarung sekuat tenaga.
“Persipura memang pantas menang karena mereka tim besar dan banyak pengalaman.Kami merupakan tim kecil yang berhati besar. Makanya kami bisa lolos ke semifinal,“ ujar Antonic. (AN/R-2) Media Indonesia, 5/11/2014, halaman 27
Penantian Persib Berakhir Di Jakabaring
IMPIAN warga Jawa Barat untuk melihat tim kesayangan mereka Persib Bandung menjadi juara Liga Indonesia kesudahannya terwujud. Lewat drama panjang nan menegangkan, `Maung Bandung' alhasil menyelesaikan puasa gelar mereka yang sudah berlangsung selama 19 tahun sesudah menaklukkan Persipura Jayapura 5-3 lewat tabrak penalti pada tamat Indonesia Super League (ISL) di Stadion Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, tadi malam.
Duel dua tim terbaik di Tanah Air itu harus diakhiri dengan drama tabrak penalti setelah sampai waktu normal 2x45 menit dan perpanjangan waktu 2x15 menit kedudukan tetap 2-2.
Persipura bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua setelah Bio Paulin diganjar kartu merah unggul lebih dulu lewat Ian Kabes (5'). Namun, Persib berbalik memimpin sehabis gol bunuh diri Imanuel Wanggai (45') dan M Ridwan (52').
Pertandingan semakin seru sesudah `Mutiara Hitam' menyamakan kedudukan lewat kapten Boas Salossa (79'). Apalagi, sehabis di babak embel-embel waktu Persib juga kehilangan pemain setelah Vladimir Vujovic mendapat kartu kuning kedua.
Pada laga tendangan penalti, kiper I Made Wirawan sukses membendung tendangan Nelson Alom yang menjadi algojo keempat Persipura. Kesuksesan `Maung Bandung' dikunci eksekutor terakhirnya Achmad Jufriyanto yang berhasil menjebol gawang Dede Sulaiman.
Inilah gelar pertama Persib sehabis animo trend 1994/1995. Kebahagian Persib semakin lengkap alasannya adalah pemain mereka Ferdinand Sinaga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik ISL 2014.
Sebaliknya, Persipura gagal membuat sejarah sebagai tim pertama yang bisa memenangi kompetisi dua musim berturut-turut. Tidak berlebihan jikalau para bobotoh begitu bergembira merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka.
“Sebagai bentuk rasa syukur atas perjuangan belum dewasa yang begitu hebat dan sesuai akad yang sudah aku ucapkan, saya akan bawa para pemain ke Mekah untuk melaksanakan umrah,“ ujar Manajer Persib Umuh Muchtar.
Sementara itu, di sejumlah kota besar di Jawa Barat, warga setempat dikabarkan eksklusif menggelar pesta. Mereka turun ke jalan-jalan atau berkonvoi mengelilingi kota sambil menyalakan kembang api dan membunyikan terompet. (AN/ EM/AD/R-4) Media Indonesia, 8/11/2014, halaman 1
Duel dua tim terbaik di Tanah Air itu harus diakhiri dengan drama tabrak penalti setelah sampai waktu normal 2x45 menit dan perpanjangan waktu 2x15 menit kedudukan tetap 2-2.
Persipura bermain dengan 10 orang sejak awal babak kedua setelah Bio Paulin diganjar kartu merah unggul lebih dulu lewat Ian Kabes (5'). Namun, Persib berbalik memimpin sehabis gol bunuh diri Imanuel Wanggai (45') dan M Ridwan (52').
Pertandingan semakin seru sesudah `Mutiara Hitam' menyamakan kedudukan lewat kapten Boas Salossa (79'). Apalagi, sehabis di babak embel-embel waktu Persib juga kehilangan pemain setelah Vladimir Vujovic mendapat kartu kuning kedua.
Pada laga tendangan penalti, kiper I Made Wirawan sukses membendung tendangan Nelson Alom yang menjadi algojo keempat Persipura. Kesuksesan `Maung Bandung' dikunci eksekutor terakhirnya Achmad Jufriyanto yang berhasil menjebol gawang Dede Sulaiman.
Inilah gelar pertama Persib sehabis animo trend 1994/1995. Kebahagian Persib semakin lengkap alasannya adalah pemain mereka Ferdinand Sinaga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik ISL 2014.
Sebaliknya, Persipura gagal membuat sejarah sebagai tim pertama yang bisa memenangi kompetisi dua musim berturut-turut. Tidak berlebihan jikalau para bobotoh begitu bergembira merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka.
“Sebagai bentuk rasa syukur atas perjuangan belum dewasa yang begitu hebat dan sesuai akad yang sudah aku ucapkan, saya akan bawa para pemain ke Mekah untuk melaksanakan umrah,“ ujar Manajer Persib Umuh Muchtar.
Sementara itu, di sejumlah kota besar di Jawa Barat, warga setempat dikabarkan eksklusif menggelar pesta. Mereka turun ke jalan-jalan atau berkonvoi mengelilingi kota sambil menyalakan kembang api dan membunyikan terompet. (AN/ EM/AD/R-4) Media Indonesia, 8/11/2014, halaman 1
Liverpool Tidak Inferior
Meski lebih diunggulkan, Chelsea tidak berani menganggap enteng Liverpoo yang bermain di kandang sendiri.
PELAJARAN ialah guru yang terbaik. Hal itu pun diyakini benar oleh arsitek Liverpool Brendan Rodgers. Itu sebabnya ia mengaku sudah menyiapkan strategi khusus ketika menjamu Chelsea dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Anfield, nanti malam.
Tidak mudah memang, alasannya adalah penampilan tim besutan Jose Mourinho itu relatif konsisten. Chelsea bahkan menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Primer ekspresi dominan ini. Mereka kukuh bercokol di posisi puncak klasemen dengan 26 poin dari 10 sabung, sedangkan Liverpool masih tercecer di urutan ketujuh dengan 14 angka.
Tidak mengherankan jikalau Chelsea lebih diunggulkan dalam tubruk nanti, meskipun mereka bertindak sebagai tim tamu. Namun, Rodgers menegaskan timnya tidak merasa inferior. Juru strategi asal Irlandia Utara itu mengaku sudah mencar ilmu banyak dari pertemuan musim lalu. Dari dua pertemuan terakhir kedua tim, the Reds selalu menjadi pecundang. Pertama dengan skor 1-2 dan kedua 0-2.
Ironisnya, pertemuan terakhir di Anfield itu juga diwarnai insiden memalukan oleh sang kapten Steven Gerrard. Kala itu, Gerrard terpeleset sehingga bola diambil Demba Ba yang pribadi membobol gawang `si Merah'. Akibatnya, Liverpool bukan hanya kalah, melainkan juga kehilangan peluang untuk gelar Liga Primer pertamanya sejak 1990.
“Kami sudah berguru dari (dua) adu sebelumnya. Ini merupakan tantangan gres dan tentu saja ini akan menjadi adu yang sulit buat kami,“ cetus Rodgers. “Mereka belum terkalahkan dan merupakan tim terkuat di liga dikala ini. Tapi bagi kami, bermain di Anfield, siapa pun lawannya, kami selalu yakin mampu mendapatkan hasil yang baik,“ imbuhnya.
Mantan arsitek Swansea City itu memang layak percaya diri, karena beliau nyaris tidak punya problem dengan kondisi pemain. Rodgers bahkan rela dihujani kritik ketika menghadapi Real Madrid di Liga Champions, Rabu (5/11), lantaran hanya menurunkan para pemain lapis keduanya.
“Memang ada yang mengkritik, tapi itu hak tim dan para pemain. Jika saya menurunkan Kolo Toure, Lucas Leiva, atau Adam Lallana itu karena performa mereka elok. Tapi inilah risiko manajer dan saya tidak terpengaruh karenanya. “Jaga standar Di sisi lain, para pemain Chelsea juga cukup percaya diri menghadapi laga nanti. Gelandang Nemanja Matic bahkan berjanji akan kembali mempermalukan Liverpool di depan para pendukung mereka, sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka.
Di samping itu, dia juga akan pertanda bahwa mereka juga mampu bermain menyerang. Hal itu untuk menutup verbal Rodgers yang menuding mereka terlalu bertahan pada pertemuan terakhir. “Banyak tim yang mencoba memarkir bus ketika melawan kami, tapi kami tetap menang. Tidak gampang memang. Jika Anda bertahan, Anda harus tahu bagaimana bertahan. Dalam langgar, kami memperlihatkan kualitas. Yang niscaya tidak ada seorang pun yang bahagia dikala timnya kalah,“ sindir Matic.
Berbeda dengan Matic, Branislav Ivanovic justru memperingatkan rekan-rekannya untuk mewaspadai kebangkitan Liverpool. Salah satu caranya adalah dengan membenahi penampilan mereka kalau tidak mau menuai hasil sama mirip dikala ditahan Maribor.
“Kondisinya tentu berbeda dengan isu terkini kemudian. Saat itu, Liverpool ingin menang untuk menjadi juara. Tapi sekarang kami sebagai pemuncak klasemen dan mereka penantangnya,“ ujar Ivanovic. (AFP/AP/R-2) Media Indonesia, 8/11/2014, halaman 21
PELAJARAN ialah guru yang terbaik. Hal itu pun diyakini benar oleh arsitek Liverpool Brendan Rodgers. Itu sebabnya ia mengaku sudah menyiapkan strategi khusus ketika menjamu Chelsea dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Anfield, nanti malam.
Tidak mudah memang, alasannya adalah penampilan tim besutan Jose Mourinho itu relatif konsisten. Chelsea bahkan menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Primer ekspresi dominan ini. Mereka kukuh bercokol di posisi puncak klasemen dengan 26 poin dari 10 sabung, sedangkan Liverpool masih tercecer di urutan ketujuh dengan 14 angka.
Tidak mengherankan jikalau Chelsea lebih diunggulkan dalam tubruk nanti, meskipun mereka bertindak sebagai tim tamu. Namun, Rodgers menegaskan timnya tidak merasa inferior. Juru strategi asal Irlandia Utara itu mengaku sudah mencar ilmu banyak dari pertemuan musim lalu. Dari dua pertemuan terakhir kedua tim, the Reds selalu menjadi pecundang. Pertama dengan skor 1-2 dan kedua 0-2.
Ironisnya, pertemuan terakhir di Anfield itu juga diwarnai insiden memalukan oleh sang kapten Steven Gerrard. Kala itu, Gerrard terpeleset sehingga bola diambil Demba Ba yang pribadi membobol gawang `si Merah'. Akibatnya, Liverpool bukan hanya kalah, melainkan juga kehilangan peluang untuk gelar Liga Primer pertamanya sejak 1990.
“Kami sudah berguru dari (dua) adu sebelumnya. Ini merupakan tantangan gres dan tentu saja ini akan menjadi adu yang sulit buat kami,“ cetus Rodgers. “Mereka belum terkalahkan dan merupakan tim terkuat di liga dikala ini. Tapi bagi kami, bermain di Anfield, siapa pun lawannya, kami selalu yakin mampu mendapatkan hasil yang baik,“ imbuhnya.
Mantan arsitek Swansea City itu memang layak percaya diri, karena beliau nyaris tidak punya problem dengan kondisi pemain. Rodgers bahkan rela dihujani kritik ketika menghadapi Real Madrid di Liga Champions, Rabu (5/11), lantaran hanya menurunkan para pemain lapis keduanya.
“Memang ada yang mengkritik, tapi itu hak tim dan para pemain. Jika saya menurunkan Kolo Toure, Lucas Leiva, atau Adam Lallana itu karena performa mereka elok. Tapi inilah risiko manajer dan saya tidak terpengaruh karenanya. “Jaga standar Di sisi lain, para pemain Chelsea juga cukup percaya diri menghadapi laga nanti. Gelandang Nemanja Matic bahkan berjanji akan kembali mempermalukan Liverpool di depan para pendukung mereka, sekaligus mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka.
Di samping itu, dia juga akan pertanda bahwa mereka juga mampu bermain menyerang. Hal itu untuk menutup verbal Rodgers yang menuding mereka terlalu bertahan pada pertemuan terakhir. “Banyak tim yang mencoba memarkir bus ketika melawan kami, tapi kami tetap menang. Tidak gampang memang. Jika Anda bertahan, Anda harus tahu bagaimana bertahan. Dalam langgar, kami memperlihatkan kualitas. Yang niscaya tidak ada seorang pun yang bahagia dikala timnya kalah,“ sindir Matic.
Berbeda dengan Matic, Branislav Ivanovic justru memperingatkan rekan-rekannya untuk mewaspadai kebangkitan Liverpool. Salah satu caranya adalah dengan membenahi penampilan mereka kalau tidak mau menuai hasil sama mirip dikala ditahan Maribor.
“Kondisinya tentu berbeda dengan isu terkini kemudian. Saat itu, Liverpool ingin menang untuk menjadi juara. Tapi sekarang kami sebagai pemuncak klasemen dan mereka penantangnya,“ ujar Ivanovic. (AFP/AP/R-2) Media Indonesia, 8/11/2014, halaman 21
Teknologi Untungkan Chelsea
Arsenal bertekad memperbaiki performa mereka di Liga Primer dengan mengalahkan Swansea. Berlaga di kandang sendiri, Anfi eld, Liverpool dirugikan teknologi garis gawang yang telah diaplikasikan di Liga Primer semenjak musim ini. Berkat teknologi terbaru di dunia sepak bola tersebut, ‘si Merah’ harus mengakui keunggulan Chelsea dengan skor tipis 1-2, kemarin.
Permainan dengan tempo lambat diperlihatkan dua tim di awal langgar. Namun, sepakan spekulasi gelandang muda Emre Can yang terdefleksi membuat Liverpool unggul terlebih dahulu dikala tabrak berjalan 9 menit. Tidak perlu waktu lama, lima menit kemudian, Chelsea menyamakan kedudukan setelah bek Gary Cahill memanfaatkan kemelut di depan gawang. Meski sempat diselamatkan oleh kiper Liverpool Simon Migno let, teknologi garis gawang menyatakan, jikalau usaha Cahill tersebut berbuah gol.
Di paruh kedua, penyerang Chelsea Diego Costa akhirnya menjadi bintang film antagonis kubu tuan rumah sesudah sepakannya merobek gawang Liverpool. Gol ini menjadi gol ke-10 pemain Timnas Spanyol itu sekaligus membuat Liverpool menderita kekalahan kelima di Liga Primer demam isu ini.
Di lain pihak, kemenangan menciptakan the Blues julukan Chelsea terus menjaga performa apiknya dengan menjadi satu-satunya tim yang belum merasakan kekalahan musim ini. Hasil kasatmata skuat asuhan Jose Mourinho tersebut juga menciptakan posisi Chelsea di puncak klasemen semakin kokoh dengan 29 poin. Performa naik turun Dari langgar malam nanti, Arsenal harus segera memperbaiki performa yang masih saja naik turun ketika dijamu tuan rumah Swansea City dalam pekan ke-11 Liga Primer.
Performa menurun ditunjukan anak latih Arsene Wenger ini sete lah tertahan wakil Belgia Anderlecht di Liga Champions meski telah unggul tiga gol lebih dahulu. Menghadapi the Swans, Wenger tidak akan memaksakan kehadiran penyerang Theo Walcott di 90 menit sabung penuh.
Walcott sendiri telah menjalani debut di 10 menit terakhir saat kontra Burnley pekan kemudian sesudah harus menjalani perawatan cedera lutut. Akibat cedera itu, Walcott pun harus bolos selama 10 bulan sejak Januari. “Dia (Walcott) sudah tidak bermain selama 10 bulan. Sebagian orang berpikir bahwa dia mesin tapi kami yakni manusia biasa,” ujar Wenger.
Di lain pihak Swansea juga dalam kondisi yang kurang baik sesudah hanya bisa meraih satu kemenangan dalam enam laga terakhir. Namun, perjuangan untuk berdiri Wilfried Bony dan kolega harus terganggu setelah gelandang andalan Jonjo Shelvey mangkir akibat akumulasi kartu.
Untuk menggantikan perannya, instruktur Swansea Garry Monk kemungkinan akan memainkan gelandang Tom Carrol yang dipinjam dari Tottenham Hotspur.
Sementara itu, baik Sunderland maupun Everton akan mencoba mengais hasil kasatmata masa bertemu di Stadium of Light sangkar Sunderland, Minggu (9/11) malam. Keduanya juga masih dalam suasana kemenangan sehabis meraih poin penuh dalam pertandingan terakhir mereka.
Statistik pertemuan animo lalu pun berakhir seimbang dengan saling mengalahkan di sangkar lawan dengan skor tipis 1-0. Namun, jikalau merunut lima pertemuan terakhir dua tim, Everton unggul 3-2.
Penyerang Everton Romelu Lukaku patut diwaspadai Sunderland. Lukaku mencetak tiga gol dalam empat pertandingan terakhir. (goal.com/R-3) Media Indonesia, 9/11/2014, halaman 7
Permainan dengan tempo lambat diperlihatkan dua tim di awal langgar. Namun, sepakan spekulasi gelandang muda Emre Can yang terdefleksi membuat Liverpool unggul terlebih dahulu dikala tabrak berjalan 9 menit. Tidak perlu waktu lama, lima menit kemudian, Chelsea menyamakan kedudukan setelah bek Gary Cahill memanfaatkan kemelut di depan gawang. Meski sempat diselamatkan oleh kiper Liverpool Simon Migno let, teknologi garis gawang menyatakan, jikalau usaha Cahill tersebut berbuah gol.
Di paruh kedua, penyerang Chelsea Diego Costa akhirnya menjadi bintang film antagonis kubu tuan rumah sesudah sepakannya merobek gawang Liverpool. Gol ini menjadi gol ke-10 pemain Timnas Spanyol itu sekaligus membuat Liverpool menderita kekalahan kelima di Liga Primer demam isu ini.
Di lain pihak, kemenangan menciptakan the Blues julukan Chelsea terus menjaga performa apiknya dengan menjadi satu-satunya tim yang belum merasakan kekalahan musim ini. Hasil kasatmata skuat asuhan Jose Mourinho tersebut juga menciptakan posisi Chelsea di puncak klasemen semakin kokoh dengan 29 poin. Performa naik turun Dari langgar malam nanti, Arsenal harus segera memperbaiki performa yang masih saja naik turun ketika dijamu tuan rumah Swansea City dalam pekan ke-11 Liga Primer.
Performa menurun ditunjukan anak latih Arsene Wenger ini sete lah tertahan wakil Belgia Anderlecht di Liga Champions meski telah unggul tiga gol lebih dahulu. Menghadapi the Swans, Wenger tidak akan memaksakan kehadiran penyerang Theo Walcott di 90 menit sabung penuh.
Walcott sendiri telah menjalani debut di 10 menit terakhir saat kontra Burnley pekan kemudian sesudah harus menjalani perawatan cedera lutut. Akibat cedera itu, Walcott pun harus bolos selama 10 bulan sejak Januari. “Dia (Walcott) sudah tidak bermain selama 10 bulan. Sebagian orang berpikir bahwa dia mesin tapi kami yakni manusia biasa,” ujar Wenger.
Di lain pihak Swansea juga dalam kondisi yang kurang baik sesudah hanya bisa meraih satu kemenangan dalam enam laga terakhir. Namun, perjuangan untuk berdiri Wilfried Bony dan kolega harus terganggu setelah gelandang andalan Jonjo Shelvey mangkir akibat akumulasi kartu.
Untuk menggantikan perannya, instruktur Swansea Garry Monk kemungkinan akan memainkan gelandang Tom Carrol yang dipinjam dari Tottenham Hotspur.
