Showing posts with label Klub Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Klub Indonesia. Show all posts

Riedl Bakal Panggil Boaz

Pelatih timnas senior Alfred Riedl bakal memanggil kembali bomber Persipura Boaz Solossa. Dalam dua kali latihan pelatnas, nama Boaz tidak ada dalam daftar pemanggilan pemain.

Pada pemusatan latihan tahap pertama, Boaz tidak dipanggil karena cedera. Lalu, pada pemusatan latihan tahap kedua dan ujicoba di Spanyol, Boaz kembali tidak masuk. Saat itu, tenaga Boaz dibutuhkan Persipura untuk menjalani kualifikasi Piala AFC.

Untuk pelatnas tahap tiga yang rencananya dimulai tanggal 7 Mei nanti, nama Boaz disebut bakal dipanggil.

"Boaz menjadi salah satu pemain yang akan kemungkinan besar akan dipanggil. Permainannya bersama Persipura sudah dipantau Wolfgang Pikal sebelumnya," ujar ajun instruktur Widodo C.Putro.

Boaz punya faktor lain yang menciptakan namanya layak dipanggil kembali ke timnas senior. Yaitu progress konkret dalam beberapa pertandingan Persipura, baik ketika Indonesia Super League (ISL) ataupun Piala AFC. "Seperti yang pernah aku bilang, hanya pemain yang menanjak performanya yang akan masuk dalam pertimbangan kami," sebutnya.

Hanya, peluang untuk memanggil kembali pemain yang sudah mencatatkan 30 caps dan 8 gol di timnas senior itu tidak akan gampang. Karena, Persipura juga membutuhkan tenaganya. Pada 13 Mei nanti, klub berjuluk Mutiara Hitam itu bakal menantang jawara Myanmar, Yangoon United di babak 16 Besar Piala AFC.

Praktis, bila memang dipanggil, Boaz hanya akan bersama rekan-rekannya yang lain paling usang lima hari. Ada dua pilihan bagi Boaz, bergabung ke dalam pemusatan latihan dan mangkir dari pertandingan penting Persipura, atau tetap memperkuat Persipura dan menanti kesempatan lain di pemusatan latihan tahap berikutnya. (tim/zamrudtv.com)

Indra Sjafri Puji Lapis Kedua Timnas U-19

Timnas U-19 yang dikenal dengan sebutan Garuda Jaya telah kembali ke Indonesia sesudah menyelesaikan lima langgar ujicoba di Timur Tengah. Dalam lima tubruk itu, pelatih kepala Indra Sjafri memuji para pemain lapis keduanya yang menunjukan peningkatan.

Indra Sjafri menyebutkan secara umum para pemain mengalami peningkatan kualitas. "Namun ada beberapa pemain yang sangat berkembang pada Tur Timur Tengah ini," kata Indra melalui rilis kepada wartawan.

Diantara pemain yang meningkat permainannya ialah para pemain lapis ke dua, atau pemain yang biasa turun sebagai cadangan. Mereka yakni Dimas Drajad, Septian David Maulana, Ryuji Utomo, dan Paolo Sitanggang.

Dimas Drajatd yang selama ini menjadi pelapis, justru tampil lebih tajam ketimbang striker utama Muchlis Hadi. Dimas selalu mencetak satu gol dalam empat laga yang dilakoninya. Dari empat berkelahi itu , tiga diantaranya bahkan turun sebagai pemain pengganti pada babak kedua.

Sementara Muchlis, hanya mampu mencetak satu gol dari empat kali penampilannya sebagai starter. Yakni pada uji coba keempat dikala mengalahkan Uni Emirat Arab (UEA) dengan skor tipis 2-1, 16 April.

Kemudian, winger Septian David Maulana juga patut menerima apresiasi. Pelapis Maldini Pali di sayap kanan ini, tampil cukup impresif dengan mencetak satu gol. Gol itu tercipta pada uji coba ketiga yang merupakan pertemuan pertama melawan UEA, 14 April. Hebatnya, Septian David mencetak gol tersebut dikala baru dimainkan selama dua menit. Indonesia menang dengan skor telak 4-1.

Septian sebelumnya juga berkontribusi atas kemenangan 2-1 melawan Oman pada berkelahi kedua.

Sedangkan penampilan bek Ryuji Utomo juga terbilang padu dikala diduetkan dengan Hansamu Yama. Ryuji yang juga mempunyai postur tinggi sama mirip Hansamu, beberapa kali bisa mementahkan serangan-serangan bola atas yang tiba dari pemain lawan.

Namun begitu Indra Sjafri mempunyai beberapa catatan terkait kelemahan permainan tim. Salah satunya antisipasi bola-bola lambung. Maklum, gawang Indonesia tercatat kebobolan empat kali melalui sundulan.

"Antisipasi crossing dan efektifitas bermain jadi beberapa hal yang menjadi perhatian khusus tim pelatih untuk dibenahi," tutur Indra.



Timnas U-19 Bakal Lakoni Tour Nusantara Jilid 2
Jakarta, Zamrudtv -- Usai melakoni Tour Nusantara (Jawa dan Kalimantan) serta Tour Timur Tengah, Timnas U-19 bakal menjalani Tour Nusantara jilid dua. Tour Nusantara jilid dua ini direncanakan bakal digelar akhir Mei hingga Juni 2014.

Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono, Minggu(20/4) menyebutkan, Tour Nusantara ke dua itu akan digelar di pulau Sumatera, Papua dan Jawa Barat.

"Kemungkinan akan menyambangi Sumatera, Papua, dan Jawa Barat. Tapi ini masih akan dibicarakan dengan pelatih Indra Sjafri," kata Joko.