Sementara itu, baik Sunderland maupun Everton akan mencoba mengais hasil kasatmata masa bertemu di Stadium of Light sangkar Sunderland, Minggu (9/11) malam. Keduanya juga masih dalam suasana kemenangan sehabis meraih poin penuh dalam pertandingan terakhir mereka.
Statistik pertemuan animo lalu pun berakhir seimbang dengan saling mengalahkan di sangkar lawan dengan skor tipis 1-0. Namun, jikalau merunut lima pertemuan terakhir dua tim, Everton unggul 3-2.
Penyerang Everton Romelu Lukaku patut diwaspadai Sunderland. Lukaku mencetak tiga gol dalam empat pertandingan terakhir. (goal.com/R-3) Media Indonesia, 9/11/2014, halaman 7
Pssi Sudah Punya Nama Administrator Teknik
TEKA-TEKI seputar nama direktur teknik gres yang akan membawahkan timnas usia muda masih menggelayut. Meski sebelumnya PSSI sudah menyampaikan telah menunjuk Wim Koevermans sebagai eksekutif teknik yang gres, belakangan organisasi sepak bola nasional itu membantahnya.
Melalui Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono, PSSI membantah kabar bahwa pelatih asal Belanda itu akan menjadi eksekutif teknik timnas usia muda.
Menurut Joko, dikala ini mereka memang sudah mengantongi sebuah nama, tapi bukan yang ramai diberitakan. “Kita sudah mengesahkan administrator teknik yang gres dan akan membawahkan timnas U-19 ke bawah. Namun, baru kita perkenalkan pada awal Desember nanti. Pelatih itu memang berasal dari Belanda, tapi bukan yang kemarin diberitakan sobat-sahabat yang inisialnya Wim itu,“ tegas Joko kepada wartawan di Jakarta, kemarin.
Sebelumnya, nama mantan pelatih timnas India Wim Koevermans disebut-sebut akan menjadi direktur teknik timnas yang baru.Apalagi, Koevermans kini sedang menganggur sehabis kontraknya habis dengan timnas India pada Oktober kemudian.
Di samping itu, instruktur Belanda tersebut juga dinilai cocok untuk menukangi para pemain muda Indonesia sebab beliau memiliki pengalaman dalam membina pemain usia muda.
Selain pernah menjadi instruktur timnas bau kencur Belanda pada 2002 hingga 2008 lalu, Koevermans pernah menukangi timnas Irlandia U-21 pada 2010.
Namun, sekali lagi, Joko menampik kabar tersebut. Menurut dia, sebetulnya proses penyaringan sudah berlangsung dalam beberapa waktu kemudian. Namun, karena persoalan privasi, proses tersebut sengaja dirahasiakan.
“Sebenarnya kita menjaring beberapa pelatih Belanda, Jerman, Belgia, dan Prancis. Kami juga melakukan interaksi, melaksanakan fit and proper test, dan cukuplah. Akan tetapi, (namanya) sengaja kita rahasiakan karena privasi yang bersangkutan,“ kata Joko lagi.
Meskipun gres akan diperkenalkan awal Desember nanti, kata Joko, administrator teknik yang baru itu sudah efektif bekerja pada 20 November. Salah satu tugasnya nanti ialah mendiskusikan pemilihan pelatih timnas U-19 dengan PSSI. (Sat/R-4) Media Indonesia, 11/11/2014, halaman 27
Melalui Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono, PSSI membantah kabar bahwa pelatih asal Belanda itu akan menjadi eksekutif teknik timnas usia muda.
Menurut Joko, dikala ini mereka memang sudah mengantongi sebuah nama, tapi bukan yang ramai diberitakan. “Kita sudah mengesahkan administrator teknik yang gres dan akan membawahkan timnas U-19 ke bawah. Namun, baru kita perkenalkan pada awal Desember nanti. Pelatih itu memang berasal dari Belanda, tapi bukan yang kemarin diberitakan sobat-sahabat yang inisialnya Wim itu,“ tegas Joko kepada wartawan di Jakarta, kemarin.
Sebelumnya, nama mantan pelatih timnas India Wim Koevermans disebut-sebut akan menjadi direktur teknik timnas yang baru.Apalagi, Koevermans kini sedang menganggur sehabis kontraknya habis dengan timnas India pada Oktober kemudian.
Di samping itu, instruktur Belanda tersebut juga dinilai cocok untuk menukangi para pemain muda Indonesia sebab beliau memiliki pengalaman dalam membina pemain usia muda.
Selain pernah menjadi instruktur timnas bau kencur Belanda pada 2002 hingga 2008 lalu, Koevermans pernah menukangi timnas Irlandia U-21 pada 2010.
Namun, sekali lagi, Joko menampik kabar tersebut. Menurut dia, sebetulnya proses penyaringan sudah berlangsung dalam beberapa waktu kemudian. Namun, karena persoalan privasi, proses tersebut sengaja dirahasiakan.
“Sebenarnya kita menjaring beberapa pelatih Belanda, Jerman, Belgia, dan Prancis. Kami juga melakukan interaksi, melaksanakan fit and proper test, dan cukuplah. Akan tetapi, (namanya) sengaja kita rahasiakan karena privasi yang bersangkutan,“ kata Joko lagi.
Meskipun gres akan diperkenalkan awal Desember nanti, kata Joko, administrator teknik yang baru itu sudah efektif bekerja pada 20 November. Salah satu tugasnya nanti ialah mendiskusikan pemilihan pelatih timnas U-19 dengan PSSI. (Sat/R-4) Media Indonesia, 11/11/2014, halaman 27
Timnas Masih Tunggu Pemain
Meski menghadapi sejumlah hambatan dalam persiapan timnas senior, PSSI sama sekali tidak menurunkan target mereka di Piala AFF 2014. "Kita masih menunggu para pemain dari dua klub itu, adalah Persib dan Persipura, sehingga tabrak uji coba hanya mampu dilakukan di dalam negeri."
Joko Driyono Sekjen PSSI
Mepetnya agenda kompetisi Indonesia Super League (ISL) de ngan turnamen ASEAN Football Federation (AFF) Cup 2014 memang menjadi salah satu aral dalam persiapan tim nasional sepak bola senior. Pelatih Alfred Riedl bahkan masih harus menanti para punggawa dari klub finalis ISL Persib dan Persipura.
Padahal, turnamen sepak bola antarnegara ASEAN itu tinggal satu pekan lagi. Sekjen PSSI Joko Driyono pun tidak memungkiri kondisi tersebut. Menurutnya, PSSI menjadi tidak leluasa mengatur lawan didik tanding Boaz Solossa dan mitra-mitra.
Alhasil, mereka hanya mampu me lakukan langgar uji di dalam negeri.Padahal, para pemain butuh latihan mental dengan bertanding di bawah tekanan pendukung lawan.
“Kita masih menunggu para pemain dari kedua klub itu sehingga laga uji coba hanya mampu dilakukan di dalam negeri,“ ucap Joko dalam konferensi pers AFF Suzuki Cup di Jakarta, kemarin. Diakui Joko, pihaknya mampu memaklumi kegundahan Riedl dikala ini. Pasalnya, kedua klub itu menyumbangkan cukup banyak pemain untuk timnas.
Persipura menyumbang tiga pemain yaitu Boaz Solossa, Ruben Sanadi, dan Imanuel Wanggai, sedangkan Persib menempatkan delapan pemain adalah M Ridwan, Supardi, I Made Wirawan, Ach mad Jufriyanto, Hariono, Firman Utina, Ferdinand Sinaga, dan Tony Sucipto. Meski begitu, PSSI tetap optimistis timnas mampu meraih hasil maksimal di Piala AFF. Trofi juara pun menjadi harga mati.
“PSSI tak pernah turunkan target untuk jadi yang terbaik di Asia Tenggara,“ tegas Joko. Di turnamen yang berlangsung pada 22 November-20 Desember di Vietnam dan Singapura itu, tim `Garuda' tergabung di Grup A bersama Vietnam, Filipina, dan Laos.
Kali terakhir Indonesia mencapai akhir Piala AFF yakni pada 2010. Sayangnya, dalam tabrak berlangsung dengan sistem home and away itu, timnas harus mengakui keunggulan Malaysia.
PSSI telah menjadwalkan dua laga uji coba sebelum timnas berangkat ke Vietnam pada 19 November. Tim `Garuda' bakal meladeni Timor Leste pada Selasa (11/11) dan Suriah pada Sabtu (15/11).
Menurut tangan kanan pelatih timnas Widodo C Putro, dalam laga uji coba melawan Timor Leste nanti, mereka amat mungkin akan menguji beberapa pemain, di antaranya striker Sergio van Dijk dan kapten timnas U-19 Evan Dimas.
“Prioritas Sergio akan diturunkan, tinggal melihat kondisinya.Adapun peluang Evan besar alasannya adalah ada beberapa pemain di posisi dia yang tidak mampu bermain.Namun, keputusan tamat ada di tangan pelatih,“ tukas Widodo.
Hal yang sama diungkapkan pelatih Timor Leste Antonio Carlos Viera. Pelatih asal Brasil itu mengaku akan menguji beberapa pemain mudanya ketika menghadapi Indonesia. Janjikan bonus Sementara itu, perusahaan otomotif Suzuki menjanjikan bonus besar bagi para pemain timnas kalau mampu berprestasi di ajang Piala AFF 2014 nanti.
Mereka akan memberikan satu unit kendaraan roda dua kepada setiap pemain bila mampu mencapai semifinal.
Bukan itu saja, Suzuki juga akan memberikan hadiah kendaraan beroda empat bagi pemain yang bisa mencetak gol di babak simpulan. Hal tersebut dikatakan Sales Marketing dan Direktur DND Davi J Tulian. (Sat/R-4) Media Indonesia, 11/11/2014, halaman 27
Joko Driyono Sekjen PSSI
Mepetnya agenda kompetisi Indonesia Super League (ISL) de ngan turnamen ASEAN Football Federation (AFF) Cup 2014 memang menjadi salah satu aral dalam persiapan tim nasional sepak bola senior. Pelatih Alfred Riedl bahkan masih harus menanti para punggawa dari klub finalis ISL Persib dan Persipura.
Padahal, turnamen sepak bola antarnegara ASEAN itu tinggal satu pekan lagi. Sekjen PSSI Joko Driyono pun tidak memungkiri kondisi tersebut. Menurutnya, PSSI menjadi tidak leluasa mengatur lawan didik tanding Boaz Solossa dan mitra-mitra.
Alhasil, mereka hanya mampu me lakukan langgar uji di dalam negeri.Padahal, para pemain butuh latihan mental dengan bertanding di bawah tekanan pendukung lawan.
“Kita masih menunggu para pemain dari kedua klub itu sehingga laga uji coba hanya mampu dilakukan di dalam negeri,“ ucap Joko dalam konferensi pers AFF Suzuki Cup di Jakarta, kemarin. Diakui Joko, pihaknya mampu memaklumi kegundahan Riedl dikala ini. Pasalnya, kedua klub itu menyumbangkan cukup banyak pemain untuk timnas.
Persipura menyumbang tiga pemain yaitu Boaz Solossa, Ruben Sanadi, dan Imanuel Wanggai, sedangkan Persib menempatkan delapan pemain adalah M Ridwan, Supardi, I Made Wirawan, Ach mad Jufriyanto, Hariono, Firman Utina, Ferdinand Sinaga, dan Tony Sucipto. Meski begitu, PSSI tetap optimistis timnas mampu meraih hasil maksimal di Piala AFF. Trofi juara pun menjadi harga mati.
“PSSI tak pernah turunkan target untuk jadi yang terbaik di Asia Tenggara,“ tegas Joko. Di turnamen yang berlangsung pada 22 November-20 Desember di Vietnam dan Singapura itu, tim `Garuda' tergabung di Grup A bersama Vietnam, Filipina, dan Laos.
Kali terakhir Indonesia mencapai akhir Piala AFF yakni pada 2010. Sayangnya, dalam tabrak berlangsung dengan sistem home and away itu, timnas harus mengakui keunggulan Malaysia.
PSSI telah menjadwalkan dua laga uji coba sebelum timnas berangkat ke Vietnam pada 19 November. Tim `Garuda' bakal meladeni Timor Leste pada Selasa (11/11) dan Suriah pada Sabtu (15/11).
Menurut tangan kanan pelatih timnas Widodo C Putro, dalam laga uji coba melawan Timor Leste nanti, mereka amat mungkin akan menguji beberapa pemain, di antaranya striker Sergio van Dijk dan kapten timnas U-19 Evan Dimas.
“Prioritas Sergio akan diturunkan, tinggal melihat kondisinya.Adapun peluang Evan besar alasannya adalah ada beberapa pemain di posisi dia yang tidak mampu bermain.Namun, keputusan tamat ada di tangan pelatih,“ tukas Widodo.
Hal yang sama diungkapkan pelatih Timor Leste Antonio Carlos Viera. Pelatih asal Brasil itu mengaku akan menguji beberapa pemain mudanya ketika menghadapi Indonesia. Janjikan bonus Sementara itu, perusahaan otomotif Suzuki menjanjikan bonus besar bagi para pemain timnas kalau mampu berprestasi di ajang Piala AFF 2014 nanti.
Mereka akan memberikan satu unit kendaraan roda dua kepada setiap pemain bila mampu mencapai semifinal.
Bukan itu saja, Suzuki juga akan memberikan hadiah kendaraan beroda empat bagi pemain yang bisa mencetak gol di babak simpulan. Hal tersebut dikatakan Sales Marketing dan Direktur DND Davi J Tulian. (Sat/R-4) Media Indonesia, 11/11/2014, halaman 27
Wenger Isyaratkan Lempar Handuk
Wenger memprediksi Arsenal tak mungkin lagi mengejar defisit 12 poin dengan pemimpin tabel sementara Chelsea meski masih ada 27 tubruk sisa. MESKI gres me masuki matchday 11, instruktur Arsenal Arsene Wenger mengisyaratkan sudah lempar handuk dalam perebutan gelar juara Liga Primer. Itu merupakan ungkapan kekecewaan sang juru taktik sehabis melihat timnya dipermalukan Swansea City 1-2, kemarin.
Arsitek bergelar `the Professor' itu jauh dari senang atas penampilan anak-anak asuhnya di Liberty Stadium. Meski memimpin hingga menit 75 lewat gol Alexis Sanchez di menit 63, the Gunners hasilnya pulang tanpa poin sesudah kebobolan dua gol hanya dalam abad 3 menit lewat tendangan bebas Gylfi Sigurdsson (76') dan Bafetimbi Gomis (79').
Akibat kegagalan itu, `Meriam London' terlempar ke urutan keenam klasemen sementara dengan 17 angka. Menurut hitunghitungan Wenger, mereka tak mungkin lagi mengejar defisit 12 poin dengan pemimpin tabel sementara Chelsea meski masih ada 27 adu sisa.
“Dengan perolehan poin mereka (Chelsea), mereka tidak mungkin lagi terkejar,“ kata pelatih asal Prancis itu.
Bukan hanya problem terpuruk di klasemen sementara, hasil itu juga merisaukan Wenger, terutama soal organisasi di lini belakang. Itu merupakan kali kedua beruntun tim asal London utara tersebut tak mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Beberapa hari kemudian di pentas Liga Champions, Arsenal kesannya membuatkan poin dengan Anderlecht. Padahal, dalam laga di Emirates itu, mereka sudah unggul dulu 3-0 sebelum alhasil disamakan tim tamu menjadi 3-3. “Kami memimpin, tapi kehilangan dua poin dari Anderlecht dan tiga poin dari Swansea. Ini sangat-sangat mengecewakan,“ ungkap Wenger.
Kekesalan laki-laki berusia 65 tahun terhadap timnya yang belum juga bisa menembus empat besar bahkan mengalahkan kekesalannya terhadap ulah Matieu Flamini. Sang pemain tengah terlihat marah masa Wenger menggantinya dengan Jack Wilshere di paruh kedua dan buru-buru masuk ruang ganti begitu peluit panjang berbunyi.
“(Flamini) itu bukan kekhawatiran terbesar saya ketika ini,“ bentak Wenger.Kartu merah Hasil tak mengenakkan juga harus dialami Atletico Madrid di pekan ke-11 La Liga, kemarin.Mereka tersandung kartu merah untuk Guilherme Siqueira di menit 50 sehingga alhasil mengalah 1-2 dari Real Sociedad.
Sang juara bertahan bahu-membahu mendominasi hampir di sepanjang berkelahi. Terbukti Los Rojiblancos sudah memimpin semenjak menit ke-10 lewat gol Mario Mandzukic. Namun, 4 menit lalu, Carlos Vela menyamakan skor bagi tuan rumah.
Kartu merah untuk Siquiera 5 menit setelah jeda mirip angin segar bagi Sociedad yang belum pernah menang dalam delapan berkelahi terakhir. Delapan menit sebelum bubaran, Imanol Agirretxe hasilnya menghadirkan tiga angka pertama timnya sekaligus mengirim kekalahan pertama Atleti dalam enam tubruk terakhir.
Meski gagal mencuri angka, instruktur Atletico Diego Simeone tidak terlalu menganggap itu sebagai kerugian. Beberapa jam sebelumnya, dua pesaing terdekat Atletico saat ini, Valencia dan Sevilla, juga hanya imbang dengan lawan masing-masing.
“Saya tidak terlalu pusing dengan kekalahan ini alasannya Valencia dan Sevilla juga hanya imbang,“ ungkap Simeone.
Bagi Sociedad, hasil itu mengangkat mereka hingga posisi 15 sesudah terbenam hanya dua tingkat dari dasar tabel dengan nilai sembilan. Meskipun demikian, perolehan poin yang sama dengan lima tim ke bawah masih belum menjamin posisi mereka kondusif dari degradasi.(AFP/AP/R-1) Media Indonesia, 11/11/2014, halaman 28
Arsitek bergelar `the Professor' itu jauh dari senang atas penampilan anak-anak asuhnya di Liberty Stadium. Meski memimpin hingga menit 75 lewat gol Alexis Sanchez di menit 63, the Gunners hasilnya pulang tanpa poin sesudah kebobolan dua gol hanya dalam abad 3 menit lewat tendangan bebas Gylfi Sigurdsson (76') dan Bafetimbi Gomis (79').
Akibat kegagalan itu, `Meriam London' terlempar ke urutan keenam klasemen sementara dengan 17 angka. Menurut hitunghitungan Wenger, mereka tak mungkin lagi mengejar defisit 12 poin dengan pemimpin tabel sementara Chelsea meski masih ada 27 adu sisa.
“Dengan perolehan poin mereka (Chelsea), mereka tidak mungkin lagi terkejar,“ kata pelatih asal Prancis itu.
Bukan hanya problem terpuruk di klasemen sementara, hasil itu juga merisaukan Wenger, terutama soal organisasi di lini belakang. Itu merupakan kali kedua beruntun tim asal London utara tersebut tak mampu menjaga keunggulan hingga peluit panjang berbunyi.
Beberapa hari kemudian di pentas Liga Champions, Arsenal kesannya membuatkan poin dengan Anderlecht. Padahal, dalam laga di Emirates itu, mereka sudah unggul dulu 3-0 sebelum alhasil disamakan tim tamu menjadi 3-3. “Kami memimpin, tapi kehilangan dua poin dari Anderlecht dan tiga poin dari Swansea. Ini sangat-sangat mengecewakan,“ ungkap Wenger.
Kekesalan laki-laki berusia 65 tahun terhadap timnya yang belum juga bisa menembus empat besar bahkan mengalahkan kekesalannya terhadap ulah Matieu Flamini. Sang pemain tengah terlihat marah masa Wenger menggantinya dengan Jack Wilshere di paruh kedua dan buru-buru masuk ruang ganti begitu peluit panjang berbunyi.