Sebelumnya, pada tur Nusantara tahap pertama, timnas U-19 berkeliling ke Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan. (tim/zamrudtv.com)

Timnas U-19 Makin Menjanjikan

Bukan mustahil Indra Sjafrie akan menurunkan skuat yang sama dalam langgar uji kedua melawan UEA U-19. TIM nasional U-19 terus memberikan grafi k performa yang meningkat selama menjalani tur Timur Tengah.
Puncaknya ketika ‘Garuda Jaya’ sukses membabat skuat ingusan terbaik Asia 2008 Uni Emirat Arab dengan skor telak 4-1 di Dubai, Senin (14/4) malam kemudian.

Itu menjadi kemenangan terbesar Evan Dimas dkk selama melakoni adu uji coba di Timur Tengah. Sebelumnya, timnas U-19 takluk 1-2 di tangan Oman pada uji tanding pertama dan menang 2-1 atas lawan yang sama, dua hari lalu.
Meski demikian, performa yang makin menjanjikan itu belum membuat pelatih Indra Sjafrie berpuas diri. Ia ingin belum dewasa asuhannya terus meningkatkan kemampuan mereka hingga mencapai performa puncak di kualifikasi akhir Piala Asia U-19, Oktober mendatang.

Ia tidak mau hanya sebab hasil uji coba tersebut, para pemainnya menjadi angkuh dan merasa layak menjadi salah satu tim favorit di turnamen yang akan berlangsung di Myanmar tersebut.

Pasalnya, sejatinya semua tim masih berpeluang untuk berkembang.
“Kami yakin semua tim akan lebih baik seiring dengan waktu. UAE pasti akan lebih baik pada Oktober nanti, begitu juga kami. Itulah perlunya uji coba,“ kata Indra, seperti dikutip dari rilis Badan Tim Nasional, kemarin.
Yang terang, lanjut juru strategi asal Sumatra Barat itu, beliau merasa puas dengan kecepatan pemainnya dalam menyesuaikan diri dengan iklim di Arab.

Cuaca yang panas dan kering sempat menciptakan mereka kesulitan di berkelahi perdana.

Namun, kesulitan itu tampak telah hilang di adu terakhir.
Kemenangan 4-1 itu juga menciptakan Indra tidak lagi mengeluhkan soal lambannya para pemain dalam melakukan penetrasi di menitmenit awal. Ia pun menampik trengginasnya penampilan Paolo Sitanggang dkk lantaran lawan yang tidak turun dengan skuat terbaik.
“Memang ada 3 atau 4 pemain inti mereka yang tidak turun. Namun, buat kami itu bukan masalah,“ imbuh Indra.

Kejelian rotasi Salah satu kunci keberhasilan timnas U-19 bahwasanya kejelian Indra Sjafrie dalam melaksanakan rotasi pemain. Itu sebabnya, bukan mustahil Indra kembali akan menurunkan skuat itu dikala menjalani sabung kedua dengan UEA U-19 di Stadion Zeyab Awana, Al Khawaneej, FA UAE Complex, hari ini.

Setidaknya akan ada tiga nama yang mengisi starting line-up dalam tubruk nanti, yakni Awan Setho, Ryuji Utomo, dan Paulo Sitanggang. Meski mereka tidak diturunkan ketika melawan Oman, kehadiran ketiganya cukup membawa banyak perubahan dalam permainan tim.

“Apakah (mereka) akan diturunkan lagi di match kedua, tergantung hasil latihan.
Tetapi, komposisi alternatif ini cukup bagus,“ ujar Indra.

Keempat gol `Garuda Jaya' dikala menaklukkan UEA di sabung pertama itu dicetak Ilham Udin (42'), Evan Dimas (66'), Septian David Maulana (77'), dan Dimas Drajad (90+').

Adapun satu-satunya gol UEA disumbangkan Abdullah Ganem (47').
Rotasi pemain juga dibutuhkan Indra untuk melihat potensi 29 pemain yang dibawanya. Ia ingin menemukan komposisi terbaik untuk Piala Asia 2014 nanti, termasuk jika turun tanpa playmaker Evan Dimas.

Setelah menghadapi UEA U-19 malam nanti, timnas U-19 diagendakan menjalani berkelahi uji coba terakhir melawan klub Al-Shabab. (R-4/MEDIA INDONESIA, 15/04/2014, HALAMAN : 27)

Singo Edan Tentukan Nasib

AREMA Indonesia akan melakoni partai hidup dan mati melawan Selangor FA dalam lanjutan penyisihan Grup F AFC Cup 2014 di Stadion Kanjuruhan, hari ini. Kemenangan akan pribadi me ngantar `Singo Edan' ke babak 16 besar sebagai runner-up grup.

Sebaliknya, kekalahan akan membuat langkah tim asal Kota Malang itu ke perdelapan simpulan akan berat alasannya adalah tergusur dari posisi kedua. Saat ini, Arema berada di bawah pemuncak klasemen Hanoi T&T dengan raihan 7 poin, sedangkan Selangor mengintai di bawah mereka dengan nilai 5. Meski masih ada satu laga tersisa, pekan depan, peluang Firman Utina dkk dipastikan bakal sulit lantaran mereka harus bertandang ke markas Hanoi T&T. Padahal, bermain di Kanjuruhan saja mereka dibantai Hanoi T&T 1-3.
Pelatih Arema Suharno pun menyadari situasi sulit timnya. “Fokus kami sekarang yaitu melawan Selangor FA.

Itu pertandingan yang menentukan. Meskipun babak penyisihan belum simpulan, adu melawan Selangor sangat penting,” kata Suharno.
Dalam pertemuan pertama di Malaysia pada 25 Februari silam kedua tim bermain imbang 2-2. Itu sebabnya meski
bermain di sangkar sendiri, Arema tidak lantas diunggulkan.

Fakta memperlihatkan Selangor menjadi satu-satunya tim di Grup F yang bisa menumbangkan wakil Vietnam itu dengan skor 3-1. Ditambah lagi, performa ‘Singo Edan’ tengah limbung seusai dikalahkan Persib Bandung 2-3 dari Persib Bandung di lanjutan Indonesia Super League, simpulan pekan lalu.