“(Flamini) itu bukan kekhawatiran terbesar saya ketika ini,“ bentak Wenger.Kartu merah Hasil tak mengenakkan juga harus dialami Atletico Madrid di pekan ke-11 La Liga, kemarin.Mereka tersandung kartu merah untuk Guilherme Siqueira di menit 50 sehingga alhasil mengalah 1-2 dari Real Sociedad.
Sang juara bertahan bahu-membahu mendominasi hampir di sepanjang berkelahi. Terbukti Los Rojiblancos sudah memimpin semenjak menit ke-10 lewat gol Mario Mandzukic. Namun, 4 menit lalu, Carlos Vela menyamakan skor bagi tuan rumah.
Kartu merah untuk Siquiera 5 menit setelah jeda mirip angin segar bagi Sociedad yang belum pernah menang dalam delapan berkelahi terakhir. Delapan menit sebelum bubaran, Imanol Agirretxe hasilnya menghadirkan tiga angka pertama timnya sekaligus mengirim kekalahan pertama Atleti dalam enam tubruk terakhir.
Meski gagal mencuri angka, instruktur Atletico Diego Simeone tidak terlalu menganggap itu sebagai kerugian. Beberapa jam sebelumnya, dua pesaing terdekat Atletico saat ini, Valencia dan Sevilla, juga hanya imbang dengan lawan masing-masing.
“Saya tidak terlalu pusing dengan kekalahan ini alasannya Valencia dan Sevilla juga hanya imbang,“ ungkap Simeone.
Bagi Sociedad, hasil itu mengangkat mereka hingga posisi 15 sesudah terbenam hanya dua tingkat dari dasar tabel dengan nilai sembilan. Meskipun demikian, perolehan poin yang sama dengan lima tim ke bawah masih belum menjamin posisi mereka kondusif dari degradasi.(AFP/AP/R-1) Media Indonesia, 11/11/2014, halaman 28
Peluang Pique Hengkang Terbuka
PELUANG bek Barcelona Gerard Pique untuk hijrah dari klub Catalan itu makin terbuka. Indikasi itu sudah terlihat ketika suami Shakira itu ngambek ketika dijadikan cadangan oleh Luis Enrique masa Barcelona menang 2-1 atas Almeria pekan lalu.
Saat itu Enrique meminta Pique untuk melaksanakan pemanasan. Padahal, ketika itu Barcelona sudah melaksanakan tiga kali pergantian. Pique sempat mempertanyakan sikap sang pelatih. Akan tetapi, mantan pemain Manchester United itu tetap menjalankan perintah Enrique.
Mirror menulis Enrique melakukan itu ternyata sebagai bentuk eksekusi untuk bek asal Spanyol itu. Pique dieksekusi karena memainkan telepon genggam di bangku cadangan. Tahu Pique sedang galau, pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti mencoba memanas-manasi suasana tersebut.
Dia tak yakin Pique dihukum akibat hal itu.Jika benar, Blaugrana telah berlebihan memperlakukan Pique.
“Saya tak akan menghukum pemain sebab menggunakan telepon genggamnya di bangku cadangan. Saya percaya dengan kedisiplinan, tetapi ada hal yang aku pikir tidak harus diselesaikan dengan eksekusi, tapi dengan bicara dan klarifikasi,“ kata Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu mengakui pemain seperti Pique yakni sosok yang cerdas. Untuk itu, beliau masih kurang percaya Pique dipinggirkan alasannya hal tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pique dijadwalkan berbicara dengan Enrique sesudah jeda internasional. Dalam pertemuan itu, masa depan Pique akan dibahas. Bukan tak mungkin, pemain 27 tahun ini akan hengkang dari Nou Camp.
Lepas dari itu, Enrique kini sedang dalam sorotan. Pasalnya, Barcelona menempati urutan kedua La Liga dengan 25 poin dari 11 laga, tertinggal 2 poin dari Real Madrid yang menempati puncak klasemen.
Mantan instruktur AS Roma itu dinilai tidak bisa men gangkat prestasi Barca. Meskipun demikian, legenda Barca, Johan Cruyff, merasa publik terlalu cepat meng hakimi Enrique. (AFP/AP/ Era/R-4) Media Indonesia, 13/11/2014, halaman 28
Saat itu Enrique meminta Pique untuk melaksanakan pemanasan. Padahal, ketika itu Barcelona sudah melaksanakan tiga kali pergantian. Pique sempat mempertanyakan sikap sang pelatih. Akan tetapi, mantan pemain Manchester United itu tetap menjalankan perintah Enrique.
Mirror menulis Enrique melakukan itu ternyata sebagai bentuk eksekusi untuk bek asal Spanyol itu. Pique dieksekusi karena memainkan telepon genggam di bangku cadangan. Tahu Pique sedang galau, pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti mencoba memanas-manasi suasana tersebut.
Dia tak yakin Pique dihukum akibat hal itu.Jika benar, Blaugrana telah berlebihan memperlakukan Pique.
“Saya tak akan menghukum pemain sebab menggunakan telepon genggamnya di bangku cadangan. Saya percaya dengan kedisiplinan, tetapi ada hal yang aku pikir tidak harus diselesaikan dengan eksekusi, tapi dengan bicara dan klarifikasi,“ kata Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu mengakui pemain seperti Pique yakni sosok yang cerdas. Untuk itu, beliau masih kurang percaya Pique dipinggirkan alasannya hal tersebut. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pique dijadwalkan berbicara dengan Enrique sesudah jeda internasional. Dalam pertemuan itu, masa depan Pique akan dibahas. Bukan tak mungkin, pemain 27 tahun ini akan hengkang dari Nou Camp.
Lepas dari itu, Enrique kini sedang dalam sorotan. Pasalnya, Barcelona menempati urutan kedua La Liga dengan 25 poin dari 11 laga, tertinggal 2 poin dari Real Madrid yang menempati puncak klasemen.
Mantan instruktur AS Roma itu dinilai tidak bisa men gangkat prestasi Barca. Meskipun demikian, legenda Barca, Johan Cruyff, merasa publik terlalu cepat meng hakimi Enrique. (AFP/AP/ Era/R-4) Media Indonesia, 13/11/2014, halaman 28
Alfred Riedl Coret Irfan Bachdim
PELATIH tim nasional sepak bola Indonesia Alfred Riedl memutuskan mencoret Irfan Bachdim dari skuat tim `Garuda' yang akan berlaga di Piala AFF pada 22-28 November 2014. Pemain yang membela klub Jepang Ventforet Kofu itu dicoret alasannya belum pulih dari cedera hamstring.
“Cederanya belum pulih, sedangkan tiga hari lagi kami harus berangkat ke Vietnam,“ kata Riedl seusai sabung uji coba melawan Suriah di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (5/11) malam.
Dalam tabrak yang berkesudahan 2-0 untuk Suriah tersebut, Irfan memang tidak masuk daftar pemain utama dan cadangan. Sejak dipanggil Riedl dalam pelatnas Piala AFF 2014, Irfan memang tidak memberikan kondisi cederanya membaik.
Saat menanggapi pencoretan dirinya, Irfan mengaku sedih, tetapi mampu memahami keputusan Riedl tersebut.Menurutnya, untuk kepentingan tim, memang akan lebih baik untuk mempunyai pemain yang 100% fit.
`Saya tidak cukup fit untuk bergabung dengan tim nasional untuk bermain di Piala AFF Vietnam. Tapi sayangnya aku cedera dan tidak bisa pulih dengan cepat', tulis Irfan dalam akun Twitter-nya, kemarin.
Setelah Irfan Bachdim, Riedl masih akan mencoret dua pemain lagi sebagai hasil proses seleksi untuk menentukan 23 pemain anggota tim inti.
Sepekan menjelang pertandingan Piala AFF, Riedl juga berharap kondisi fisik sejumlah pemainnya bisa pulih kembali. “Kami harus melaksanakan pembenahan dalam seminggu ini,“ ujar dia. (Ant/Wdo/R-3) Media Indonesia, 17/11/2014, halaman 28
“Cederanya belum pulih, sedangkan tiga hari lagi kami harus berangkat ke Vietnam,“ kata Riedl seusai sabung uji coba melawan Suriah di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (5/11) malam.
Dalam tabrak yang berkesudahan 2-0 untuk Suriah tersebut, Irfan memang tidak masuk daftar pemain utama dan cadangan. Sejak dipanggil Riedl dalam pelatnas Piala AFF 2014, Irfan memang tidak memberikan kondisi cederanya membaik.
Saat menanggapi pencoretan dirinya, Irfan mengaku sedih, tetapi mampu memahami keputusan Riedl tersebut.Menurutnya, untuk kepentingan tim, memang akan lebih baik untuk mempunyai pemain yang 100% fit.
`Saya tidak cukup fit untuk bergabung dengan tim nasional untuk bermain di Piala AFF Vietnam. Tapi sayangnya aku cedera dan tidak bisa pulih dengan cepat', tulis Irfan dalam akun Twitter-nya, kemarin.
Setelah Irfan Bachdim, Riedl masih akan mencoret dua pemain lagi sebagai hasil proses seleksi untuk menentukan 23 pemain anggota tim inti.
Sepekan menjelang pertandingan Piala AFF, Riedl juga berharap kondisi fisik sejumlah pemainnya bisa pulih kembali. “Kami harus melaksanakan pembenahan dalam seminggu ini,“ ujar dia. (Ant/Wdo/R-3) Media Indonesia, 17/11/2014, halaman 28
Duo Porto Dihargai Mahal Arsenal
ARSENAL sudah kehilangan Thomas Vermaelen yang hijrah ke Barcelona dan Laurent Koscielny yang tengah dibekap cedera. Seharusnya instruktur Arsene Wenger pun fokus untuk menerima pengganti untuk pemain belakang. Namun, `profesor' justru membidik dua pemain FC Porto asal Kolombia, yakni Jackson Martinez dan Juan Quintero yang berposisi sebagai gelandang dan penyerang.
A Bola menulis hal itu dilakukan untuk menambah daya dobrak lini depan. Tak tanggung-tanggung dana sekitar 75 juta euro (Rp1,14 triliun) disiapkan untuk menebus dua pemain itu.
Hanya saja, bukan perkara gampang untuk mendatangkan mereka karena Juventus, AC Milan, Napoli, dan Liverpool juga menaruh minat.
Manchester United yang sekarang sedang tertatih-tatih di bawah kendali Louis van Gaal juga sedang mencari bek komplemen.
Kapten Borussia Dortmund Mats Hummels menjadi buruannya. Bahkan, `Setan Merah' siap mengakibatkan Hummels sebagai bek termahal dalam sejarah sepak bola Inggris.
Dortmund hanya mau melepas Hummels dengan mahar sebesar 47 juta pound. Saat ini rekor transfer bek termahal masih dipegang bek asal Prancis, Eliaquim Mangala yang diboyong Manchester City dari Porto dengan transfer 31,8 juta pound.
Musim ini Van Gaal telah menghabiskan dana sebesar 150 juta pound untuk memboyong pemain bintang ke Old Trafford. Itu termasuk Angel Di Maria yang kini tercatat sebagai transfer termahal di Inggris.
Pelatih asal Belanda itu juga kesengsem dengan winger Fiorentina asal Kolombia Juan Cuadrado.
Cuadrado mencuri perhatian banyak klub besar dalam dua musim belakangan.Dia menjadi motor dan inspirator serangan Fiorentina di kancah Serie A. Namanya semakin menggema seusai bermain apik di perhelatan Piala Dunia 2014 kemarin bersama Kolombia.
Amat mungkin Cuadrado tidak akan menolak bila dilego ke Manchester United. (AFP/AP/ Era/R-4) Media Indonesia, 21/11/2014, halaman 28
A Bola menulis hal itu dilakukan untuk menambah daya dobrak lini depan. Tak tanggung-tanggung dana sekitar 75 juta euro (Rp1,14 triliun) disiapkan untuk menebus dua pemain itu.
Hanya saja, bukan perkara gampang untuk mendatangkan mereka karena Juventus, AC Milan, Napoli, dan Liverpool juga menaruh minat.
Manchester United yang sekarang sedang tertatih-tatih di bawah kendali Louis van Gaal juga sedang mencari bek komplemen.
Kapten Borussia Dortmund Mats Hummels menjadi buruannya. Bahkan, `Setan Merah' siap mengakibatkan Hummels sebagai bek termahal dalam sejarah sepak bola Inggris.
Dortmund hanya mau melepas Hummels dengan mahar sebesar 47 juta pound. Saat ini rekor transfer bek termahal masih dipegang bek asal Prancis, Eliaquim Mangala yang diboyong Manchester City dari Porto dengan transfer 31,8 juta pound.
Musim ini Van Gaal telah menghabiskan dana sebesar 150 juta pound untuk memboyong pemain bintang ke Old Trafford. Itu termasuk Angel Di Maria yang kini tercatat sebagai transfer termahal di Inggris.
Pelatih asal Belanda itu juga kesengsem dengan winger Fiorentina asal Kolombia Juan Cuadrado.
Cuadrado mencuri perhatian banyak klub besar dalam dua musim belakangan.Dia menjadi motor dan inspirator serangan Fiorentina di kancah Serie A. Namanya semakin menggema seusai bermain apik di perhelatan Piala Dunia 2014 kemarin bersama Kolombia.
Amat mungkin Cuadrado tidak akan menolak bila dilego ke Manchester United. (AFP/AP/ Era/R-4) Media Indonesia, 21/11/2014, halaman 28
Arsenal Janji Bangun
HASIL imbang dengan Anderlect di langgar empat lalu membuat Arsenal tak bisa kalem di partai kelima Grup D dini hari nanti. Mereka masih harus mengamankan poin penuh saat menjamu Borussia Dortmund di Emirates kalau ingin lolos pribadi ke 16 besar.
Opsi lainnya ialah hanya bermain imbang dengan sang tamu, tapi Anderlecht tak boleh menang atas Galatasaray di berkelahi lainnya. Itu tentu bukan perkara gampang. Apalagi calon lawan the Gunners itu selalu mengakhiri laga dengan kemenangan di empat duel grup.
Terlebih, pelatih Arsene Wenger menyadari skuatnya harus segera mengamankan tiket babak knock-out biar bisa mengalihkan konsentrasi ke Liga Primer. Dua kekalahan beruntun dari Swansea City dan Manchester United menciptakan mereka terlempar dari tujuh besar.
“Kami komitmen akan kembali berdiri di tabrak kontra Dortmund dan lolos ke 16 besar,“ tandas kiper Wojciech Szczesny. Penjaga mistar asal Polandia itu menambahkan timnya tak boleh lengah meski wakil Jerman itu juga sedang terengah-engah di Bundesliga. Di pertemuan pertama, `Meriam London' diusir pulang dari Dortmund dengan pil pahit berupa kekalahan 0-2.
Dari 12 laga di liga lokal, Die Borussien masih terjebak di bibir zona merah.Namun, catatan buruk itu berbanding terbalik dengan hasil-hasil selesai mereka di pentas Eropa musim ini dengan menyapu bersih empat tubruk sehingga sekarang sudah memastikan lolos ke knock out.
Selain karcis perdelapan selesai, posisi Wenger juga dipertaruhkan di tubruk itu.Jika kembali menuai hasil buruk, manajemen klub dikabarkan siap mengevaluasi kontrak pria asal Prancis itu yang mampu berujung sampai pemecatan.
Juru seni manajemen Dortmund Juergen Klopp disebut-sebut menjadi kandidat terkuat untuk menggeser sang `Profesor'. Oleh sebab itu, media-media Inggris mengatakan kehadiran pelatih kelahiran Stuttgart itu di Emirates disebut-sebut juga untuk `audisi'. (AP/Ash/R-1) Media Indonesia, 26/11/2014, halaman 28
Opsi lainnya ialah hanya bermain imbang dengan sang tamu, tapi Anderlecht tak boleh menang atas Galatasaray di berkelahi lainnya. Itu tentu bukan perkara gampang. Apalagi calon lawan the Gunners itu selalu mengakhiri laga dengan kemenangan di empat duel grup.
Terlebih, pelatih Arsene Wenger menyadari skuatnya harus segera mengamankan tiket babak knock-out biar bisa mengalihkan konsentrasi ke Liga Primer. Dua kekalahan beruntun dari Swansea City dan Manchester United menciptakan mereka terlempar dari tujuh besar.
“Kami komitmen akan kembali berdiri di tabrak kontra Dortmund dan lolos ke 16 besar,“ tandas kiper Wojciech Szczesny. Penjaga mistar asal Polandia itu menambahkan timnya tak boleh lengah meski wakil Jerman itu juga sedang terengah-engah di Bundesliga. Di pertemuan pertama, `Meriam London' diusir pulang dari Dortmund dengan pil pahit berupa kekalahan 0-2.
Dari 12 laga di liga lokal, Die Borussien masih terjebak di bibir zona merah.Namun, catatan buruk itu berbanding terbalik dengan hasil-hasil selesai mereka di pentas Eropa musim ini dengan menyapu bersih empat tubruk sehingga sekarang sudah memastikan lolos ke knock out.
Selain karcis perdelapan selesai, posisi Wenger juga dipertaruhkan di tubruk itu.Jika kembali menuai hasil buruk, manajemen klub dikabarkan siap mengevaluasi kontrak pria asal Prancis itu yang mampu berujung sampai pemecatan.
Juru seni manajemen Dortmund Juergen Klopp disebut-sebut menjadi kandidat terkuat untuk menggeser sang `Profesor'. Oleh sebab itu, media-media Inggris mengatakan kehadiran pelatih kelahiran Stuttgart itu di Emirates disebut-sebut juga untuk `audisi'. (AP/Ash/R-1) Media Indonesia, 26/11/2014, halaman 28
Tiga Poin Wajib Barcelona Di Mestalla
Kemenangan atas Valencia menjadi harga mati bagi Barcelona. Tiga angka akan menciptakan tim Catalan mampu terus menempel Real Madrid.
SETELAH merayakan dua rekor yang dibuatnya pekan lalu, kaliini Lionel Messi kembali fokus untuk berkontribusi bagi Barcelona. Ia akan memimpin rekan-rekannya melawat ke Mestalla guna menantang peringkat empat Valencia.
Di jornada 12 lalu, El Messiah berpesta sebab memecahkan rekor gol Telmo Zarra di La Liga. Hanya selang beberapa hari, giliran gesekan gol Raul Gonzalez di Liga Champions yang dilewatinya ketika Barcelona menggiling APOEL Nicosia 4-0 di Siprus.
Namun, striker asal Argentina itu bukan satu-satunya pemain yang akan berdiri di bawah lampu sorot. Tandemnya, Luis Suarez, juga tengah dielu-elukan karena baru saja mencetak gol perdananya untuk Blaugrana di partai kontra APOEL itu.
Memang, gol Suarez untuk Barca yang gres tiba di laga keenam dinilai lebih lama dari asumsi semula. Meski demikian, instruktur Barcelona Luis Enrique melihat itu sebagai mengambarkan baik untuk timnya.
“Barcelona seperti inilah yang saya inginkan dari awal. Jika kami terus tampil seperti ini, aku yakin kami tak akan terkalahkan,“ kata mantan instruktur AS Roma itu.
Barca sendiri butuh tiga poin untuk menjaga peluang memuncaki klasemen atau setidaknya menempel pemimpin klasemen sementara Real Madrid. Mereka masih selisih dua angka dengan El Real yang telah memainkan pertandingan kontra Malaga, dini hari tadi.
Pasukan Catalan itu juga dituntut konsisten di jalur kemenangan di La Liga sehabis hanya mengemas enam poin dalam empat pertandingan terakhir. Apalagi, gawang Barca selalu bobol di empat pertandingan itu, padahal mereka selalu clean sheet di delapan partai sebelumnya.
Sayangnya, bek Thomas Vermaelen dipastikan absen panjang sehabis dipastikan harus menjalani operasi paha dalam waktu bersahabat. Untungnya, Luis Enrique punya sederet pemain yang bugar untuk tabrak terse but alasannya tidak diturunkan di Siprus, yakni kiper Claudio Bravo, Xavi Hernandez, Sergio Busquets, dan Neymar.
Meski tidak diunggulkan, Valencia bukan tim yang mampu dipandang remeh sesudah memenangi lima dari tujuh sabung awal animo. Belakangan, performa Los Che memang menurun, bahkan pekan lalu kalah dari Levante, tetapi rekor sangkar mereka cukup manis, ialah tak pernah kalah dalam enam laga, lima di antaranya berakhir menang. Kemenangan perdana Di sisi lain, David Moyes merebut kemenangan perdananya di Liga Spanyol. Mantan pelatih Manchester United tersebut sukses membawa Real Sociedad menang 3-0 atas Elche. Di tubruk debut bersama Sociedad pekan lalu, Moyes hanya mampu membawa timnya imbang tanpa gol dengan Deportivo La Coruna.
“Saya sangat bahagia dengan hasil ini. Namun, saya belum sepenuhnya puas dengan penampilan para pemain. Kami masih banyak melakukan kesalahan dan saya berharap kami bisa bermain lebih baik lagi,“ tegasnya.
Moyes sendiri pantas berterima kasih kepada Carlos Vela. Striker Meksiko itu menjadi bintang Sociedad dengan mem borong tiga gol kemenangan timnnya.
Vela membuka kemenangan Sociedad saat pertandingan baru berlangsung 3 menit melalui sundulan. Setelah itu, dua gol kembali dilesakan Vela ke gawang Elche masing-masing menit ke-31 dan 53. “Kami memiliki pemain dengan bakat Istimewa dalam diri Carlos Vela. Ia mampu mem buat perbedaan dan banyak menolong tim dalam tabrak tersebut,“ puji Moyes. Dengan kemenangan itu, Sociedad sementara menduduki peringkat 12 dengan 13 poin yang telah didulang, sedangkan Elche makin terbenam di posisi dua dari bawah dengan poin 10. (AP/R-2) Media Indonesia, 30/11/2014, halaman 6
SETELAH merayakan dua rekor yang dibuatnya pekan lalu, kaliini Lionel Messi kembali fokus untuk berkontribusi bagi Barcelona. Ia akan memimpin rekan-rekannya melawat ke Mestalla guna menantang peringkat empat Valencia.
Di jornada 12 lalu, El Messiah berpesta sebab memecahkan rekor gol Telmo Zarra di La Liga. Hanya selang beberapa hari, giliran gesekan gol Raul Gonzalez di Liga Champions yang dilewatinya ketika Barcelona menggiling APOEL Nicosia 4-0 di Siprus.
Namun, striker asal Argentina itu bukan satu-satunya pemain yang akan berdiri di bawah lampu sorot. Tandemnya, Luis Suarez, juga tengah dielu-elukan karena baru saja mencetak gol perdananya untuk Blaugrana di partai kontra APOEL itu.
Memang, gol Suarez untuk Barca yang gres tiba di laga keenam dinilai lebih lama dari asumsi semula. Meski demikian, instruktur Barcelona Luis Enrique melihat itu sebagai mengambarkan baik untuk timnya.
“Barcelona seperti inilah yang saya inginkan dari awal. Jika kami terus tampil seperti ini, aku yakin kami tak akan terkalahkan,“ kata mantan instruktur AS Roma itu.
Barca sendiri butuh tiga poin untuk menjaga peluang memuncaki klasemen atau setidaknya menempel pemimpin klasemen sementara Real Madrid. Mereka masih selisih dua angka dengan El Real yang telah memainkan pertandingan kontra Malaga, dini hari tadi.
Pasukan Catalan itu juga dituntut konsisten di jalur kemenangan di La Liga sehabis hanya mengemas enam poin dalam empat pertandingan terakhir. Apalagi, gawang Barca selalu bobol di empat pertandingan itu, padahal mereka selalu clean sheet di delapan partai sebelumnya.
Sayangnya, bek Thomas Vermaelen dipastikan absen panjang sehabis dipastikan harus menjalani operasi paha dalam waktu bersahabat. Untungnya, Luis Enrique punya sederet pemain yang bugar untuk tabrak terse but alasannya tidak diturunkan di Siprus, yakni kiper Claudio Bravo, Xavi Hernandez, Sergio Busquets, dan Neymar.
Meski tidak diunggulkan, Valencia bukan tim yang mampu dipandang remeh sesudah memenangi lima dari tujuh sabung awal animo. Belakangan, performa Los Che memang menurun, bahkan pekan lalu kalah dari Levante, tetapi rekor sangkar mereka cukup manis, ialah tak pernah kalah dalam enam laga, lima di antaranya berakhir menang. Kemenangan perdana Di sisi lain, David Moyes merebut kemenangan perdananya di Liga Spanyol. Mantan pelatih Manchester United tersebut sukses membawa Real Sociedad menang 3-0 atas Elche. Di tubruk debut bersama Sociedad pekan lalu, Moyes hanya mampu membawa timnya imbang tanpa gol dengan Deportivo La Coruna.
“Saya sangat bahagia dengan hasil ini. Namun, saya belum sepenuhnya puas dengan penampilan para pemain. Kami masih banyak melakukan kesalahan dan saya berharap kami bisa bermain lebih baik lagi,“ tegasnya.
Moyes sendiri pantas berterima kasih kepada Carlos Vela. Striker Meksiko itu menjadi bintang Sociedad dengan mem borong tiga gol kemenangan timnnya.
Vela membuka kemenangan Sociedad saat pertandingan baru berlangsung 3 menit melalui sundulan. Setelah itu, dua gol kembali dilesakan Vela ke gawang Elche masing-masing menit ke-31 dan 53. “Kami memiliki pemain dengan bakat Istimewa dalam diri Carlos Vela. Ia mampu mem buat perbedaan dan banyak menolong tim dalam tabrak tersebut,“ puji Moyes. Dengan kemenangan itu, Sociedad sementara menduduki peringkat 12 dengan 13 poin yang telah didulang, sedangkan Elche makin terbenam di posisi dua dari bawah dengan poin 10. (AP/R-2) Media Indonesia, 30/11/2014, halaman 6
Juventus Favorit Menangi Derby Della Mole
KEMENANGAN di lima langgar terakhir menjadi modal besar Juventus untuk menjadi raja dalam Derby della Mole melawan tim sekota, Torino dini hari nanti di Stadion Juventus. Tren kemenangan ingin dipertahankan pasukan si Nyonya Besar untuk mampu tetap menjadi pemuncak klasemen sementara Seri A.
Sejak kalah 0-1 dari Genoa selesai Oktober lalu, penampilan tim besutan pelatih Massimiliano Allegri Massimiliano Allegri memang trengginas. Tiga kemenangan di Seri A, termasuk kemenangan 7-0 atas Parma, dan dua ke menangan di Liga Champions, menjadika Juventus favorit memenangi derby Kota Torino.
Dari kekuatan tim, Juventus yang kini memimpin klasemen memang jauh di atas Torino yang menduduki peringkat 15. Tidak hanya itu, melihat rekor pertemuan dengan Torino juga menempat kan Juventus sebagai favorit.
Terakhir kali, Juven tus kalah dari musuh sekotanya itu di demam isu 1994/1995 dengan skor 3-2 (tandang) dan 2-1 (kandang). Torino J sendiri terakhir kali bisa menjebol gawang Juventus saat ber main 2-2 pada 2002.
Tren kemenangan tersebut ingin tersebut ingin dipertahankan Fernando Llorente. Bomber asal Spanyol tersebut bertekad ingin membawa Juventus meraih kemenangan beruntun keenam.
“Kami sedang berada di jalur yang benar dan ingin te rus memper tahankan hal tersebut. Terlebih ini merupakan laga derby dan itu menciptakan kami termotivasi,“ tegas Llorente yang akan dipasangkan dengan Carlos Teves di lini depan Juventus.
Selain Juventus versus Torino, langgar panas juga akan tersaji di Stadion Olimpico Roma. Tuan rumah AS Roma dipastikan harus berjuang keras dikala menjamu Inter Milan.
Bagi Roma poin maksimal dalam adu nanti merupakan hal wajib yang harus diraih. Dengan kemungkinan Juventus menundukkan Torino, kemenangan atas Inter akan membuat Roma yang kini menduduki peringkat dua mampu terus menempel si Nyonya Besar.
Namun bukan masalah mudah bagi pelatih Rudi Garcia untuk mampu menundukkan Inter. Pasalnya, Roma akan tampil dengan kekuatan timpang menyusul absennya be berapa pemain kunci. Vasilis Torosidis, Maicon, MapouYanga Mbiwa, dan Leandro Castan dipastikan bolos akibat cedera.
Tidak hanya Roma, Inter yang kini menempati peringkat 9 klasemen, juga butuh poin maksimal untuk menjaga peluang naik ke papan atas. “Target kami yaitu meraih kemenangan kembali secepat mungkin. Tujuan kami adalah masuk tiga besar,“ tegas pelatih Inter, Roberto Mancini. (AP/ Wdo/R-3) Media Indonesia, 30/11/2014, halaman 6
Sejak kalah 0-1 dari Genoa selesai Oktober lalu, penampilan tim besutan pelatih Massimiliano Allegri Massimiliano Allegri memang trengginas. Tiga kemenangan di Seri A, termasuk kemenangan 7-0 atas Parma, dan dua ke menangan di Liga Champions, menjadika Juventus favorit memenangi derby Kota Torino.
Dari kekuatan tim, Juventus yang kini memimpin klasemen memang jauh di atas Torino yang menduduki peringkat 15. Tidak hanya itu, melihat rekor pertemuan dengan Torino juga menempat kan Juventus sebagai favorit.
Terakhir kali, Juven tus kalah dari musuh sekotanya itu di demam isu 1994/1995 dengan skor 3-2 (tandang) dan 2-1 (kandang). Torino J sendiri terakhir kali bisa menjebol gawang Juventus saat ber main 2-2 pada 2002.
Tren kemenangan tersebut ingin tersebut ingin dipertahankan Fernando Llorente. Bomber asal Spanyol tersebut bertekad ingin membawa Juventus meraih kemenangan beruntun keenam.
“Kami sedang berada di jalur yang benar dan ingin te rus memper tahankan hal tersebut. Terlebih ini merupakan laga derby dan itu menciptakan kami termotivasi,“ tegas Llorente yang akan dipasangkan dengan Carlos Teves di lini depan Juventus.
Selain Juventus versus Torino, langgar panas juga akan tersaji di Stadion Olimpico Roma. Tuan rumah AS Roma dipastikan harus berjuang keras dikala menjamu Inter Milan.
Bagi Roma poin maksimal dalam adu nanti merupakan hal wajib yang harus diraih. Dengan kemungkinan Juventus menundukkan Torino, kemenangan atas Inter akan membuat Roma yang kini menduduki peringkat dua mampu terus menempel si Nyonya Besar.
Namun bukan masalah mudah bagi pelatih Rudi Garcia untuk mampu menundukkan Inter. Pasalnya, Roma akan tampil dengan kekuatan timpang menyusul absennya be berapa pemain kunci. Vasilis Torosidis, Maicon, MapouYanga Mbiwa, dan Leandro Castan dipastikan bolos akibat cedera.
Tidak hanya Roma, Inter yang kini menempati peringkat 9 klasemen, juga butuh poin maksimal untuk menjaga peluang naik ke papan atas. “Target kami yaitu meraih kemenangan kembali secepat mungkin. Tujuan kami adalah masuk tiga besar,“ tegas pelatih Inter, Roberto Mancini. (AP/ Wdo/R-3) Media Indonesia, 30/11/2014, halaman 6
Pemain Timnas U-19 Jadi Rebutan
Beberapa tim anggota ISL lebih memilih merekrut pemain muda untuk menghadapi musim depan dengan alasan untuk proyek jangka panjang. SEPERTI tidak mau kalah dengan tim-tim anggota In donesia Super League (ISL) lainnya, Persiba Balikpapan juga mulai berbenah diri untuk menyambut kompetisi ekspresi dominan depan.Namun, berbeda dengan klub-klub pesaing, tim berjuluk `Beruang Madu' itu lebih menentukan pemain muda.
Hal itu mereka buktikan dengan mengontrak lima mantan pemain timnas U-19. Seperti diungkapkan Sekum Persiba Irfan Taufik, pihaknya sudah menawari kontrak berjangka empat tahun kepada lima mantan pemain timnas U-19, ialah striker Septian David Maulana, gelandang Hendra Sandi Gunawan, bek Febly Gushendra, bek Ricky Fajrin Saputra, dan striker Miftahul Hamdi.
“Kami memang sengaja membangun tim dengan para pemain muda untuk menghadapi isu terkini depan karena ini proyek jangka panjang,“ kata Irfan di Balikpapan, Kalimantan Timur, kemarin. Irfan menambahkan, ketika ini komunikasi dengan para pemain tersebut sedang dilakukan intensif.Pengurus berharap pada Desember ini sudah terjadi kesepakatan antara administrasi dan para pemain tersebut.
Namun, Irfan menolak membeberkan nilai kontrak yang mereka tawarkan itu. “Target kami Desember ini skuat sudah komplet, mulai pelatih sampai pemain,“ kata Irfan. Selain merekrut pemain gres, manajemen sudah memperpanjang kontrak beberapa pemain. Beberapa di antaranya yaitu Arifki Eka Putra, Yudi Khoiruddin, dan Absor Fauzi.
Berbeda dengan kelima mantan rekannya di timnas U-19 yang belum jelas, kiper Ravi Murdianto sudah hampir niscaya bergabung ke Mitra Kukar. Kedua pihak disebut-sebut telah mencapai kata sepakat dan akan segera menandatangani kontrak pada 8 Desember nanti. “Saya sudah setuju dengan pengurus mengenai bergabungnya saya. Nanti 8 Desember (aku) akan tanda tangan kontrak dan sehabis seleksi timnas U-23, akan kumpul di Mitra Kukar,“ ungkap Ravi.
Selain Ravi, Mitra Kukar menggaet mantan pemain timnas `Garuda Muda' lainnya, yaitu winger David Maulana dan bek Mahdi Fahri Albar.Laga perdana Pada bab lain, timnas Indonesia U-16 yang diproyeksikan untuk Piala AFF U-16 di Surakarta, Juli 2015, telah bersiap untuk menjalani sabung internasional perdana mereka melawan Vietnam U-16 hari ini. Kemudian dua hari berselang mereka akan menjajal Singapura U-16.
Kedua tubruk uji coba itu dijadikan tolok ukur kemampuan timnas U-16 sehabis belum usang dilakukan seleksi, bulan kemudian. Pelatih timnas U-16 Fachri Husaini menilai kedua calon lawan tersebut merupakan lawan yang baik untuk bawah umur asuhnya.
“Kami telah berlatih selama delapan ahad dan pertandingan ini kami dapat melihat hasil dari latihan itu. Tidak mudah untuk mendatangkan timnas kelompok umur dan bersyukur akan bertemu dengan Vietnam dan Singapura.“Pelatih kelahiran Lhokseumawe itu menambahkan, tubruk tersebut akan sedikit banyak membantu untuk menyeleksi pemain. Fachri berencana memulangkan delapan pemain dari 33 pemain timnas U-16 yang ada pada Januari mendatang.
“Dari 33 pemain yang ada, kami akan mengurangi menjadi 25 pemain saja. Seleksi akan dilihat dari banyak hal, bukan hanya pertandingan ini, melainkan dari memonitor latihan dan perkembangan mereka tiap harinya,“ tambah Fachri.
Di sisi lain, pelatih Vietnam U-16 Le Tuan Long juga menyambut gembira adanya tubruk ekshibisi di antara kedua tim. Long berharap berkelahi tersebut menjadi pembelajaran bagi anak asuhnya dan tidak akan menargetkan hasil muluk-muluk. “Kami harapkan pemain dapat menambah pengalaman bertandingnya. Saya tidak mengharapkan hasil apa pun. Yang penting pemain bermain baik, itu sudah cukup.“ (R-4) Media Indonesia, 03/12/2014, halaman 27
Hal itu mereka buktikan dengan mengontrak lima mantan pemain timnas U-19. Seperti diungkapkan Sekum Persiba Irfan Taufik, pihaknya sudah menawari kontrak berjangka empat tahun kepada lima mantan pemain timnas U-19, ialah striker Septian David Maulana, gelandang Hendra Sandi Gunawan, bek Febly Gushendra, bek Ricky Fajrin Saputra, dan striker Miftahul Hamdi.
“Kami memang sengaja membangun tim dengan para pemain muda untuk menghadapi isu terkini depan karena ini proyek jangka panjang,“ kata Irfan di Balikpapan, Kalimantan Timur, kemarin. Irfan menambahkan, ketika ini komunikasi dengan para pemain tersebut sedang dilakukan intensif.Pengurus berharap pada Desember ini sudah terjadi kesepakatan antara administrasi dan para pemain tersebut.
Namun, Irfan menolak membeberkan nilai kontrak yang mereka tawarkan itu. “Target kami Desember ini skuat sudah komplet, mulai pelatih sampai pemain,“ kata Irfan. Selain merekrut pemain gres, manajemen sudah memperpanjang kontrak beberapa pemain. Beberapa di antaranya yaitu Arifki Eka Putra, Yudi Khoiruddin, dan Absor Fauzi.
Berbeda dengan kelima mantan rekannya di timnas U-19 yang belum jelas, kiper Ravi Murdianto sudah hampir niscaya bergabung ke Mitra Kukar. Kedua pihak disebut-sebut telah mencapai kata sepakat dan akan segera menandatangani kontrak pada 8 Desember nanti. “Saya sudah setuju dengan pengurus mengenai bergabungnya saya. Nanti 8 Desember (aku) akan tanda tangan kontrak dan sehabis seleksi timnas U-23, akan kumpul di Mitra Kukar,“ ungkap Ravi.
Selain Ravi, Mitra Kukar menggaet mantan pemain timnas `Garuda Muda' lainnya, yaitu winger David Maulana dan bek Mahdi Fahri Albar.Laga perdana Pada bab lain, timnas Indonesia U-16 yang diproyeksikan untuk Piala AFF U-16 di Surakarta, Juli 2015, telah bersiap untuk menjalani sabung internasional perdana mereka melawan Vietnam U-16 hari ini. Kemudian dua hari berselang mereka akan menjajal Singapura U-16.
Kedua tubruk uji coba itu dijadikan tolok ukur kemampuan timnas U-16 sehabis belum usang dilakukan seleksi, bulan kemudian. Pelatih timnas U-16 Fachri Husaini menilai kedua calon lawan tersebut merupakan lawan yang baik untuk bawah umur asuhnya.
“Kami telah berlatih selama delapan ahad dan pertandingan ini kami dapat melihat hasil dari latihan itu. Tidak mudah untuk mendatangkan timnas kelompok umur dan bersyukur akan bertemu dengan Vietnam dan Singapura.“Pelatih kelahiran Lhokseumawe itu menambahkan, tubruk tersebut akan sedikit banyak membantu untuk menyeleksi pemain. Fachri berencana memulangkan delapan pemain dari 33 pemain timnas U-16 yang ada pada Januari mendatang.
“Dari 33 pemain yang ada, kami akan mengurangi menjadi 25 pemain saja. Seleksi akan dilihat dari banyak hal, bukan hanya pertandingan ini, melainkan dari memonitor latihan dan perkembangan mereka tiap harinya,“ tambah Fachri.