Sementara itu, dari lanjutan kompetisi dalam negeri Persipura Jayapura sukses memetik poin penuh setelah menaklukkan Persebaya Surabaya 2-1 di Stadion Mandala, Jayapura, kemarin. Hasil itu

menciptakan ‘Mutiara Hitam’ naik peringkat ke posisi tiga klasemen Wilayah Timur dengan 12 poin dari 6 tabrak. Sebaliknya, Persebaya melorot ke urutan kelima dengan 11 poin dari 8 adu.

Sayangnya, kemenangan Persipura itu dinodai dengan keributan antara instruktur mereka, Jacksen F Tiago, dan Kapten Persebaya, Greg Nwokolo, dalam konferensi pers selepas tabrak. Meski tidak sampai memicu keributan jago, kejadian itu dikhawatirkan bakal berlanjut. Apalagi keduanya sempat perang kata-kata seusai dilerai polisi dan panitia pertandingan. (R-4/MEDIA INDONESIA, 15/04/2014, HALAMAN : 27)

Kabau Sirah Geser Persib Di Wilayah Barat

SEMEN Padang mendobrak dominasi Arema Indonesia dan Persib Bandung di klasemen Wilayah Barat Indonesia Super League (ISL). Kemarin, mereka resmi menjadi raja tabel sesudah membawa pulang poin penuh di Stadion Brawijaya Kediri sehabis menang dari Persik Kediri 2-1.

Kini tim berjuluk `Kabau Sirah' itu mengumpulkan poin sama 16 dengan Persib Bandung. Namun, tim asal Padang, Sumatra Barat, itu unggul head to head meski kalah agregat dari klub kebanggaan masyarakat Bandung tersebut sehingga patut duduk di posisi teratas.

Sebenarnya, kedua tim bermain dengan seimbang di 15 menit pertama pertandingan dengan tempo sedang. Akan tetapi, selepas 20 menit, tuan rumah justru mengendurkan irama permainan sehingga dimanfaatkan Semen Padang untuk mencetak angka.
Gol bagi tim besutan Jafri Sastra itu terjadi di menit 29. Esteban Vizcarra memecah kebuntuan lewat eksekusi penalti sekaligus menjadi satu-satunya lesakan yang tercipta di paruh pertama.

Tak ingin menanggung aib di depan pendukung sendiri, Persik menggencarkan serangan di babak kedua. Justru tim tamu yang berhasil menggandakan skor di menit 85, lagi-lagi melalui kaki Vizcarra.

Kebobolan dua gol membuat suporter tuan rumah meradang. Mereka bahkan meneriakkan desakan pemecatan ter hadap instruktur Hartono Ruslan. `Macan Putih' memang kesudahannya mampu menyarangkan gol akhir di saat injury time lewat Dimas Galih.

Ini merupakan hasil buruk keempat Persik. Juara pada 2003 dan 2006 ini pun makin terbenam di dasar klasemen dengan nilai dua dan menjadi tim kedua yang belum pernah menang animo ini selain Persiba Bantul di wilayah timur.

Meski unggul, posisi Semen Padang ini bisa tidak bertahan usang alasannya Persib akan kembali berlaga, Minggu (20/4).
`Maung Bandung' akan dijamu Gresik `Maung Bandung' akan dijamu G United di Stadion Petrokimia meski sebelumnya dikabarkan batal karena tidak ada izin ke polisian.

“PT LI tidak dapa mengabulkan per mohonan per ubahan agenda Gresik United vs Persib Bandung, tapi tubruk mampu di jalankan dengan beberapa opsi,“ kata CEO PT LI Joko Driyono. (Ash/R-1) Media Indonesia, 17/04/2014, hal 28

Indra Sjafri Masih Buta Kekuatan Uzbekistan

Pelatih kepala Timnas U-19 Indra Sjfari, mengaku masih buta dengan calon lawan Uzbekistan. Untuk itu, dalam waktu dekat jajaran tim instruktur di Timnas U-19 bakal mencari isu ihwal skuat belahan negara uni Soviet itu.

Menurut Indra, dari ketiga calon lawan itu, beliau sudah mengantongi peta kekuatan dua di antara mereka, yakni Australia dan UEA.

"Uzbekistan saja yang belum kami ketahui, tapi kami mempunyai tim HPU (High Performance Unit) yang akan mencari tahu kekuatan Uzbekistan," tegas Indra.

Uzbekistan mampu dibilang merupakan lawan terberat untuk Indonesia mengingat gugusan prestasi negara Asia Tengah itu. Mereka yakni langganan fase knock-out dengan menjadi runner-up 2008, perempat finalis 2010, dan semifinalis 2012.

Sementara UEA merupakan salah satu lawan tanding Evan Dimas dkk dalam tur Timur Tengah kemudian. Pasukan Khalifa Mubarak itu dipermalukan dua kali di kandangnya dengan skor telak 4-1 dan 2-1 meski di tabrak kedua itu tuan rumah sudah bermain lebih tertutup.

Sementara untuk Australia, Indonesia memang belum pernah bertemu di level U-19. Namun, Indra menyatakan keduanya pernah berduel di fase U-16 sehingga beliau sudah hafal bahwa dewasa-dewasa negeri Kanguru itu amat suka dengan permainan bola-bola atas.

"Australia pasti akan mengandalkan eks pemain U-16 yang dulu pernah kami hadapi. Mereka selalu melakukan kombinasi permainan dari pinggir lapangan dan bermain bola-bola atas," ujar instruktur asal Sumatera Barat itu. (tim/zamrudtv.com)


Timnas U-19 Tidak Terima Pemain Baru
Tangerang, Zamrudtv -- Menjelang perhelatan Piala Asia U-19 di Myanmar, Oktober mendatang, Tim Nasional U-19 tidak akan menerima pemain gres. Saat ini, anak asuhan Indra Sjafri itu sudah kembali menjalani pemusatan latihan (TC) di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Tangerang, Senin (28/4).

Pelatih Indra Sjafri menyebutkan, menjelang Piala Asia U-19 2014, dia akan melaksanakan pemangkasan jumlah anak asuh.