Di sisi lain, pelatih Vietnam U-16 Le Tuan Long juga menyambut gembira adanya tubruk ekshibisi di antara kedua tim. Long berharap berkelahi tersebut menjadi pembelajaran bagi anak asuhnya dan tidak akan menargetkan hasil muluk-muluk. “Kami harapkan pemain dapat menambah pengalaman bertandingnya. Saya tidak mengharapkan hasil apa pun. Yang penting pemain bermain baik, itu sudah cukup.“ (R-4) Media Indonesia, 03/12/2014, halaman 27
Giliran Pss Ejekan Banding
UPAYA perlawanan terus dilakukan dua klub yang menerima sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI, adalah PSIS Semarang dan PSS Sleman. Sebelumnya, PSIS Semarang yang berniat melaksanakan banding dan kemarin giliran PSS Sleman akan melakukan hal serupa.
Diungkapkan tim Kuasa Hukum PSS Sleman bahwa pihaknya sudah melaksanakan penyempurnaan simpulan memori banding yang akan diajukan ke Komisi Banding PSSI. Bahkan, mereka akan melakukan banding itu lebih cepat ketimbang PSIS.
“Semuanya sudah siap. Kami akan mengajukan memori banding itu besok (Rabu, 2/12),“ tegas ketua tim Kuasa Hukum PSS Sleman, Achiel Suyanto, di Solo, Jawa Tengah, kemarin.
Ia menjelaskan banding tersebut diajukan untuk 24 penggawa PSS yang terkena eksekusi Komdis. Jika banding ditolak, katanya, pihaknya akan menempuh cara lain. Salah satunya ialah dengan upaya peninjauan kembali (PK) atau meminta keputusan hak prerogatif ketua umum.
“Prinsipnya kami akan terus berusaha.Kami akan berusaha biar eksekusi itu dikurangi,“ kata Achiel.
Ia menambahkan jika kedua hal tersebut juga tidak mampu, mereka akan mencari celah lain, yakni melalui BAORI atau Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia. Dia percaya peluang untuk lolos dari eksekusi belum tertutup dan pintu masih terbuka lebar.
Sementara itu, Mantan Anggota Komisi Banding Triyandi Mulkan menyebut bahwa hukuman tersebut masih bisa lepas dari pemain jika banding diterima.Terlebih dalam masalah tersebut pernah ada pemain yang lolos dari hukuman seumur hidup setelah bandingnya diterima, ialah Pieter Rumaropen.
Sebelumnya, PSIS Semarang berniat melaksanakan memori banding ke Komding PSSI besok (Kamis, 4/12). Mereka telah menunjuk tim advokasi yang diketuai Khairul Anwar.
Tim advokasi itu ditugasi untuk meringankan hukuman yang di terima `Laskar Mahesa Jenar', juga menghapus hukuman kepada pihak-pihak yang tidak secara pribadi ikut berperan. (AU/R-4) Media Indonesia, 03/12/2014, halaman 27
Diungkapkan tim Kuasa Hukum PSS Sleman bahwa pihaknya sudah melaksanakan penyempurnaan simpulan memori banding yang akan diajukan ke Komisi Banding PSSI. Bahkan, mereka akan melakukan banding itu lebih cepat ketimbang PSIS.
“Semuanya sudah siap. Kami akan mengajukan memori banding itu besok (Rabu, 2/12),“ tegas ketua tim Kuasa Hukum PSS Sleman, Achiel Suyanto, di Solo, Jawa Tengah, kemarin.
Ia menjelaskan banding tersebut diajukan untuk 24 penggawa PSS yang terkena eksekusi Komdis. Jika banding ditolak, katanya, pihaknya akan menempuh cara lain. Salah satunya ialah dengan upaya peninjauan kembali (PK) atau meminta keputusan hak prerogatif ketua umum.
“Prinsipnya kami akan terus berusaha.Kami akan berusaha biar eksekusi itu dikurangi,“ kata Achiel.
Ia menambahkan jika kedua hal tersebut juga tidak mampu, mereka akan mencari celah lain, yakni melalui BAORI atau Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia. Dia percaya peluang untuk lolos dari eksekusi belum tertutup dan pintu masih terbuka lebar.
Sementara itu, Mantan Anggota Komisi Banding Triyandi Mulkan menyebut bahwa hukuman tersebut masih bisa lepas dari pemain jika banding diterima.Terlebih dalam masalah tersebut pernah ada pemain yang lolos dari hukuman seumur hidup setelah bandingnya diterima, ialah Pieter Rumaropen.
Sebelumnya, PSIS Semarang berniat melaksanakan memori banding ke Komding PSSI besok (Kamis, 4/12). Mereka telah menunjuk tim advokasi yang diketuai Khairul Anwar.
Tim advokasi itu ditugasi untuk meringankan hukuman yang di terima `Laskar Mahesa Jenar', juga menghapus hukuman kepada pihak-pihak yang tidak secara pribadi ikut berperan. (AU/R-4) Media Indonesia, 03/12/2014, halaman 27
Pemain Muda Real Madrid Tuai Kebanggaan
Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti memuji Zinedine Zidane yang kini menjadi pelatih tim Real Madrid B.Buktinya beberapa pemain muda Madrid tampil baiklah ketika ditampilkan pada leg kedua babak 32 besar Copa del Rey di Santiago Bernabeu, kemarin.
Hasilnya `El Real' menang 5-0 atas tim Segunda Division B (kasta ketiga Liga Spanyol) UD Cornella.Hasil itu membuat Madrid menang agregat 9-1.
Di babak 16 besar amat mungkin akan terjadi derby Madrid. Pasalnya, dini hari tadi Altetico Madrid diunggulkan untuk mengatasi perlawanan L'Hospitalet.
“Kami menyelesaikan pertandingan dengan memakai enam pemain home grown dan itu hal yang manis buat klub. Zizou (Zidane) bekerja dengan sangat baik. Dia punya karisma, pemain mendengarkannya, dan beliau terus berkembang (sebagai instruktur),“ ucap Ancelotti.
“Kami akan mendapat keuntungan dari pertandingan mirip malam ini. Saya pikir para pemain mirip (Diego Javier) Llorente dan (Alvaro) Medran siap (untuk masuk tim utama). Secara bertahap, kerja Zidane bersama tim muda akan terbukti punya peran penting,“ tambahnya.
Dalam duel itu Don Carlo--julukan Ancelotti--menurunkan enam pemain Real Madrid B (tidak bersamaan). Mereka adalah kiper Fernando Pacheco, Diego Llorente, Javoer Munoz, Nacho, Alvaro Medran, dan Jese Rodriguez.
Hanya dua starter ketika melawan Malaga (30/11), ialah Isco dan James Rodriguez, yang diturunkan Ancelotti dalam pertandingan kali ini.
Rodriguez jadi bintang dengan dua gol yang beliau lesakkan. Tak kalah gemilang ialah Isco yang bikin satu gol dan mengkreasikan dua assist.Jese Rodriguez yang melakoni comeback sesudah mangkir delapan bulan juga mencetak satu gol.
Kemenangan itu memperpanjang rentetan kemenangan Madrid bersama Ancelotti menjadi 17 tubruk beruntun.
Dengan jumlah kemenangan itu, Madrid hanya berjarak satu kemenangan lagi dari rekor yang dibu kukan Frank Rijkaard dikala masih menangani Barcelona. Pelatih asal Belanda itu mencatatkan 18 kali kemenangan beruntun.
“Sebelumnya, kami tak pernah berpikir mengenai rekor. Kami akan terus melaju seperti ini,“ ucap Ancelotti di As.
Andai menang ketika melawan Celta Vigo, Minggu (7/12), Madrid memiliki kans besar untuk melewati rekor Rijkaard. (AFP/AP/Era/R-2) Media Indonesia, 04/12/2014, halaman 28
Hasilnya `El Real' menang 5-0 atas tim Segunda Division B (kasta ketiga Liga Spanyol) UD Cornella.Hasil itu membuat Madrid menang agregat 9-1.
Di babak 16 besar amat mungkin akan terjadi derby Madrid. Pasalnya, dini hari tadi Altetico Madrid diunggulkan untuk mengatasi perlawanan L'Hospitalet.
“Kami menyelesaikan pertandingan dengan memakai enam pemain home grown dan itu hal yang manis buat klub. Zizou (Zidane) bekerja dengan sangat baik. Dia punya karisma, pemain mendengarkannya, dan beliau terus berkembang (sebagai instruktur),“ ucap Ancelotti.
“Kami akan mendapat keuntungan dari pertandingan mirip malam ini. Saya pikir para pemain mirip (Diego Javier) Llorente dan (Alvaro) Medran siap (untuk masuk tim utama). Secara bertahap, kerja Zidane bersama tim muda akan terbukti punya peran penting,“ tambahnya.
Dalam duel itu Don Carlo--julukan Ancelotti--menurunkan enam pemain Real Madrid B (tidak bersamaan). Mereka adalah kiper Fernando Pacheco, Diego Llorente, Javoer Munoz, Nacho, Alvaro Medran, dan Jese Rodriguez.
Hanya dua starter ketika melawan Malaga (30/11), ialah Isco dan James Rodriguez, yang diturunkan Ancelotti dalam pertandingan kali ini.
Rodriguez jadi bintang dengan dua gol yang beliau lesakkan. Tak kalah gemilang ialah Isco yang bikin satu gol dan mengkreasikan dua assist.Jese Rodriguez yang melakoni comeback sesudah mangkir delapan bulan juga mencetak satu gol.
Kemenangan itu memperpanjang rentetan kemenangan Madrid bersama Ancelotti menjadi 17 tubruk beruntun.
Dengan jumlah kemenangan itu, Madrid hanya berjarak satu kemenangan lagi dari rekor yang dibu kukan Frank Rijkaard dikala masih menangani Barcelona. Pelatih asal Belanda itu mencatatkan 18 kali kemenangan beruntun.
“Sebelumnya, kami tak pernah berpikir mengenai rekor. Kami akan terus melaju seperti ini,“ ucap Ancelotti di As.
Andai menang ketika melawan Celta Vigo, Minggu (7/12), Madrid memiliki kans besar untuk melewati rekor Rijkaard. (AFP/AP/Era/R-2) Media Indonesia, 04/12/2014, halaman 28
Pssi Tolak Banding Pss Sleman
Sejatinya hukuman itu untuk menawarkan imbas jera kepada para pelaku `sepak bola gajah'. Namun, jangan pula PSSI terkesan tebang
pilih dalam memberi hukuman. “Saya merasa ke beratan dengan hukuman seu mur hidup. Saya tidak berbuat dan berharaplah eksekusi itu mampu dikurangi.Semoga Bapak-Bapak di dalam dapat berpikir secara pintar,“ cetus mantan instruktur PSS Sleman Herry Kiswanto pascapertemuan dengan Komisi
Banding (Komding) PSSI, Minggu (5/12) malam.
Namun, impian mantan kiper timnas itu tinggal impian. Komding PSSI secara bundar menolak pengajuan banding dan sebaliknya justru menguatkan keputusan Komisi Disiplin (Komdis).
Kepastian penolakan banding tersebut disampaikan pribadi oleh anggota Komding Alfred Simajuntak kepada Media Indonesia. “Jadi prinsipnya empat anggota Komding telah mendalami seluruh berkas banding yang telah terjadi di `sepak bola gajah' dan menetapkan permohonan banding kami tolak dan menguatkan isi keputusan Komdis PSSI,“ tegas Alfred.
Penolakan permohonan banding yang telah diajukan pihak terhukum ini didasarkan kepada tidak adanya ruang dalam arahan disiplin PSSI yang dapat meringankan hukuman para aktor `sepak bola gajah' tersebut. Apalagi Alfred menilai tidak ada niat dari kedua belah pihak untuk menghentikan dan memprotes janggalnya langgar itu. Hal itu juga yang menjadi faktor pemberat hukuman.
“Tidak ada satu pun dari mereka ini setelah pertandingan menceritakan pertandingan yang janggal ini, malah kelihatan happy semua. Seharusnya mereka jika tidak bersalah, ya mereka membuat surat protes kepada PSSI. Tapi kan nyatanya tidak ada niatan itu, bahkan sampai dikala ini tidak ada mirip pernyataan penyesalan dari mereka,“ kata Alfred lagi.
Sebelumnya, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berat para pelaku `sepak bola gajah' dalam pertandingan Divisi Utama antara PSS Sleman dan PSIS Semarang, termasuk Herry Kiswanto. Ia dieksekusi larangan seumur hidup berkecimpung di sepak bola Indonesia dan denda Rp200 juta.
Badan pimpinan Hinca Panjaitan itu memberi eksekusi sangat berat dengan eksekusi maksimal larangan berkecimpung di sepak bola selama seumur hidup. Ditambah pula eksekusi denda berkisar mu lai Rp50 juta sampai Rp200 juta.Cari keadilan Penolakan banding hukuman Komisi Disiplin PSSI tentu memunculkan kekecewaan bagi para terhukum, tidak terkecuali Herry. Itu sebabnya instruktur berusia 59 tahun itu mengaku akan tetap mencari keadilan agar hukuman yang ia terima mampu dikurangi.
“Saya akan cari kebenaran menurut saya. Saya juga punya reputasi dan sepak bola adalah kehidupan aku. Saya tidak akan berhenti sampai aku melihat eksekusi yang seadil-adilnya,“ ujarnya.
Mantan pemain timnas Indonesia kurun 80-an itu pun mengaku akan mengadukan nasibnya kepada Presiden jikalau tidak menerima keadilan.
Ia juga mengancam akan mengembalikan medali yang diterimanya saat membela panji `Merah Putih', termasuk saat membantu timnas meraih medali emas di SEA Games 1987 silam.
“Saya juga pernah berbuat untuk negara ini kalau tidak ada pengurangan ya akan aku kembalikan lagi saja medali-medali yang pernah aku raih itu.
“Meski pengajuaan bandingnya ditolak, sejatinya Herry masih berpeluang lepas dari jeratan hukuman jika mendapat pengampunan dari ketua dan anggota Exco PSSI. “Ada jalan lain dengan pengampunan melalui Exco, tapi aku pikir ini pembelajaran bagi pemain kita akibat eksekusi sikap jelek itu berat,“ tutup Alfred. (R-4) Media Indonesia, 09/12/2014, halaman 27
pilih dalam memberi hukuman. “Saya merasa ke beratan dengan hukuman seu mur hidup. Saya tidak berbuat dan berharaplah eksekusi itu mampu dikurangi.Semoga Bapak-Bapak di dalam dapat berpikir secara pintar,“ cetus mantan instruktur PSS Sleman Herry Kiswanto pascapertemuan dengan Komisi
Banding (Komding) PSSI, Minggu (5/12) malam.
Namun, impian mantan kiper timnas itu tinggal impian. Komding PSSI secara bundar menolak pengajuan banding dan sebaliknya justru menguatkan keputusan Komisi Disiplin (Komdis).
Kepastian penolakan banding tersebut disampaikan pribadi oleh anggota Komding Alfred Simajuntak kepada Media Indonesia. “Jadi prinsipnya empat anggota Komding telah mendalami seluruh berkas banding yang telah terjadi di `sepak bola gajah' dan menetapkan permohonan banding kami tolak dan menguatkan isi keputusan Komdis PSSI,“ tegas Alfred.
Penolakan permohonan banding yang telah diajukan pihak terhukum ini didasarkan kepada tidak adanya ruang dalam arahan disiplin PSSI yang dapat meringankan hukuman para aktor `sepak bola gajah' tersebut. Apalagi Alfred menilai tidak ada niat dari kedua belah pihak untuk menghentikan dan memprotes janggalnya langgar itu. Hal itu juga yang menjadi faktor pemberat hukuman.
“Tidak ada satu pun dari mereka ini setelah pertandingan menceritakan pertandingan yang janggal ini, malah kelihatan happy semua. Seharusnya mereka jika tidak bersalah, ya mereka membuat surat protes kepada PSSI. Tapi kan nyatanya tidak ada niatan itu, bahkan sampai dikala ini tidak ada mirip pernyataan penyesalan dari mereka,“ kata Alfred lagi.
Sebelumnya, Komdis PSSI menjatuhkan hukuman berat para pelaku `sepak bola gajah' dalam pertandingan Divisi Utama antara PSS Sleman dan PSIS Semarang, termasuk Herry Kiswanto. Ia dieksekusi larangan seumur hidup berkecimpung di sepak bola Indonesia dan denda Rp200 juta.
Badan pimpinan Hinca Panjaitan itu memberi eksekusi sangat berat dengan eksekusi maksimal larangan berkecimpung di sepak bola selama seumur hidup. Ditambah pula eksekusi denda berkisar mu lai Rp50 juta sampai Rp200 juta.Cari keadilan Penolakan banding hukuman Komisi Disiplin PSSI tentu memunculkan kekecewaan bagi para terhukum, tidak terkecuali Herry. Itu sebabnya instruktur berusia 59 tahun itu mengaku akan tetap mencari keadilan agar hukuman yang ia terima mampu dikurangi.
“Saya akan cari kebenaran menurut saya. Saya juga punya reputasi dan sepak bola adalah kehidupan aku. Saya tidak akan berhenti sampai aku melihat eksekusi yang seadil-adilnya,“ ujarnya.
Mantan pemain timnas Indonesia kurun 80-an itu pun mengaku akan mengadukan nasibnya kepada Presiden jikalau tidak menerima keadilan.
Ia juga mengancam akan mengembalikan medali yang diterimanya saat membela panji `Merah Putih', termasuk saat membantu timnas meraih medali emas di SEA Games 1987 silam.
“Saya juga pernah berbuat untuk negara ini kalau tidak ada pengurangan ya akan aku kembalikan lagi saja medali-medali yang pernah aku raih itu.
“Meski pengajuaan bandingnya ditolak, sejatinya Herry masih berpeluang lepas dari jeratan hukuman jika mendapat pengampunan dari ketua dan anggota Exco PSSI. “Ada jalan lain dengan pengampunan melalui Exco, tapi aku pikir ini pembelajaran bagi pemain kita akibat eksekusi sikap jelek itu berat,“ tutup Alfred. (R-4) Media Indonesia, 09/12/2014, halaman 27
Klub-Klub Isl Masih Tunggak Gaji Pemain
DI tengah persiapan klub-klub Indonesia Super League (ISL) menghadapi animo depan, kabar tidak mengenakkan menyeruak. Sejumlah klub dikabarkan masih menunggak gaji pemain mereka.
Seperti diumumkan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) dalam rilis yang dikeluarkan kemarin, dari 22 kontestan ISL ekspresi dominan kemudian, hanya 11 tim yang dipastikan sudah melunasi gaji pemain mereka. Delapan tim lainnya masih menunggak dan tiga tim lainnya masih dalam tahap konfirmasi.
Lebih ironis lagi, delapan tim yang masih menunggak tersebut ialah klubklub besar seperti Arema Cronus, Persija Jakarta, Mitra Kukar, dan Persebaya Surabaya. Bahkan, Pelita Bandung Raya yang tampil mengejutkan juga tercatat masih menunggak dua bulan honor pemain mereka ekspresi dominan 2014.
Persija Jakarta dan Mitra Kukar menjadi tim yang paling banyak menunggak sebab tercatat belum melunasi honor para pemain mereka selama empat bulan. Sementara itu, Persebaya dan PSM Makassar menunggak tiga bulan, Pelita Bandung Raya (PBR), Persepam Madura United, dan Persiba Balikpapan menunggak dua bulan, sedangkan Arema satu bulan.
Tiga klub yang pembayaran pemain mereka masih belum terang yakni Perseru, Persiba Bantul, dan Persela Lamongan. Sebaliknya, klub-klub yang tidak bermasalah dalam menggaji pemain mereka yaitu Persib Bandung, Persipura Jayapura, Gresik United, Semen Padang, Sriwijaya FC, Persik Kediri, Persijap Jepara, Barito Putera, Putra Samarinda, Persiram Rajaampat, dan Persita Tangerang.
“ Kami mengharapkan kerjasama kolaborasi dari klub-klub yang masih mengalami kesulitan untuk melunasi honor pemain mereka selama demam isu 2013/14 sebelum menyerahkan berkas verifikasi klub kepada pihak berwenang di PSSI untuk memulai isu terkini gres 2015/16,“ demikian rilis APPI.
“Namun, kami juga memberi apresiasi bagi klubklub yang sudah melunasi pembayaran upah para pemain mereka dan berharap untuk terus berkomitmen dalam pemenuhan hak upah para pemain demam isu depan.
“Pada bagian lain, PSSI mengaku keberatan pada keputusan Komisi Informasi Pusat (KIP) yang menyebut induk cabang olahraga nasional itu sebagai badan publik nonpemerintah dan diminta mau membuka laporan keuangan. Untuk itu, mereka akan melaksanakan banding.
“Yang jelas kami keberatan dengan keputusan ini. Kami akan melaksanakan banding, tapi kami akan lebih dulu berkomunikasi dengan Ketum PSSI (Djohar Arifin),“ tegas Direktur Legal PSSI Aristo Pangaribuan. (Sat/R-4) Media Indonesia, 09/12/2014, halaman 27
Seperti diumumkan Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) dalam rilis yang dikeluarkan kemarin, dari 22 kontestan ISL ekspresi dominan kemudian, hanya 11 tim yang dipastikan sudah melunasi gaji pemain mereka. Delapan tim lainnya masih menunggak dan tiga tim lainnya masih dalam tahap konfirmasi.
Lebih ironis lagi, delapan tim yang masih menunggak tersebut ialah klubklub besar seperti Arema Cronus, Persija Jakarta, Mitra Kukar, dan Persebaya Surabaya. Bahkan, Pelita Bandung Raya yang tampil mengejutkan juga tercatat masih menunggak dua bulan honor pemain mereka ekspresi dominan 2014.
Persija Jakarta dan Mitra Kukar menjadi tim yang paling banyak menunggak sebab tercatat belum melunasi honor para pemain mereka selama empat bulan. Sementara itu, Persebaya dan PSM Makassar menunggak tiga bulan, Pelita Bandung Raya (PBR), Persepam Madura United, dan Persiba Balikpapan menunggak dua bulan, sedangkan Arema satu bulan.
Tiga klub yang pembayaran pemain mereka masih belum terang yakni Perseru, Persiba Bantul, dan Persela Lamongan. Sebaliknya, klub-klub yang tidak bermasalah dalam menggaji pemain mereka yaitu Persib Bandung, Persipura Jayapura, Gresik United, Semen Padang, Sriwijaya FC, Persik Kediri, Persijap Jepara, Barito Putera, Putra Samarinda, Persiram Rajaampat, dan Persita Tangerang.
“ Kami mengharapkan kerjasama kolaborasi dari klub-klub yang masih mengalami kesulitan untuk melunasi honor pemain mereka selama demam isu 2013/14 sebelum menyerahkan berkas verifikasi klub kepada pihak berwenang di PSSI untuk memulai isu terkini gres 2015/16,“ demikian rilis APPI.
“Namun, kami juga memberi apresiasi bagi klubklub yang sudah melunasi pembayaran upah para pemain mereka dan berharap untuk terus berkomitmen dalam pemenuhan hak upah para pemain demam isu depan.
“Pada bagian lain, PSSI mengaku keberatan pada keputusan Komisi Informasi Pusat (KIP) yang menyebut induk cabang olahraga nasional itu sebagai badan publik nonpemerintah dan diminta mau membuka laporan keuangan. Untuk itu, mereka akan melaksanakan banding.
“Yang jelas kami keberatan dengan keputusan ini. Kami akan melaksanakan banding, tapi kami akan lebih dulu berkomunikasi dengan Ketum PSSI (Djohar Arifin),“ tegas Direktur Legal PSSI Aristo Pangaribuan. (Sat/R-4) Media Indonesia, 09/12/2014, halaman 27
Pelita Jaya Perkasa Di Tabrak Perdana
PELITA Jaya Energi Mega Persada (PJ) melewati langgar perdana di Seri II NBL Indonesia dengan baik. Bertanding di GOR C-Tra Arena Bandung, kemarin, PJ menundukkan NSH GMC GSBC Jakarta 87-66.
Bintang anyar Pelita Jaya, Adhi Pratama Prasetyo tampil menawan dalam laga kali ini.Ia memimpin rekan-rekannya dengan donasi 13 poin. Pemain yang direkrut dari Hangtuah Sumsel IM ini juga tampil atraktif dengan agresi two handed dunk bertenaga saat kuarter kedua masih tersisa 6 menit 16 detik.
Selain penampilan menawan Adhi, kemenangan PJ tak lepas dari performa apik empat pemain lainnya. Dua pemain yang baru bergabung, Faisal Julius Achmad dan Amin Prihantono masing-masing berkontribusi 12 dan 11 poin. Ditambah pula dengan 11 poin dari Kelly Purwanto dan komplemen 10 poin dari Hendru Ramli.
Di kubu NSH, sumbangan poin didominasi R Azzaryan Pradhitya dan Raylly Pratama Putra Handoyo. Keduanya sama-sama mengemas 21 poin dalam adu ini. Raylly bahkan sukses membukukan double-double, menyusul komplemen 10 rebound.
Di laga lainnya, Satya Wacana ACA LBC Salatiga juga membuka seri II dengan mulus.Satya Wacana unggul tipis 72-69 atas tim langganan lolos playoff (Championship Series), Bimasakti Nikko Steel Malang.
Bagi Satya Wacana, ini yaitu modal cantik untuk memulai Seri II Bandung. Kemenangan ini juga sedikit memangkas rekor pertemuan dengan Bimasakti di pentas NBL Indonesia.Ini yakni kemenangan ke-4 dari total 14 pertemuan dengan Bimasakti.
“Saya memang menekankan belum dewasa agar selalu tampil maksimal untuk memetik kemenangan pada tabrak awal setiap seri semoga mental tim terangkat pada tubruk selanjutnya,“ ujar Efri Meldi, Kepala Lelatih Satya Wacana.
Pelatih Bimasakti, Oei Akiat menyebut salah satu faktor penyebab kekalahan tim asuhannya kali ini ialah belu mampu tampilnya Yanuar Dwi Priasmoro. Kapten tim dan motor permainan Bimasakti tersebut masih dalam proses pemulihan cedera siku yang dialami.
“Tanpa Yanuar, kami belum mampu maksimal.Selain mesin poin andalan, dia juga berperan sebagai leader bagi pemain kami yang rata-rata masih muda,“ ungkap Akiat.
Pada tubruk lainnya, Stadium Jakarta ditundukkan CLS Knights Surabaya dengan 86-76.Adapun, Aspac Jakarta menang 64-55 atas tuan rumah Bandung Utama. (Mag/R-2) Media Indonesia, 11/12/2014, halaman 26
Bintang anyar Pelita Jaya, Adhi Pratama Prasetyo tampil menawan dalam laga kali ini.Ia memimpin rekan-rekannya dengan donasi 13 poin. Pemain yang direkrut dari Hangtuah Sumsel IM ini juga tampil atraktif dengan agresi two handed dunk bertenaga saat kuarter kedua masih tersisa 6 menit 16 detik.
Selain penampilan menawan Adhi, kemenangan PJ tak lepas dari performa apik empat pemain lainnya. Dua pemain yang baru bergabung, Faisal Julius Achmad dan Amin Prihantono masing-masing berkontribusi 12 dan 11 poin. Ditambah pula dengan 11 poin dari Kelly Purwanto dan komplemen 10 poin dari Hendru Ramli.
Di kubu NSH, sumbangan poin didominasi R Azzaryan Pradhitya dan Raylly Pratama Putra Handoyo. Keduanya sama-sama mengemas 21 poin dalam adu ini. Raylly bahkan sukses membukukan double-double, menyusul komplemen 10 rebound.
Di laga lainnya, Satya Wacana ACA LBC Salatiga juga membuka seri II dengan mulus.Satya Wacana unggul tipis 72-69 atas tim langganan lolos playoff (Championship Series), Bimasakti Nikko Steel Malang.
Bagi Satya Wacana, ini yaitu modal cantik untuk memulai Seri II Bandung. Kemenangan ini juga sedikit memangkas rekor pertemuan dengan Bimasakti di pentas NBL Indonesia.Ini yakni kemenangan ke-4 dari total 14 pertemuan dengan Bimasakti.
“Saya memang menekankan belum dewasa agar selalu tampil maksimal untuk memetik kemenangan pada tabrak awal setiap seri semoga mental tim terangkat pada tubruk selanjutnya,“ ujar Efri Meldi, Kepala Lelatih Satya Wacana.
Pelatih Bimasakti, Oei Akiat menyebut salah satu faktor penyebab kekalahan tim asuhannya kali ini ialah belu mampu tampilnya Yanuar Dwi Priasmoro. Kapten tim dan motor permainan Bimasakti tersebut masih dalam proses pemulihan cedera siku yang dialami.
“Tanpa Yanuar, kami belum mampu maksimal.Selain mesin poin andalan, dia juga berperan sebagai leader bagi pemain kami yang rata-rata masih muda,“ ungkap Akiat.
Pada tubruk lainnya, Stadium Jakarta ditundukkan CLS Knights Surabaya dengan 86-76.Adapun, Aspac Jakarta menang 64-55 atas tuan rumah Bandung Utama. (Mag/R-2) Media Indonesia, 11/12/2014, halaman 26
Slemania Protes Komdis
KELOMPOK suporter PSS Sleman atau yang biasa disebut Slemania benar-benar tidak habis pikir dengan keputusan PSSI yang tidak memberi sanksi kepada manajer tim berjuluk `Elang Super Jawa' tersebut, Supardjiono. Menurut mereka, sejatinya dialah otak di balik skenario kotor `sepak bola gajah' yang dipraktikkan PSS saat menghadapi PSIS Semarang pada semifinal Divisi Utama dua bulan kemudian.
Namun, dikala para pemain, instruktur, dan bahkan tukang pijat klub dihukum Kodmis PSSI, Supardjiono justru melenggang bebas. Diungkapkan Ketua Umum Slemania Lilik Yulianto, pihaknya akan segera membeberkan bukti-bukti keterlibatan Supardjiono.
“Kami sudah mempunyai bukti terlibatnya Supardjiono. Kami punya rekaman pengesahan dari Ableh (Eri Febriyanto/ sekretaris tim PSS) dan salah seorang pemain mengenai pemain film intelektual peristiwa itu,“ ujar Lilik, kemarin.
Dari pengesahan Eri, lanjut Lilik, beliau hanya korban. Faktanya Eri ketika itu sedang berada di Kalimantan untuk menyaksikan pertandingan Martapura FC dan PSCS Cilacap. Untuk menguatkan alibi tersebut, Lilik menyebutkan telah mempunyai bukti besar lengan berkuasa seperti tiket pesawat dan tiket masuk stadion. “Kita akan kumpulkan lebih dahulu kemudian baru kita olah dan akan kita laporkan kepada Menpora untuk ditindaklanjuti,“ tandas Lilik.
Sementara itu, Komisi Disiplin Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) menjatuhkan sanksi terhadap tiga klub Indonesia karena membocorkan data mengenai isu transfer yang sangat belakang layar di media umum.
Seperti dikutip dari situs resmi FIFA, kemarin, Persebaya Surabaya dan Persires Bali Devata masing-masing disanksi denda 25.000 franch Swiss (Rp318 juta) karena memublikasikan data FIFA Transfer Matching System (TMS) melalui akun Twitter.
Adapun PSIS Semarang harus membayar dengan 15.000 franc Swiss (Rp190 juta) alasannya memublikasikan ulang isi Twitter tersebut. (Sat/R-4) Media Indonesia, 11/12/2014, halaman 27
Namun, dikala para pemain, instruktur, dan bahkan tukang pijat klub dihukum Kodmis PSSI, Supardjiono justru melenggang bebas. Diungkapkan Ketua Umum Slemania Lilik Yulianto, pihaknya akan segera membeberkan bukti-bukti keterlibatan Supardjiono.
“Kami sudah mempunyai bukti terlibatnya Supardjiono. Kami punya rekaman pengesahan dari Ableh (Eri Febriyanto/ sekretaris tim PSS) dan salah seorang pemain mengenai pemain film intelektual peristiwa itu,“ ujar Lilik, kemarin.
Dari pengesahan Eri, lanjut Lilik, beliau hanya korban. Faktanya Eri ketika itu sedang berada di Kalimantan untuk menyaksikan pertandingan Martapura FC dan PSCS Cilacap. Untuk menguatkan alibi tersebut, Lilik menyebutkan telah mempunyai bukti besar lengan berkuasa seperti tiket pesawat dan tiket masuk stadion. “Kita akan kumpulkan lebih dahulu kemudian baru kita olah dan akan kita laporkan kepada Menpora untuk ditindaklanjuti,“ tandas Lilik.
Sementara itu, Komisi Disiplin Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) menjatuhkan sanksi terhadap tiga klub Indonesia karena membocorkan data mengenai isu transfer yang sangat belakang layar di media umum.
Seperti dikutip dari situs resmi FIFA, kemarin, Persebaya Surabaya dan Persires Bali Devata masing-masing disanksi denda 25.000 franch Swiss (Rp318 juta) karena memublikasikan data FIFA Transfer Matching System (TMS) melalui akun Twitter.
Adapun PSIS Semarang harus membayar dengan 15.000 franc Swiss (Rp190 juta) alasannya memublikasikan ulang isi Twitter tersebut. (Sat/R-4) Media Indonesia, 11/12/2014, halaman 27
Obrolan Untuk Mencegah Bentrokan
UNTUK mencegah berulangnya aksi bentrokan antar suporter klub sepak bola, Kementerian Pemuda dan Olahraga akan menggelar dialog rutin dengan organisasi suporter yang berlaga di Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama.
Juru bicara Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan, dengan adanya obrolan, segala keluhan kelompok suporter bisa segera ditampung sehingga menjadi upaya preventif agar bentrokan antar suporter yang menjadi tren selama satu dekade persepakbolaan Indonesia bisa dihilangkan.
“Kita enggak mau sesudah ada peristiwa bentrokan baru kita berupaya mendamaikan. Namun, kita coba untuk menjaring aspirasi para suporter ini dengan menggelar pertemuan rutin. Mungkin nanti kita akan undang satu per satu agar mampu diakomodasi apa yang menjadi keluhan,“ kata Gatot dalam Diskusi Kamisan Kemenpora bertajuk Harmonisasi Suporter di Kompleks Kemenpora, Jakarta, kemarin.
Direktur Members & Development PSSI Budi Setiawan mengatakan pada 2005 Badan Liga Indonesia (BLI) menerbitkan hukum soal suporter dalam manual liga. Namun, hukum tersebut hanya bertahan selama setahun sebab dalam Statuta FIFA tidak diatur mengenai suporter. Meski demikian, FIFA dan PSSI punya kewenangan soal keamanan dan keselamatan pertandingan yang menyangkut suporter.
“Yang perlu diwaspadai justru motivasi atau motif antarsuporter. Apakah itu didasari pada murni pertandingan sepak bola atau ditunggangi orang-orang yang mencari identitas?
Orang-orang ini di Eropa biasa disebut sebagai hooligan atau suporter garis keras,“ kata Budi. Anggota Komite Media PSSI Eddy Lahengko menambahkan supaya Menpora Imam Nahrawi agar tidak terjebak dengan info desakan dari Forum Diskusi Suporter Indonesi (FDSI) untuk membekukan PSSI lantaran emosi sesaat.
“Kita harus tahu aturannya bahwa yang berhak membekukan asosiasi sepak bola di sebuah negara yakni FIFA. Jika pemerintah terlalu jauh intervensi PSSI, justru FIFA yang akan membekukan. Jika ini terjadi, PSSI dibekukan, kompetisi akan terhenti. Kompetisi semua jenjang, dari usia muda hingga profesional yang tengah berjalan akan terhenti. Pembinaan usia muda akan mandek. Kasihan bawah umur kita yang ingin menyalurkan bakat mereka akan terhenti,“ ujar Eddy. (Gnr/Sat/R-1) Media Indonesia, 12/12/2014, halaman 27
Juru bicara Kemenpora Gatot S Dewa Broto mengatakan, dengan adanya obrolan, segala keluhan kelompok suporter bisa segera ditampung sehingga menjadi upaya preventif agar bentrokan antar suporter yang menjadi tren selama satu dekade persepakbolaan Indonesia bisa dihilangkan.
“Kita enggak mau sesudah ada peristiwa bentrokan baru kita berupaya mendamaikan. Namun, kita coba untuk menjaring aspirasi para suporter ini dengan menggelar pertemuan rutin. Mungkin nanti kita akan undang satu per satu agar mampu diakomodasi apa yang menjadi keluhan,“ kata Gatot dalam Diskusi Kamisan Kemenpora bertajuk Harmonisasi Suporter di Kompleks Kemenpora, Jakarta, kemarin.
Direktur Members & Development PSSI Budi Setiawan mengatakan pada 2005 Badan Liga Indonesia (BLI) menerbitkan hukum soal suporter dalam manual liga. Namun, hukum tersebut hanya bertahan selama setahun sebab dalam Statuta FIFA tidak diatur mengenai suporter. Meski demikian, FIFA dan PSSI punya kewenangan soal keamanan dan keselamatan pertandingan yang menyangkut suporter.
“Yang perlu diwaspadai justru motivasi atau motif antarsuporter. Apakah itu didasari pada murni pertandingan sepak bola atau ditunggangi orang-orang yang mencari identitas?
Orang-orang ini di Eropa biasa disebut sebagai hooligan atau suporter garis keras,“ kata Budi. Anggota Komite Media PSSI Eddy Lahengko menambahkan supaya Menpora Imam Nahrawi agar tidak terjebak dengan info desakan dari Forum Diskusi Suporter Indonesi (FDSI) untuk membekukan PSSI lantaran emosi sesaat.
“Kita harus tahu aturannya bahwa yang berhak membekukan asosiasi sepak bola di sebuah negara yakni FIFA. Jika pemerintah terlalu jauh intervensi PSSI, justru FIFA yang akan membekukan. Jika ini terjadi, PSSI dibekukan, kompetisi akan terhenti. Kompetisi semua jenjang, dari usia muda hingga profesional yang tengah berjalan akan terhenti. Pembinaan usia muda akan mandek. Kasihan bawah umur kita yang ingin menyalurkan bakat mereka akan terhenti,“ ujar Eddy. (Gnr/Sat/R-1) Media Indonesia, 12/12/2014, halaman 27
Persib Di Jalur Sulit
Walau kecil, peluang lolos ke putaran simpulan tetap ada. Kepercayaan diri dan determinasi bisa menjadi faktor penentu. AMBISI Persib Bandung untuk mampu lolos ke putaran simpulan Liga Champions Asia menerima tantangan berat. Hasil undian yang dilakukan kemarin menempatkan juara Indonesia Super League (ISL) 2014 tersebut harus menghadapi lawan-lawan berat di babak kualifikasi.
Di babak kualifikasi kedua, Persib yang berada di zona timur akan menghadapi tim asal Vietnam Hanoi T&T pada 10 Februari 2015 mendatang. Jika lolos dari hadangan Hanoi T&T, `Maung Bandung' akan menjajal peringkat ketiga K-League FC Seoul pada 17 Februari untuk memperebutkan tiket ke putaran akhir.