Dari 32 pemain yang sekarang mengikuti sesi latihan, empat di antara mereka akan tereliminasi pada simpulan pekan ini. Dengan kata lain, hanya 28 pemain yang disiapkan Indra untuk menghadapi Myanmar dalam adu uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/5).

"Kami akan mengurangi jumlah pemain, yakni dikurangi empat menjadi 28 dan itu yang akan ikut melawan Myanmar. Setelah itu, keluar-masuk pemain mampu dikatakan tidak ada lagi," kata Indra.

Sebanyak 28 pemain tersebut, tambah Indra, yang akan dipertahankan sampai Agustus mendatang.

Dalam bulan itu, skuat Garuda Muda akan melakoni turnamen COTIF di Spanyol yang bisa dikatakan sebagai puncak uji coba jelang Piala Asia, Oktober mendatang.

Dari 32 pemain yang menjalani sesi latihan ketika ini, tiga di antara mereka merupakan nama yang tidak ikut ke Tur Timur Tengah. Mereka yakni Martinus Novianto (Pra PON DIY), Muhammad Zamzami (PSS Sleman), Sukarno Adi Wijaya (Persewangi).

Juru seni manajemen asal Sumatera Barat itu kembali menegaskan salah satu kriteria utama yang diinginkannya ialah kondisi fisik yang prima.

Sebelumnya, dua peman rekrutan tur Nusantara dicoret alasannya adalah VO2Max-nya lebih rendah dari dua kiper yang dimiliki timnas U-19 dikala ini. (tim/zamrudtv.com)

Australia Waspadai Timnas U-19

Keberhasilan Timnas U-19 Indonesia yang berhasil menjadi juara kualifikasi grup Piala Asia dan Piala Asean U-19, mengakibatkan Indonesia sebagai tim yang diwaspadai. Seteru Indonesia di grup B nanti, Australia termasuk yang meragukan anak asuh Indra Sjafri itu.

Walau dalam undian penentuan pool kemarin, Indonesia bukanlah termasuk negara yang diunggulkan, namun Australia menilai Indonesia termasuk lawan berat. Pasalnya, Indonesia berhasil mengalahkan juara piala Asia U-19 sebelumnya Korea Selatan.

Pelatih Australia Paul Okon, mirip dikutip dari situs footballaustralia.com.au. menyebutkan, persaingan di grup B yang dihuni Uzbekistan, Uni Emirat Arab, Indonesia dan Australia sangat ketat.

'Ini bukan hasil yang mudah,' kata Okon.

Okon menyampaikan Uzbekistan berhasil meraih tiket Piala Dunia U-20 sesudah menembus posisi empat besar kejuaraan Piala Asia U-19 2012. Dia menilai Uzbekistan akan menjadi lawan berat bagi Australia.

Uni Emirat Arab juga tampil anggun dikala menjadi tuan rumah Piala Asia U-19 2012. Lalu, bagaimana dengan Evan Dimas dan kawan-kawan?

Okon menilai kekuatan timnas U-19 Indonesia pantas diwaspadai sehabis mereka tahun kemudian sukses menjadi juara Asean.

'Indonesia tahun lalu berhasil memenangkan turnamen ASEAN Football Federation (AFF),' katanya. (tim/zamrudtv.com)

Indra Sjafri Mampu Pelajaran Berharga Dari Myanmar

Jakarta, Zamrudtv -- Hasil imbang 1-1 antara Timnas Indonesia U-19 melawan Myanmar U-19 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/4) malam, menjadi pelajaran berharga bagi pelatih Indra Sjafri. Pasalnya, dalam berkelahi uji coba itu, belum dewasa Garuda Jaya dibentuk mati gaya.

Indra Sjafri sendiri mengakui hasil melawan Myanmar itu sebagai pengalaman lain dari 19 kali ujicoba yang telah dilakoni Garuda Jaya. Seperti diketahui Timnas U-19 lebih dulu unggul oleh gol Muchlis Hadi Ning di menit ke-4 sehabis itu Myanmar tercipta atas nama Aung Thu di menit ke-8.

“Kita mendapat pengalaman lain yang berbeda dari ujicoba sebelumnya. Ini pengalaman bagus untuk kita, kita akui lawan memancing emosi kami. Serta anak-anak terpancing, dan alhasil konsentrasi hilang serta main stagnan tak berkembang,” kata Indra Sjafri.

Pelatih asal Padang ini mengaku tamat berkelahi ini akan melakukan penilaian. Menurut Indra, apa yang ia inginkan tak tercapai maksimal.

“Kemana¬pun Evan Dimas berlari, ditempel serta ditambah Zulfiandi tak bisa mobile. Dengan masuknya Paulo sedikit mau mobile dan bergerak. Saya rasa Evan menerima pengalaman berharga. Bagaimana beliau bergerak untuk menyuport dan kita akan perbaiki,” jelas Indra.

“Kalau ketemu lawan seperti ini, bukan Evan yang kita keluarkan tapi Zulfiandi, ini akan kami catat. Kalau kita main dengan itu-itu terus, kita dikritisi gampang terbaca, kita mau main dengan cara lain. Tapi Evan dimatikan lawan, sehingga tak bisa bergerak, ini sangat berman¬faat bagi kita,” tambah Indra yang dilansir ligaindonesia.co.id.

Indra juga menyampaikan orga¬nisasi pertahanan Timnas U-19 sangat buruk. “Hansamu jadi leader terpancing untuk ikut naik, juga psikis terpancing emosi pemain lainnya. Paling sulit membina muda seperti mereka, jika konsisten sulit, sebab labil, tapi kami berupaya itu. Tetap konsisten itu yang kami jaga. Ini juga proses menuju Piala U20, jangan pesimis. Pada pertandingan kedua, Insya Allah akan lebih baik,” tambah Indra.