Selain hasil undian, format pertandingan tidak menguntungkan Persib. Pasalnya, pertandingan tidak akan dimainkan dengan sistem kandang tandang, tetapi hanya satu pertandingan dengan klub yang negaranya mempunyai peringkat lebih baik menjadi tuan rumah.
Format tersebut memastikan Persib tidak akan menjadi tuan rumah dikala menghadapi Hanoi T&T alasannya peringkat Indonesia berada di bawah Vietnam. Demikian pula jikalau lolos dan harus menghadapi FC Seoul, Persib akan bertanding di Korea Selatan.
Dalam menanggapi hasil drawing tersebut, instruktur Persib Djajang Nurjaman belum mampu banyak memprediksi peluang timnya. Pelatih yang sering di sapa Djanur itu menyatakan akan terlebih dahulu mengidentifikasi lawan yang bakal dihadapi khususnya Hanoi T&T.
“Kita belum mampu berbicara peluang karena belum tahu kekuatan mereka. Kita akan mencari tahu terlebih dahulu kekuatan lawan,“ ungkapnya ketika dihubungi.
Meski demikian, langkah klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu menjajal kompetisi di Asia tidak akan pupus andai gagal di babak kualifikasi Champions Asia. Sebagai juara ISL 2014, Persib menerima satu jatah berlaga di Piala AFC dan tergabung di Grup H bersama Ayeyawady United, Lao FC, dan New Radiant SC.
Namun, bila `Pangeran Biru' berhasil melangkah di putaran selesai Liga Champions Asia, Arema Cronus akan menggantikan pos yang ditinggalkan Persib di Piala AFC.
Adapun peringkat kedua ISL 2014 Persipura Jayapura akan berada di Grup E dengan Bengaluru FC, Warriors FC, atau Tampines Rovers.Cari pemain Di sisi lain, kabar bergabung nya striker timnas Indonesia U-23 Yandi Sofyan Munawar ke Persib semakin santer terdengar sesudah pemain Arema Cronus itu resmi mengakhiri kala pinjamannya bersama Brisbane Roar. Namun, Djajang belum mampu memasti kan bergabungnya Yandi sampai saat ini.
“Sampai sekarang pemain gres Aron da Silva yang dipastikan bergabung. Belum ada yang lain, tapi kami memang masih mencari pemain nasional untuk mengisi posisi penyerang dan sayap,“ tambah Djajang.
Persib memang baru saja melengkapi kuota tiga pemain asing untuk demam isu depan sesudah memastikan bergabungnya Da Silva, pemain asal Brasil. Penyerang 31 tahun itu sebelumnya memperkuat klub Liga Primer Thailand Osotspa Saraburi dan mencetak 15 gol.
Sebelumnya, Persib telah memastikan mempertahankan dua pemain asingnya, ialah gelandang Konate Makan dan pemain belakang Vladimir Vujovic untuk trend depan. (R-2) Media Indonesia, 12/12/2014, halaman 27
Di babak kualifikasi kedua, Persib yang berada di zona timur akan menghadapi tim asal Vietnam Hanoi T&T pada 10 Februari 2015 mendatang. Jika lolos dari hadangan Hanoi T&T, `Maung Bandung' akan menjajal peringkat ketiga K-League FC Seoul pada 17 Februari untuk memperebutkan tiket ke putaran akhir.
Selain hasil undian, format pertandingan tidak menguntungkan Persib. Pasalnya, pertandingan tidak akan dimainkan dengan sistem kandang tandang, tetapi hanya satu pertandingan dengan klub yang negaranya mempunyai peringkat lebih baik menjadi tuan rumah.
Format tersebut memastikan Persib tidak akan menjadi tuan rumah dikala menghadapi Hanoi T&T alasannya peringkat Indonesia berada di bawah Vietnam. Demikian pula jikalau lolos dan harus menghadapi FC Seoul, Persib akan bertanding di Korea Selatan.
Dalam menanggapi hasil drawing tersebut, instruktur Persib Djajang Nurjaman belum mampu banyak memprediksi peluang timnya. Pelatih yang sering di sapa Djanur itu menyatakan akan terlebih dahulu mengidentifikasi lawan yang bakal dihadapi khususnya Hanoi T&T.
“Kita belum mampu berbicara peluang karena belum tahu kekuatan mereka. Kita akan mencari tahu terlebih dahulu kekuatan lawan,“ ungkapnya ketika dihubungi.
Meski demikian, langkah klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat itu menjajal kompetisi di Asia tidak akan pupus andai gagal di babak kualifikasi Champions Asia. Sebagai juara ISL 2014, Persib menerima satu jatah berlaga di Piala AFC dan tergabung di Grup H bersama Ayeyawady United, Lao FC, dan New Radiant SC.
Namun, bila `Pangeran Biru' berhasil melangkah di putaran selesai Liga Champions Asia, Arema Cronus akan menggantikan pos yang ditinggalkan Persib di Piala AFC.
Adapun peringkat kedua ISL 2014 Persipura Jayapura akan berada di Grup E dengan Bengaluru FC, Warriors FC, atau Tampines Rovers.Cari pemain Di sisi lain, kabar bergabung nya striker timnas Indonesia U-23 Yandi Sofyan Munawar ke Persib semakin santer terdengar sesudah pemain Arema Cronus itu resmi mengakhiri kala pinjamannya bersama Brisbane Roar. Namun, Djajang belum mampu memasti kan bergabungnya Yandi sampai saat ini.
“Sampai sekarang pemain gres Aron da Silva yang dipastikan bergabung. Belum ada yang lain, tapi kami memang masih mencari pemain nasional untuk mengisi posisi penyerang dan sayap,“ tambah Djajang.
Persib memang baru saja melengkapi kuota tiga pemain asing untuk demam isu depan sesudah memastikan bergabungnya Da Silva, pemain asal Brasil. Penyerang 31 tahun itu sebelumnya memperkuat klub Liga Primer Thailand Osotspa Saraburi dan mencetak 15 gol.
Sebelumnya, Persib telah memastikan mempertahankan dua pemain asingnya, ialah gelandang Konate Makan dan pemain belakang Vladimir Vujovic untuk trend depan. (R-2) Media Indonesia, 12/12/2014, halaman 27
Spurs Eksklusif Fokus Ke Kompetisi Lokal
TIDAK ada yang lebih mengecewakan bagi seorang instruktur selain melihat tim besutannya kalah. Apalagi jikalau kekalahan itu juga balasan faktor eksternal. Perasaan itulah yang sekarang dialami arsitek Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino seusai timnya dipaksa takluk 0-1 oleh Besiktas pada langgar terakhir babak penyisihan Grup C Liga Europa di Ataturk Olympic Stadium, kemarin.
Memang kekalahan itu tidak menghalangi langkah the Lilywhites untuk melangkah ke babak 32 besar karena tiket tersebut sudah mereka segel semenjak jauh-jauh hari. Namun, ambisi mereka untuk menjadi juara grup pupus sudah. Spurs harus puas finis di posisi kedua dengan 11 poin, defisit 1 angka dari Besiktas.Itu artinya mereka harus siap menghadapi lawan tangguh di fase knock-out nanti.
“Saya benar-benar kecewa (dengan kekalahan itu) karena kami tampil begitu dominan. Tapi inilah sepak bola.Anda harus mencetak gol saat Anda punya peluang dan mendominasi,“ cetus Pochettino. “Sebab dalam adu 1 menit di babak kedua pun bisa mengubah pertandingan.Padahal aku pikir kami layak menerima yang lebih,“ imbuhnya.
Dalam tubruk tersebut, Spurs memang tampil dominan.Hasil statistik memberikan Spurs menguasai bola seba nyak 62 persen. Itulah yang membuat Mouricio meradang.Ditambah lagi lampu stadion sempat dua kali mati sehingga langgar sedikit mengganggu konsentrasi mereka. Satu-satunya gol kemenangan tuan rumah dicetak Cenk Tosun (59').
Meski kecewa, Mouricio tidak mau terlalu berlamalama menyesali kekalahan itu.Ia bahkan langsung meminta para pemainnya untuk fokus menghadapi kompetisi domestik. “Untuk dikala ini kami berhenti memikirkan Liga Europa. Kami harus fokus menghadapi Liga Primer dan Piala Liga. Baru Februari nanti kami memikirkan kompetisi itu lagi,“ tukasnya.
Sementara itu, juara bertahan Sevilla juga memastikan tiket ke babak 32 besar. Mereka tampil sebagai runner-up Grup G sehabis mengalahkan Rijeka 1-0 lewat gol Denis Suarez (20'). “Sejak awal tujuan kami memang memenangi pertandingan dan menyegel tiket ke babak 32,“ cetus arsitek Sevilla Unai Emery. (AP/AFP/ Mln/R-1) Media Indonesia, 13/12/2014, halaman 21
Memang kekalahan itu tidak menghalangi langkah the Lilywhites untuk melangkah ke babak 32 besar karena tiket tersebut sudah mereka segel semenjak jauh-jauh hari. Namun, ambisi mereka untuk menjadi juara grup pupus sudah. Spurs harus puas finis di posisi kedua dengan 11 poin, defisit 1 angka dari Besiktas.Itu artinya mereka harus siap menghadapi lawan tangguh di fase knock-out nanti.
“Saya benar-benar kecewa (dengan kekalahan itu) karena kami tampil begitu dominan. Tapi inilah sepak bola.Anda harus mencetak gol saat Anda punya peluang dan mendominasi,“ cetus Pochettino. “Sebab dalam adu 1 menit di babak kedua pun bisa mengubah pertandingan.Padahal aku pikir kami layak menerima yang lebih,“ imbuhnya.
Dalam tubruk tersebut, Spurs memang tampil dominan.Hasil statistik memberikan Spurs menguasai bola seba nyak 62 persen. Itulah yang membuat Mouricio meradang.Ditambah lagi lampu stadion sempat dua kali mati sehingga langgar sedikit mengganggu konsentrasi mereka. Satu-satunya gol kemenangan tuan rumah dicetak Cenk Tosun (59').
Meski kecewa, Mouricio tidak mau terlalu berlamalama menyesali kekalahan itu.Ia bahkan langsung meminta para pemainnya untuk fokus menghadapi kompetisi domestik. “Untuk dikala ini kami berhenti memikirkan Liga Europa. Kami harus fokus menghadapi Liga Primer dan Piala Liga. Baru Februari nanti kami memikirkan kompetisi itu lagi,“ tukasnya.
Sementara itu, juara bertahan Sevilla juga memastikan tiket ke babak 32 besar. Mereka tampil sebagai runner-up Grup G sehabis mengalahkan Rijeka 1-0 lewat gol Denis Suarez (20'). “Sejak awal tujuan kami memang memenangi pertandingan dan menyegel tiket ke babak 32,“ cetus arsitek Sevilla Unai Emery. (AP/AFP/ Mln/R-1) Media Indonesia, 13/12/2014, halaman 21
Ander Herrera Diduga Terlibat Suap
Para pengatur skor pertandingan bisa dieksekusi hingga empat tahun kalau terbukti bersalah. Harian berbahasa Spanyol Marca menyebutkan bila perkara tersebut sampai ke pengadilan dan yang dituduh terbukti bersalah, mereka bakal terancam aturan penjara hingga empat tahun.
DUGAAN pengaturan skor tidak hanya terjadi di Liga Indonesia dan Seri A. Kali ini kasus itu menghantam La Liga yang menjadi salah satu kompetisi terbaik di dunia bersama dengan Liga Primer.
Mereka yang diduga terlihat ialah mantan pemain Real Zaragoza yang kini bermain untuk Manchester United Ander Herrera, Gabi (sekarang kapten Atletico Madrid), instruktur Zaragoza asal Meksiko Javier Aguirre (sekarang pelatih timnas Jepang), dan mantan Presiden Klub Zaragoza Agapito Iglesias.
Kasus itu sudah digulirkan sejak akhir September 2014. Ketika itu, Herrera masih berstatus saksi. Dari catatan pengadilan yang didapat, jaksa Spanyol menyatakan para pemain dan staf telah menyerahkan uang ratusan ribu euro kepada pemain Levante supaya Zaragoza bisa menang di pertandingan terakhir ekspresi dominan itu dan terhindar dari degradasi.
Jaksa menyampaikan Zaragoza membayar 965 ribu euro melalui rekening bank pemain, staf, dan instruktur tertentu. Para peserta menarik uang tersebut lalu menawarkan kepada pemain Levante sebagai sogok agar mengalah.
Zaragoza ketika itu menang 2-1 atas Levante yang posisinya sudah aman dari degradasi dengan dua gol kapten Gabi Fer nandez.
Harian berbahasa Spanyol Marca menyebutkan jika kasus tersebut hingga ke pengadilan dan yang dituduh terbukti bersalah, mereka bakal terancam aturan penjara sampai empat tahun. “Direktur, pelatih, dan para kapten tim sepakat dengan persetujuan pemain lainnya untuk mengatur hasil pertandingan,” demikian tuduhan jaksa. Berkas tuduhan jaksa kemarin sudah disampaikan ke hakim pengadilan di Valencia. Hakim akan memutuskan apakah akan dilakukan pemeriksaan yudisial resmi atau tidak.
Gabi pernah dikonfi rmasikan soal itu Oktober lalu dan membantah telah terjadi pengaturan skor. Saat itu beliau beralasan pembayaran itu bonus dan dia telah mengembalikannya sehabis disarankan klub beberapa hari lalu. Seri A Dari Seri A, sehabis skandal Calciopoli pada 2006 yang mengguncang kompetisi Italia, sekarang tuduhan miring soal pengaturan skor kembali terjadi. Laga antara Genoa dan AS Roma di Luigi Ferraris, Minggu (14/12), diduga diatur mafia.
Ialah Presiden Genoa Enrico Preziosi yang pertama kali melontarkan tuduhan itu. Ia menerka kemenangan Roma tidak higienis dan kartu merah yang diterima Mattia Perin juga sudah direncanakan semenjak awal. “Insiden kartu merah besar lengan berkuasa besar. Saya kecewa dengan keputusan besar kepala wasit. Saya pikir sudah banyak kejadian di Roma. Saya tak suka hal-hal seperti ini terjadi di sepak bola,“ sindir Preziosi dilansir Football Italia. Namun, pernyataan Preziosi dibantah Direktur Umum Roma Mauro Baldissoni. Menurut Baldissoni, kemenangan Roma lebih disebabkan faktor teknis.
Baldissoni juga kecewa dengan pernyataan Preziosi yang menyudutkan klubnya. Meski begitu, Baldissoni mengaku sudah memaafkan perilaku Preziosi. “Saya yakin beliau hanya salah bicara alasannya adalah kecewa. Itu juga pasti ungkapan dari emosi sesaat saja. Kemenangan Roma bahu-membahu lebih disebabkan kami superior di atas lapangan.“ (AP/AFP/R-4) Media Indonesia, 17/12/2014, halaman 28
DUGAAN pengaturan skor tidak hanya terjadi di Liga Indonesia dan Seri A. Kali ini kasus itu menghantam La Liga yang menjadi salah satu kompetisi terbaik di dunia bersama dengan Liga Primer.
Mereka yang diduga terlihat ialah mantan pemain Real Zaragoza yang kini bermain untuk Manchester United Ander Herrera, Gabi (sekarang kapten Atletico Madrid), instruktur Zaragoza asal Meksiko Javier Aguirre (sekarang pelatih timnas Jepang), dan mantan Presiden Klub Zaragoza Agapito Iglesias.
Kasus itu sudah digulirkan sejak akhir September 2014. Ketika itu, Herrera masih berstatus saksi. Dari catatan pengadilan yang didapat, jaksa Spanyol menyatakan para pemain dan staf telah menyerahkan uang ratusan ribu euro kepada pemain Levante supaya Zaragoza bisa menang di pertandingan terakhir ekspresi dominan itu dan terhindar dari degradasi.
Jaksa menyampaikan Zaragoza membayar 965 ribu euro melalui rekening bank pemain, staf, dan instruktur tertentu. Para peserta menarik uang tersebut lalu menawarkan kepada pemain Levante sebagai sogok agar mengalah.
Zaragoza ketika itu menang 2-1 atas Levante yang posisinya sudah aman dari degradasi dengan dua gol kapten Gabi Fer nandez.
Harian berbahasa Spanyol Marca menyebutkan jika kasus tersebut hingga ke pengadilan dan yang dituduh terbukti bersalah, mereka bakal terancam aturan penjara sampai empat tahun. “Direktur, pelatih, dan para kapten tim sepakat dengan persetujuan pemain lainnya untuk mengatur hasil pertandingan,” demikian tuduhan jaksa. Berkas tuduhan jaksa kemarin sudah disampaikan ke hakim pengadilan di Valencia. Hakim akan memutuskan apakah akan dilakukan pemeriksaan yudisial resmi atau tidak.
Gabi pernah dikonfi rmasikan soal itu Oktober lalu dan membantah telah terjadi pengaturan skor. Saat itu beliau beralasan pembayaran itu bonus dan dia telah mengembalikannya sehabis disarankan klub beberapa hari lalu. Seri A Dari Seri A, sehabis skandal Calciopoli pada 2006 yang mengguncang kompetisi Italia, sekarang tuduhan miring soal pengaturan skor kembali terjadi. Laga antara Genoa dan AS Roma di Luigi Ferraris, Minggu (14/12), diduga diatur mafia.
Ialah Presiden Genoa Enrico Preziosi yang pertama kali melontarkan tuduhan itu. Ia menerka kemenangan Roma tidak higienis dan kartu merah yang diterima Mattia Perin juga sudah direncanakan semenjak awal. “Insiden kartu merah besar lengan berkuasa besar. Saya kecewa dengan keputusan besar kepala wasit. Saya pikir sudah banyak kejadian di Roma. Saya tak suka hal-hal seperti ini terjadi di sepak bola,“ sindir Preziosi dilansir Football Italia. Namun, pernyataan Preziosi dibantah Direktur Umum Roma Mauro Baldissoni. Menurut Baldissoni, kemenangan Roma lebih disebabkan faktor teknis.
Baldissoni juga kecewa dengan pernyataan Preziosi yang menyudutkan klubnya. Meski begitu, Baldissoni mengaku sudah memaafkan perilaku Preziosi. “Saya yakin beliau hanya salah bicara alasannya adalah kecewa. Itu juga pasti ungkapan dari emosi sesaat saja. Kemenangan Roma bahu-membahu lebih disebabkan kami superior di atas lapangan.“ (AP/AFP/R-4) Media Indonesia, 17/12/2014, halaman 28
Saatnya Thailand Akhiri Puasa Gelar
THAILAND berpeluang untuk kembali menjadi juara Piala AFF. Terakhir tim `Negeri Gajah Putih' itu untuk menjadi kampiun 12 tahun lalu (2002) dengan mengalahkan Indonesia di tamat lewat tubruk penalti.
Kali ini skuat Kiatisuk Senamuang itu memiliki skuat yang lebih baik ketimbang Malaysia yang akan dihadapi di babak selesai.
Leg I akan berlangsung di Stadion Rajamangala, hari ini. Laga kedua akan digelar di Stadion Bukit Jalil, Sabtu (20/12).
“Kami ingin kembali memenangi gelar juara untuk mengakhiri puasa gelar selama 12 tahun. Kami hanya dua pertandingan lagi dari mendapatkan gelar juara. Jadi, kami akan berlatih keras untuk berkelahi akhir,“ ujar Kiatisuk kepada Bangkok Post.
Untuk mendongkrak semangat tim, Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) akan mengguyur pemain dengan bonus sebesar US$701 ribu (Rp8,8 miliar) bila menjadi juara.