Pelatih Myanmar Takjub Dengan Suporter Indonesia
Jakarta, Zamrudtv -- Pelatih Timnas Myanmar U-19, Gerd Friedrich Host takjub dengan suporter Indonesia yang memadati stadion Utama Gelora Bung Karno. Suporter Indonesia tidak hentinya memberi semangat kepada anak-anak muda Garuda Jaya.

"Saya takjub dengan antusiasme suporter Indonesia," kata Gerd usai pertandingan.

Menurut Gerd, peran suporter mampu menjadi poin tersendiri dalam setiap pertandingan. Pasalnya, suporter bisa menjadi pemain ke-12 dalam sebuah pertandingan.

Gerd menjelaskan, sesuai berita yang beliau dapat dari penjualan tiket yang terjual sebanyak 30.000 tiket dalam pertandingan timnya semalam melawan anak asuhan Indra Sjafri. Di Myanmar, dalam setiap pertandingan uji coba timnas Myanmar U-19 paling banyak tiket terjual hanya 1.000 tiket. Hal itu kontras dengan yang terjadi di Indonesia.

Bagi Gerd, pertandingan Senin malam itu(5/5) menjadi pelajaran berharga bagi anak asuhnya bermain dihadapan puluhan ribu penonton fanatik. Puncaknya, kala memasuki injury time suporter Indonesia nampak sangat fanatik membela timnya dengan menyoraki secara serentak para pemain Myanmar usai terjadi kontak fisik pemain di lapangan. Dia berharap, usai pertandingan melawan Evan Dimas dan mitra-mitra, para suporter Myanmar juga mampu mencontoh semangat superter Garuda Jaya. (tim/zamrudtv.com)

Myanmar Mampu Menang 2-1 Lawan Timnas U-19 Karena Merobah Acuan

Myanmar U-19 sukses mengalahkan timnas U-19 Garuda Jaya dengan skor 2-1, dalam adu ujicoba ke dua di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu malam(7/5). Myanmar mampu menang, sebab menyimpan pemain utamanya di awal pertandingan.

Pelatih Timnas Myanmar U-19, Gerd Friedrich Horst menyebutkan, kemenangan timnya karena adanya perubahan formasi. Di langgar ujicoba pertama, Gerd memainkan acuan 4-3-3 dan skor tamat imbang dengan timnas Garuda Jaya 1-1. Pada ujicoba ke dua, Gerd memainkan contoh 4-4-1-1.

"Saya mengubah lima pemain dari pertandingan sebelumnya. Saya juga mengubah formasi menjadi 4-4-1-1," ucap pelatih berkebangsaan Jerman tersebut usai pertandingan.

Dia juga menjelaskan bila Myanmar sudah bisa membaca taktik yang diterapkan instruktur Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri. Hal itu menciptakan Gerd Horst memperketat lini pertahanan.

"Kami sudah bisa membaca strategi mereka. Kaprikornus kami memperketat lini pertahanan. Bagi kami yang penting menang dengan hasil terbaik," ungkapnya.

Tak hanya itu, sang pelatih juga menginstruksikan gelandangnya, Yan Lin Tan melekat ketat pergerakan kapten Timnas Indonesia U-19, Evan Dimas Darmono.

"Kami menjaga pemain Indonesia yang nomor 6 (Evan Dimas) dengan dua orang pemain," tambah Gerd.

Di tabrak tersebut, Garuda Muda sempat unggul terlebih dahulu pada menit ke-45 melalui Putu Gede. Namun di dua menit terakhir, Myanmar berhasil mencetak dua gol balasan melalui Aung Thu dan Nanda Kyaw.

Pertahankan Evan Dimas, Indra Sjafri Ingin Mengujinya
Myanmar U-19 sukses mengalahkan Garuda Jaya Timnas U-19. karena bisa mematikan gerakan kapten Evan Dimas. Namun, instruktur Indra Sjafri tetap saja mempertahankannya.

Dalam sabung uji coba pertama yang berakhir imbang 1-1, Myanmar juga mengunci kapten timnas U-19 ini. Begitu juga dalam adu kedua, Evan Dimas mendapat kawalan ketat dari gelandang Myanmar, Yan Lin Aung.

Pelatih kepala Timnas U-19 Indra Sjafri punya alasan mempertahankan Evan. "Pemain itu butuh banyak pengalaman. Evan Dimas harus bereksperimen bila ia menerima kawalan ketat dari pemain lawan, seperti menghadapi Myanmar," tegas pelatih berusia 51 tahun tersebut.

Pada Piala Asia U-19 yang berlangsung di Myanmar pada tanggal 9 sampai 23 Oktober 2014, Indonesia tergabung di Grup B bersama Australia, Uzbekistan dan Uni Emirat Arab. (tim/zamrudtv.com)

Indra Sjafri Panggil Kembali Mariando

Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri, bakal memanggil kembali Mariando Djonak Uropmabin. Mariando yaitu pemain terbaik dalam kompetisi Hong Kong Jockey Club (HKJC), bulan Februari 2013 bersama timnas U-18.

Selama Piala AFF bulan September 2013 dan kualifikasi Piala Asia U-19, bulan Oktober 2013, nama Mariando memang tidak muncul. Pasalnya, usai mengikuti HKJC, bocah asal Papua itu divonis mendapat penyakit Hepatitis B. Diapun dicoret Indra jelang Piala AFF 2013 itu.

Namun, kabar terbaru disampaikan tim dokter. Dokter menyatakan beliau sudah dalam kondisi baik. Peluang untuk kembali memperkuat Garuda Muda muncul.

"Kalau menurut dokter, Mariando sudah tidak apa-apa maka peluang dia bergabung dengan tim sangat besar, " kata Indra kepada wartawan.

Pada dua langgar uji coba melawan timnas Myanmar U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/5/2014) dan Rabu (7/5/2014), Mariando pun terlihat menyaksikan pertandingan Evan Dimas Darmono dan mitra-mitra. (tim/zamrudtv.com)

Peringkat Fifa Indonesia Turun Satu

Zurich, Zamrudtv -- Peringkat Indonesia di peta bola dunia kembali turun. Jika sebelumnya peringkat FIFA Indonesia 151, kali ini turun ke posisi 152 dengan nilai 135.

Untuk Asia Tenggara, peringkat tertinggi diduduki Filipina di posisi 140. Menyusul Thailand (143), Malaysia (145) serta Singapura (147).

Untuk rangking nomor satu dunia, masih dipegang Spanyol. Tim Matador belum tergoyahkan sejak awal tahun ini. Skuad asuhan pelatih Vicente Del Bosque itu mengemas 1.460 poin. Posisi mereka dibuntuti oleh Jerman dengan nilai 1.340.

Tuan rumah Piala Dunia 2014, Brasil, naik dua peringkat ke nomor empat dengan mengoleksi 1.210 angka. Mereka mengungguli dua negara Amerika Latin lainnya, Kolombia dan Argentina.

Sementara itu dua negara dengan kompetisi terketat di dunia, Italia dan Inggris, belum mampu memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen. Italia masih di posisi kesembilan sementara The Three Lion di nomor 11. (tim/zamrudtv.com)

Timnas U-19 Diminta Tidak Terpancing Emosi

Selama pertandingan, perge rakan Evan Dimas sebagai kreator alur permainan pun mampu diantisipasi.
TIDAK banyak perubahan akan dilakukan instruktur timnas U-19 Indra Sjafri pada langgar kedua uji coba melawan Myanmar di Stadion Utama Gelora Bung Karno malam ini.

Hanya Paulo Sitanggang yang akan diturunkan sejak awal untuk menggantikan peran Zulfi andi. Indra sangat mungkin tidak dapat menurunkan bek Hansamu Yama yang menerima kartu merah di adu pertama. Perannya akan digantikan Ryuji Utomo yang sering menggantikan peran Hansamu di beberapa langgar sebelumnya.
“Kita mendapat pengalaman lain yang berbeda dari uji coba sebelumnya. Yang paling penting belum dewasa tidak lagi terpancing emosinya,” kata Indra.
Pelatih asal Sumatra Barat itu juga membenarkan peran kapten Evan Dimas yang kurang maksimal akibat penjagaan ketat pemain Myanmar.

Itu terbukti dengan banyaknya kesalahan Evan.
Selama pertandingan, pergerakan pemain Persebaya Surabaya itu sebagai kreator alur permainan pun mampu diantisipasi.
Itu sebabnya masuknya Paulo diperlukan mampu memecah kebuntuan di lini tengah. Saat menggantikan
Zulfiandi di tabrak pertama, tugas Paulo eksklusif terasa dan menyulitkan pertahanan tuan rumah Piala Asia U-19 2014 tersebut.
Lalu bagaimana dengan Myanmar? Pelatih Gerd Friedrich Horst justru akan mengubah gaya permainannya alasannya akan ada lima pemain utama yang akan dirotasi.

“Tentu seni manajemen akan berubah alasannya ada lima pemain yang tidak akan kami turunkan dalam pertandingan besok. Kami akan bermain rileks dan yang terpenting kami tidak menelan kekalahan,” ungkap Gerd.
Dari kelima pemain yang akan diistirahatkan, salah satu pemainnya yaitu pencetak gol Aung Thu. Shine Thura dan Maung Soe juga akan diistirahatkan, sedangkan dua pemain lainnya bolos akibat cedera.

Gerd juga menyinggung soal tubruk kedua. Dalam persepsinya, skuatnya akan melawan salah satu klub di Indonesia. Namun, sesudah menerima klarifikasi dari PSSI, ia mengaku siap untuk kembali bermain dengan timnas U-19 Indonesia.
Setelah langgar persahabatan melawan Indonesia, timnas U-19 Myanmar akan kembali menjalani sabung uji coba melawan timnas U-19 Jepang dan Tiongkok sebelum melaksanakan pemusatan latihan di Jerman. Bagi Indonesia dan Myanmar, uji coba tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk menghadapi putaran fi nal Piala AFC 2014 di Myanmar Oktober mendatang. (Sat/R-1) - Media Indonesia, 07/06/2014, Halaman 28

Sehabis Dominika, Timnas U-23 Berharap Mampu Lawan Tim Eropa

Usai menahan imbang Republik Dominika, pelatih Timnas Indonesia U-23, Aji Santoso berharap tim besutannya mampu melaksanakan didik tanding melawan tim asal Eropa. Dalam laga ujicoba melawan tim senior Dominika, U-23 berhasil menahan imbang 1-1.

Uji coba melawan Dominika merupakan persiapan Timnas U-23 sebelum tampil pada ajang Asian Games di Korea Selatan, bulan September mendatang. Sebelum berlaga di Asian Games, Aji meminta PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) mencarikan lawan dari Eropa.

"Saya ingin tim ini lebih baik lagi. Saya berharap Timnas U-23 melakukan uji coba melawan tim Eropa. Setidaknya ada tujuh sampai delapan uji coba lagi," ucap Aji.

Sejauh ini, Timnas U-23 sudah melaksanakan pemusatan latihan ketiga dari lima tahap yang direncanakan. Meski demikian, Aji menjelaskan bila dirinya masih akan mencari pemain lain demi memenuhi sasaran PSSI di Asian Games. PSSI menargetkan Garuda Muda finis di posisi delapan besar pada ajang Asian Games.

"Menurut saya, masih berbagai yang pelu diperbaiki dari tim ini. Saya ingin ada perbaikan di semua lini. Saya masih mencari pemain terbaik di setiap sisi," beliau menuntaskan.

Pemusatan latihan tahap keempat akan berlangsung pada awal bulan Juni mendatang. Rencananya, Aji akan melakukan pemantapan selama sembilan hari di tahap selanjutnya.

Timnas U-19 Dijadwalkan Bakal Lawan Lebanon
Setelah melawan Myanmar, Timnas U-19 bakal melakoni uji coba dengan Lebanon U-19. PSSI menjadwalkan akhir bulan Mei ini ujicoba tersebut.