Jika melihat statistik, Kiatisuk--yang seangkatan dengan Kurniawan Dwi Yulianto -mempunyai catatan cantik saat bertemu Malaysia dikala menjadi pemain atau instruktur.Pelatih `Harimau Malaya' Dollah Salleh pun tahun hal itu.
Saat masih menjadi pemain Thailand pada 1992-2007, Kiatisuk empat kali bertemu dengan Malaysia. Dari semua pertemuan itu, beliau tak pernah kalah dengan rincian dua kali kemenangan dan dua hasil imbang. Tak cuma itu, Kiatisuk selalu mencetak gol saat Thailand berhadapan dengan Malaysia. Salah satu gol Kiatisuk ke gawang Malaysia berbuah gelar juara Piala AFF pada 1996.
Saat menjadi instruktur, tuah anggun atas Kiatisuk atas Malaysia masih terus berlanjut. Di sabung fase grup Piala AFF 2014, Thailand menang 3-2 ketika berhadapan dengan Malaysia. Gol Adisak Kraisorn di menit-menit final menjadi penentu kemenangan. Setelah mengetahui catatan bagus tersebut, Dollah Salleh ingin mengakhiri catatan apik sang mantan striker itu.
“Kiatisuk mempunyai sasaran sendiri. Ia mempunyai rekor manis ketika melawan Malaysia, tapi aku percaya bahwa kami mampu menghentikannya dan tim besutannya semoga tidak men cetak sejarah,” kata Dollah di Malaysian Digest. “Ini bukanlah hal yang mudah, tapi tak ada yang tidak mungkin di sepak bola. Tentu saja, pertandingan di Bangkok akan sangat berat,” imbuhnya.
Dalam duel nanti Dollah tidak akan mengubah susunan pemain dikala melawat ke markas Thailand. Beberapa pergantian pemain dilakukan Dollah Salleh ketika melakoni leg II yang dimainkan di Stadion My Dinh, Kamis (11/12), melawan Vietnam. Contohnya, kiper Khairul Fahmi digantikan Mohammad Farizal Marlias. Selain itu, Safee Sali ditepikan dan digantikan Indra Putra Mahayuddin. Dengan komposisi pemain baru itu, Malaysia mampu tampil setuju. (AFP/AP/Era/R-4) Media Indonesia, 17/12/2014, halaman 28
Kali ini skuat Kiatisuk Senamuang itu memiliki skuat yang lebih baik ketimbang Malaysia yang akan dihadapi di babak selesai.
Leg I akan berlangsung di Stadion Rajamangala, hari ini. Laga kedua akan digelar di Stadion Bukit Jalil, Sabtu (20/12).
“Kami ingin kembali memenangi gelar juara untuk mengakhiri puasa gelar selama 12 tahun. Kami hanya dua pertandingan lagi dari mendapatkan gelar juara. Jadi, kami akan berlatih keras untuk berkelahi akhir,“ ujar Kiatisuk kepada Bangkok Post.
Untuk mendongkrak semangat tim, Federasi Sepak Bola Thailand (FAT) akan mengguyur pemain dengan bonus sebesar US$701 ribu (Rp8,8 miliar) bila menjadi juara.
Jika melihat statistik, Kiatisuk--yang seangkatan dengan Kurniawan Dwi Yulianto -mempunyai catatan cantik saat bertemu Malaysia dikala menjadi pemain atau instruktur.Pelatih `Harimau Malaya' Dollah Salleh pun tahun hal itu.
Saat masih menjadi pemain Thailand pada 1992-2007, Kiatisuk empat kali bertemu dengan Malaysia. Dari semua pertemuan itu, beliau tak pernah kalah dengan rincian dua kali kemenangan dan dua hasil imbang. Tak cuma itu, Kiatisuk selalu mencetak gol saat Thailand berhadapan dengan Malaysia. Salah satu gol Kiatisuk ke gawang Malaysia berbuah gelar juara Piala AFF pada 1996.
Saat menjadi instruktur, tuah anggun atas Kiatisuk atas Malaysia masih terus berlanjut. Di sabung fase grup Piala AFF 2014, Thailand menang 3-2 ketika berhadapan dengan Malaysia. Gol Adisak Kraisorn di menit-menit final menjadi penentu kemenangan. Setelah mengetahui catatan bagus tersebut, Dollah Salleh ingin mengakhiri catatan apik sang mantan striker itu.
“Kiatisuk mempunyai sasaran sendiri. Ia mempunyai rekor manis ketika melawan Malaysia, tapi aku percaya bahwa kami mampu menghentikannya dan tim besutannya semoga tidak men cetak sejarah,” kata Dollah di Malaysian Digest. “Ini bukanlah hal yang mudah, tapi tak ada yang tidak mungkin di sepak bola. Tentu saja, pertandingan di Bangkok akan sangat berat,” imbuhnya.
Dalam duel nanti Dollah tidak akan mengubah susunan pemain dikala melawat ke markas Thailand. Beberapa pergantian pemain dilakukan Dollah Salleh ketika melakoni leg II yang dimainkan di Stadion My Dinh, Kamis (11/12), melawan Vietnam. Contohnya, kiper Khairul Fahmi digantikan Mohammad Farizal Marlias. Selain itu, Safee Sali ditepikan dan digantikan Indra Putra Mahayuddin. Dengan komposisi pemain baru itu, Malaysia mampu tampil setuju. (AFP/AP/Era/R-4) Media Indonesia, 17/12/2014, halaman 28
Pemain Muda Barcelona Unjuk Bukti
SKUAT muda Barcelona yang tergabung dalam Barcelona B unjuk gigi di leg kedua 32 besar Copa del Rey, kemarin dini hari. Mereka membantu skuat utama untuk mencukur Huesca 8-1 di Nou Camp sehingga Blaugrana melenggang ke 16 besar dengan agregat kemenangan 12-1.
Pemain-pemain, mirip Jordi Masip, Sergi Roberto, Sergi Samper, Rafinha, Munir, Sandro Ramirez, dan Adama Traore bergantian merumput di berkelahi itu. Nama terakhir bahkan menciptakan gol debutnya bersama tim utama hanya 4 menit sesudah turun dari dingklik cadangan menggantikan Munir.
“Saya berterima kasih kepada Luis Enrique atas kesempatan ini. Merupakan kehormatan bagi pemain muda mana pun bisa menyebarkan ruang ganti dengan pemain kelas dunia,“ ujar striker berusia 18 tahun yang mencetak gol di menit ke-78 itu.
Traore hanyalah satu dari tiga pemain Barcelona B yang mencatatkan nama di papan skor malam itu. Selain anak muda kelahiran Spanyol tersebut, Sergi Roberto terlebih dahulu menceploskan satu bola di menit ke-29.
Rekannya yang lain, Sandro Ramirez, membuat gol epilog 7 menit sebelum bubaran. Tiga gol penerus Lionel Messi dkk itu menggenapkan lesakan lain yang dibuat seniornya seperti Pedro (20', 26', 43'), Andres Iniesta (39'), dan Adriano Correira (68').
Tim tamu sempat mencuri gol 4 menit sebelum peluit simpulan berbunyi lewat Carlo Moreno. Itu menjadi satu-satunya gol yang bersarang di jala Barca dalam dua leg 32 besar Copa del Rey sehabis laga pertama di sangkar Huesca berakhir 4-0 untuk tim Catalan.
Pelatih Luis Enrique memuji penampilan belum dewasa asuhnya termasuk lini belakang yang kebobolan di menit-menit simpulan. Menurutnya, performa mirip itu sudah sangat maksimal dan beliau merasa tidak mampu meminta lebih. “Sulit membayangkan permainan kami yang lebih baik dari ini. Secara mental, perilaku, dan pertahanan, kami sangat kuat,“ ujar mantan juru strategi AS Roma itu.(AP/Ash/R-1) Media Indonesia, 18/12/2014 halaman 26
Pemain-pemain, mirip Jordi Masip, Sergi Roberto, Sergi Samper, Rafinha, Munir, Sandro Ramirez, dan Adama Traore bergantian merumput di berkelahi itu. Nama terakhir bahkan menciptakan gol debutnya bersama tim utama hanya 4 menit sesudah turun dari dingklik cadangan menggantikan Munir.
“Saya berterima kasih kepada Luis Enrique atas kesempatan ini. Merupakan kehormatan bagi pemain muda mana pun bisa menyebarkan ruang ganti dengan pemain kelas dunia,“ ujar striker berusia 18 tahun yang mencetak gol di menit ke-78 itu.
Traore hanyalah satu dari tiga pemain Barcelona B yang mencatatkan nama di papan skor malam itu. Selain anak muda kelahiran Spanyol tersebut, Sergi Roberto terlebih dahulu menceploskan satu bola di menit ke-29.
Rekannya yang lain, Sandro Ramirez, membuat gol epilog 7 menit sebelum bubaran. Tiga gol penerus Lionel Messi dkk itu menggenapkan lesakan lain yang dibuat seniornya seperti Pedro (20', 26', 43'), Andres Iniesta (39'), dan Adriano Correira (68').
Tim tamu sempat mencuri gol 4 menit sebelum peluit simpulan berbunyi lewat Carlo Moreno. Itu menjadi satu-satunya gol yang bersarang di jala Barca dalam dua leg 32 besar Copa del Rey sehabis laga pertama di sangkar Huesca berakhir 4-0 untuk tim Catalan.
Pelatih Luis Enrique memuji penampilan belum dewasa asuhnya termasuk lini belakang yang kebobolan di menit-menit simpulan. Menurutnya, performa mirip itu sudah sangat maksimal dan beliau merasa tidak mampu meminta lebih. “Sulit membayangkan permainan kami yang lebih baik dari ini. Secara mental, perilaku, dan pertahanan, kami sangat kuat,“ ujar mantan juru strategi AS Roma itu.(AP/Ash/R-1) Media Indonesia, 18/12/2014 halaman 26
Kejutan Berlanjut Di Piala Afrika
TIDAK berlebihan sepertinya kalau Afrika disebut gudangnya pemain berbakat. Alhasil, memilih tim favorit di Benua Hitam itu pun tidak gampang.
Hal itu mampu dilihat dari setiap perhelatan Piala Afrika. Drama dan kejutan hampir selalu tersaji, termasuk di Piala Afrika 2015.
Keberhasilan Guinea Ekuatorial dan Republik Demokratik Kongo melaju ke simpulan turnamen tersebut mampu menjadi bukti.
Terlepas dari insiden kontroversial yang mengiringi kesuksesan Guinea Ekuatorial, keberhasilan tuan rumah maju ke babak empat besar turnamen dua tahunan itu layak diacungi jempol.
Guinea Ekuatorial maju ke semifinal setelah menyingkirkan Tunisia 2-1 di babak perempat akhir. Dalam duel di Estadio de Bata, kemarin, tersebut, Tunisia sempat memimpin lebih dulu lewat gol Ahmed Akaichi (70').
Namun, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan lewat penalti kontroversial yang dieksekusi Javier Balboa (90'). Laga pun harus berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Di babak perpanjangan waktu (102') Balboa kembali mencetak gol dan sekaligus memastikan kemenangan timnya. Selanjutnya mereka akan menghadapi pemenang pertandingan antara Ghana dan Guinea.
“Saya bisa mengerti jikalau para pemain dan penggemar Tunisia murka dengan kekalahan itu,“ tukas arsitek Guinea Ekuatorial, Esteban Becker.
Dalam sabung lainnya, RD Kongo juga harus berjibaku untuk menerima tiket ke semifinal.
Saat menghadapi Kongo, RD Kongo sempat tertinggal 0-2 lebih dulu lewat gol Ferebory Dore (55') dan Thievy Bifouma (66'). Namun, RD Kongo bisa berdiri dan berbalik unggul 4-2 lewat gol Dieumerci Mbokani (65', 91'), Jeremy Bokila (75'), dan Joel Kimwaki (81'). Di semifinal, RD Kongo akan menghadapi Pantai Gading atau Aljazair. (AFP/AP/Sat/R-4). Media INdonesia, 2 Februari 2015, Halaman 15
Hal itu mampu dilihat dari setiap perhelatan Piala Afrika. Drama dan kejutan hampir selalu tersaji, termasuk di Piala Afrika 2015.
Keberhasilan Guinea Ekuatorial dan Republik Demokratik Kongo melaju ke simpulan turnamen tersebut mampu menjadi bukti.
Terlepas dari insiden kontroversial yang mengiringi kesuksesan Guinea Ekuatorial, keberhasilan tuan rumah maju ke babak empat besar turnamen dua tahunan itu layak diacungi jempol.
Guinea Ekuatorial maju ke semifinal setelah menyingkirkan Tunisia 2-1 di babak perempat akhir. Dalam duel di Estadio de Bata, kemarin, tersebut, Tunisia sempat memimpin lebih dulu lewat gol Ahmed Akaichi (70').
Namun, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan lewat penalti kontroversial yang dieksekusi Javier Balboa (90'). Laga pun harus berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Di babak perpanjangan waktu (102') Balboa kembali mencetak gol dan sekaligus memastikan kemenangan timnya. Selanjutnya mereka akan menghadapi pemenang pertandingan antara Ghana dan Guinea.
“Saya bisa mengerti jikalau para pemain dan penggemar Tunisia murka dengan kekalahan itu,“ tukas arsitek Guinea Ekuatorial, Esteban Becker.
Dalam sabung lainnya, RD Kongo juga harus berjibaku untuk menerima tiket ke semifinal.
Saat menghadapi Kongo, RD Kongo sempat tertinggal 0-2 lebih dulu lewat gol Ferebory Dore (55') dan Thievy Bifouma (66'). Namun, RD Kongo bisa berdiri dan berbalik unggul 4-2 lewat gol Dieumerci Mbokani (65', 91'), Jeremy Bokila (75'), dan Joel Kimwaki (81'). Di semifinal, RD Kongo akan menghadapi Pantai Gading atau Aljazair. (AFP/AP/Sat/R-4). Media INdonesia, 2 Februari 2015, Halaman 15
Juventus Mulai Bidik Puncak Klasemen
UNTUK pertama kalinya semenjak Seri A 2015-16 bergulir, Juventus akhirnya mempunyai kesempatan untuk menduduki puncak klasemen. Saat menjamu Hellas Verona di Juventus Stadium malam nanti, tuan rumah ingin memperpanjang catatan kemenangan menjadi delapan kali beruntun.
Berkat hasil aktual tersebut, si Nyonya Besar sekarang merangsek ke peringkat empat dengan nilai 33. Juventus sekarang terpaut tiga angka dengan pemuncak klasemen sementara Inter Milan. Kedua tim bisa mengembangkan predikat sebagai capolista bila Nerazzurri kalah saat melawat ke sangkar Empoli, dan di laga lain, Fiorentina dan Napoli juga gagal mendulang poin.
Fiorentina yang menempati peringkat dua akan ditantang Palermo. Sementara itu, peringkat tiga Napoli akan menghadapi Torino.
Kalaupun tidak bisa merebut pucuk klasemen pekan ini, gelandang Juventus Sami Khedira berharap rantai kemenangan beruntun tidak putus. Dengan demikian, iman diri tim yang sekarang tengah tinggi tetap terjaga plus peluang untuk kembali meraih scudetto terpelihra.
“Yang paling penting dikala ini yaitu kami terus menang sesudah di beberapa pertandingan terakhir kami memberikan dogma diri tinggi bahwa kami tetap kompetitif,” tandas mantan pemain Real Madrid itu.
Di atas kertas, Verona yang kini meduduki peringkat terbawah bukan lawan se padan bagi Juventus. Namun, kesempatan Verona untuk mendulang poin terbuka bila Juventus yang ditukangi Massimiliano Allegri belum bisa tampil solid sesudah menjalani liburan.
Kemungkinan itu diamini Juan Cuadrado meski pembelian anyar musim ini tersebut berharap timnya segera nyetel. “Menghadapi Verona akan menjadi pertandingan terberat kami alasannya adalah kami gres kembali dari liburan, tapi kami yakin bisa memulainya dengan langkah yang sempurna,” tandasnya.
Peluang Juventus untuk menang terbuka lebar kalau melihat sejarah berhubung Verona tak pernah pulang dengan tiga poin dalam 26 lawatan ke Turin. Pelatih Luigi Delneri juga baru sekali menghadirkan kemenangan bagi Verona semenjak mengganti Andrea Mandorlini, Desember lalu. Itu pun di Coppa Italia.
Meskipun demikian, Delneri optimistis timnya bisa mencuri poin asalkan terus bermain agresif ditambah tuan rumah bermain buruk.
“Kami harus bermain garang, tapi saya juga tidak menampik kami juga tergantung dengan performa mereka (Juve),” kata Delneri.
Berbeda dengan Juventus yang membidik posisi puncak, AS Roma yang akan menghadapi Chievo membidik posisi empat besar.
Kemenangan atas Chievo akan memperbesar peluang tim besutan Rudi Garcia itu masuk zona Liga Champions.
(AFP/Ash/R-1) Media Indonesia, 6 Januari 2016, Halaman 15
Berkat hasil aktual tersebut, si Nyonya Besar sekarang merangsek ke peringkat empat dengan nilai 33. Juventus sekarang terpaut tiga angka dengan pemuncak klasemen sementara Inter Milan. Kedua tim bisa mengembangkan predikat sebagai capolista bila Nerazzurri kalah saat melawat ke sangkar Empoli, dan di laga lain, Fiorentina dan Napoli juga gagal mendulang poin.
Fiorentina yang menempati peringkat dua akan ditantang Palermo. Sementara itu, peringkat tiga Napoli akan menghadapi Torino.
Kalaupun tidak bisa merebut pucuk klasemen pekan ini, gelandang Juventus Sami Khedira berharap rantai kemenangan beruntun tidak putus. Dengan demikian, iman diri tim yang sekarang tengah tinggi tetap terjaga plus peluang untuk kembali meraih scudetto terpelihra.
“Yang paling penting dikala ini yaitu kami terus menang sesudah di beberapa pertandingan terakhir kami memberikan dogma diri tinggi bahwa kami tetap kompetitif,” tandas mantan pemain Real Madrid itu.
Di atas kertas, Verona yang kini meduduki peringkat terbawah bukan lawan se padan bagi Juventus. Namun, kesempatan Verona untuk mendulang poin terbuka bila Juventus yang ditukangi Massimiliano Allegri belum bisa tampil solid sesudah menjalani liburan.
Kemungkinan itu diamini Juan Cuadrado meski pembelian anyar musim ini tersebut berharap timnya segera nyetel. “Menghadapi Verona akan menjadi pertandingan terberat kami alasannya adalah kami gres kembali dari liburan, tapi kami yakin bisa memulainya dengan langkah yang sempurna,” tandasnya.
Peluang Juventus untuk menang terbuka lebar kalau melihat sejarah berhubung Verona tak pernah pulang dengan tiga poin dalam 26 lawatan ke Turin. Pelatih Luigi Delneri juga baru sekali menghadirkan kemenangan bagi Verona semenjak mengganti Andrea Mandorlini, Desember lalu. Itu pun di Coppa Italia.
Meskipun demikian, Delneri optimistis timnya bisa mencuri poin asalkan terus bermain agresif ditambah tuan rumah bermain buruk.
“Kami harus bermain garang, tapi saya juga tidak menampik kami juga tergantung dengan performa mereka (Juve),” kata Delneri.
Berbeda dengan Juventus yang membidik posisi puncak, AS Roma yang akan menghadapi Chievo membidik posisi empat besar.
Kemenangan atas Chievo akan memperbesar peluang tim besutan Rudi Garcia itu masuk zona Liga Champions.
(AFP/Ash/R-1) Media Indonesia, 6 Januari 2016, Halaman 15
Subscribe to:
Posts (Atom)