Sekjen PSSI Djoko Driyono, menyebutkan, rencananya tamat bulan Mei, Timnas U-19 yang berjuluk Garuda Jaya bakal melakoni dua kali ujicoba. Selain dengan Lebanon, Timnas U-19 juga bakal bertanding lawan Kolombia.

"Namun untuk Kolombia, hingga sekarang belum ada balasan dari federasi sepakbola Kolombia," ujar Djoko Driyono.

Sebagai langkah antisipatif jikalau Kolombia tak menyanggupi undangan maka Lebanon akan jadi pilihan karena mereka telah menyampaikan kesanggupannya.

"Dalam komunikasi, Lebanon sudah menawarkan konfirmasi. Kolombia, masih kami tunggu. Mudah-mudahan dalam satu hingga dua hari ke depan ada jawaban," kata Jokdri, panggilan Joko Driyono.

Lebih jauh, Djoko menjelaskan bahwa federasi sepak bola Lebanon mengajukan dua kali pertandingan uji coba dengan skuad besutan Indra Sjafrie masing-masing di tanggal 23 dan 25 Mei.

"Lebanon dijadwalkan dihadapi pada 23 Mei, sementara Kolombia 25 Mei. Jika Kolombia tak bisa maka Leabanon dihadapi di dua tanggal tersebut," tambahnya. (tim/zamrudtv.com)

Persipura Jaga Tradisi Indonesia

Indonesia masih berpeluang memiliki dua wakil di delapan besar kalau Arema juga lolos. Arema Indonesia harus mampu meminimalkan kesalahan mendasar di lini belakang yang selalu kebobolan dalam 5 dari 6 pertandingan di fase grup dan kemasukan sembilan gol saat menghadapi Kitchee.

INDONESIA berhasil meneruskan tradisi dengan meloloskan wakil ke perempat final AFC Cup semenjak 2011. Kemarin, Persipura Jayapura melenggang mulus sesudah menggiling Yangon United 9-2 di Stadion Mandala, Jayapura, dalam partai tunggal 16 besar.
Kini tim berjuluk ‘Mutiara Hitam’ itu tinggal menunggu lawan di delapan besar yang akan dimainkan pada 19 dan 26 Agustus mendatang. Pengundian itu akan dilakukan pada 28 Mei 2014 nanti di Markas Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Tiga tahun lalu, Persipura juga sukses melaju ke perempat fi nal turnamen terbesar kedua di Asia itu. Sayangnya, mereka gagal menjadi tim pertama Indonesia yang berlaga di semifi nal AFC Cup sesudah ditumbangkan wakil Irak, Arbil FC, dengan agregat 3-1.
Tahun ini, klub besutan Jacksen F Tiago itu pun menargetkan untuk membayar kegagalan di 2011 lalu. Jika melihat performa Ian Louis Kabes dkk yang tampil perkasa di depan publik sendiri, bukan mustahil mereka akan mewujudkan keinginan itu.
Saat pertandingan gres berjalan 3 menit, Boakay Eddie Foday sudah menggetarkan jala Yangon United. Tujuh menit berselang, Tinus Pae menggandakan skor dikala bola yang disepaknya terlebih dahulu mengenai tiang dalam sebelum benar-benar menjadi gol sah.
Sayangnya, di menit 17, Cezar

Augusto menciptakan tim tamu sempat mengatasi keter tinggalan. Bahkan 3 menit berselang, Kway Ko Ko menyejajarkan skor 2-2, tetapi kesannya tuan rumah kembali unggul lewat Eddie Foday di menit 24. Persipura kian di atas angin dikala pada menit ke-27 Aung Thiek dikartu merah sehabis melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Ian Louis Kabes memperbesar keunggul an dari titik putih sebelum Boakay menyegel keunggulan telak lewat dua golnya pada menit ke-41 dan 43. Unggul jauh tak menciptakan Persipura puas dan kembali menyarangkan tiga gol di paruh kedua. Itu diawali Ian Kabes di menit 53, dilanjutkan Titus Bonai (57’), dan hasilnya ditutup Boakay (87’).

Waspadai lini belakang Selain Persipura, Indonesia bisa meloloskan dua wakil ke delapan besar jikalau Arema Indonesia juga bisa lolos dari hadangan Kitchee. Berlaga di Stadion Mong Kok, Hong Kong, Rabu (14/5) sore ini, ‘Singo Edan’ punya rekor cantik ketika 2012 lalu melibas Kitchee dengan skor 2-0 di fase yang sama. Namun, kondisi tahun ini tampaknya berbeda. Arema harus meminimalkan kesalahan fundamental di lini belakang yang selalu kebobolan dalam 5 dari 6 pertandingan di fase grup dan kemasukan sembilan gol.

Hal itu amat perlu mengingat Kitchee merupakan tim kedua paling produktif di fase grup sehabis Arbil. Total dalam enam sabung, mereka menjaringkan 15 bola ke jala lawan, delapan di antaranya tercipta di kandang sendiri.
Perempat fi nalis AFC Cup tahun kemudian itu pun memiliki top scorer sementara Juan Carlos Belencoso dengan sembilan gol. Namun, instruktur Arema Suharno optimistis pasukannya bisa mengatasi perlawanan tuan rumah. (R-4) Media Indonesia, 14/05/2014, halaman 31

Keangkeran Kanjuruhan Pupus Oleh Semen Padang

Malang, Zamrudtv -- Keangkeran Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur, lenyap di tangan Semen Padang FC. Tim Kabau Sirah ini berhasil membekuk tuan rumah Arema Indonesia dengan skor 2-1, dalam laga di Kanjuruhan, Rabu malam(21/5).

Kemenangan Semen Padang pada lawatan tandang ini, sekaligus membalas kekalahan ketika menjadi tuan rumah pada putaran pertama. Saat menjamu Arema Indonesia di Stadion Haji Agus Salim Padang, Semen Padang kalah 0-1.

Kemenangan Kabau Sirah ini tidak lepas dengan masuknya pemain gila anyarnya, Osas Marveolus Saha. Dua gol kemenangan Semen Padang diciptakan oleh Saha.

Tampil di hadapan ribuan Aremania, Semen Padang tampil dengan tenang. .Dalam tubruk itu instruktur Semen Padang jafri Sastra mengandalkan serangan balik, dengan menempatkan striker yang memiliki kecepatan di lini depan mirip Osas Saha dan M. Nur Iskandar.

Lini tengah yang dikomandoi oleh Yu dan Eka Ramdhani bisa mematikan permainan lini tengah Arema yang dikomandoi oleh Juan Revi dan Hendro Siswanto. Pada tubruk kali ini Arema main tanpa beberapa pilar terbaiknya. Seperti Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, Ahmad Bustomi dan Gustavo Lopes.

Dapatkan penawaran terbaik untuk jasa rental mobil Padang bersama Fahri Tour.

Gol Semen Padang tercipta lewat serangan balik pada menit ke 43. Saha mampu memperdaya pemain belakang Arema Munhar di depan kotak penalti, Dengan damai Saha menjebloskan bola menuju sisi kiri Wardhana. Hingga babak pertama usai skor 1-0 untuk Semen Padang.

Memasuki babak kedua Arema makin menekan pertahanan Semen Padang. Saha kembali menjadi mimpi jelek bagi lini belakang Arema. Sebuah long ball menit 58 dari lini tengah yang melewati dua pemain belakang lawan mampu dimanfaatkan oleh Saha untuk menjadi gol.

Tertinggal dua gol, Arema mengurung pertahanan Semen Padang. Walaupun ditekan oleh pemain Arema namun lagi-lagi disiplin dari para pemain Semen Padang membuat pemain Arema kehila.­ngan banyak kreasi permainan.

Pada menit 84 Arema mampu memperkecil ketinggalanya melalui Alfarizi. Gol dari Alfarizi ini barawal dari tendangan bebas dari Sukadana menuju kotak penalti. Alfarizi yang menang duel udara dengan pemain Semen Padang mampu meneruskan bola ke gawang Jandia. Hingga babak kedua skor tidak berubah untuk kemenangan Semen Padang 2-1

Dengan kemenangan ini posisi Semen Padang naik satu strip ke peringkat tiga dengan 20 poin. Meski kalah lawan Semen Padang, Arema masih tetap bertengger di peringkat pertama dengan 30 poin. Sedangkan peringkat kedua Persib Bandung dengan 21 poin. (tim/zamrudtv.com)

Debut Konkret Liestiadi Di Balikpapan

KEMENANGAN penting diraih Persiba Balikpapan dalam sabung lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014. Ya, `Beruang Madu' sukses mengalahkan Putra Samarinda 1-0 dalam derby Kalimantan Timur yang digelar di Stadion Persiba, kemarin. Gol tunggal kemenangan Persiba dicetak Muhammad Kamri di menit ke-59.

Hasil itu memang penting sebab Persiba saat ini tengah dalam era transisi sejak perindahan tongkat ke pembinaan dari Jaya Hartono kepada Liestiadi. Kemenangan tersebut juga pribadi mengangkat posisi Persiba dari zona degradasi dan menggeser Putra Samarinda ke posisi ke-7 klasemen Wilayah Timur.

Pada tabrak tersebut, Liestiadi menandakan ketegasannya dengan membangkucadangkan Ansou Toure. Pasalnya, Toure sempat menolak dimainkan di posisi sayap kiri oleh Liestiadi. Akhirnya, Liestiadi menurunkan Muhammad Kamri sebagai gelandang sayap kiri dan Rizky Novriansyah di kanan.

Kendati demikian, Putra Samarinda justru bisa menggebrak lebih dulu. Kala berkelahi baru berjalan 3 menit, Lerby sudah mampu menggetarkan gawang Persiba lewat sundulannya memanfaatkan tendangan bebas Bayu Gatra. Sayang, tangan kanan wasit 1 sudah mengangkat bendera tanda offside sebelum Lerby menyundul bola. Gol pun dianulir.
Di babak kedua, Putra Samarinda kembali mencoba mengambil inisiatif serangan. Namun, justru Persiba yang berhasil mencetak gol pada menit ke-59. M Kamri-lah yang berhasil mencetak gol untuk Persiba setelah mendapatkan umpan dari Pape Latyr, dalam situasi serangan balik cepat.

Dari Gresik, Polres Gresik mengimbau Aremania tidak tiba ke Gresik untuk mendukung Arema yang bertanding melawan Gresik United, lusa. Alasannya, dikhawatirkan terjadi gesekan seperti pada 2012 yang menyebabkan korban jiwa.
Sikap pihak keamanan itu sekaligus menggugurkan cita-cita Ketua Panpel Gresik United, Choirul Anam, yang siap menyambut kehadiran Aremania. “Kami tidak ada dilema dengan Aremania. Namun soal keamanan, polisi yang memiliki wewenang,“ tuturnya. (Sat/R-1) Media Indonesia, 4/6/2014; 27

Bibit Sepak Bola Dari Papua Mumpuni

SEBANYAK 350 peserta memadati Stadion Barnabas Youwe, Sentani, Jayapura, kemarin, untuk mengikuti seleksi Pertamina Soccer Star (PSS) 2014. Ajang yang menjadi favorit bibit-bibit calon pesepak bola ini memang untuk kedua kalinya digelar di Pa pua. Tahun kemudian, Kota Sorong menjadi tem pat seleksi.
Harapan besar pun ditujukan kepada bakat-talenta muda sepak bola Bumi Cenderawasih itu. Apalagi, Papua terkenal menghasil bintang sepak bola semenjak masa dulu.

Muhammad Irfan selaku GM Marketing Operation Region VIII Maluku-Papua membuka program seleksi tepat pukul 09.00 WIT. Ia pun membangkitkan semangat bawah umur Papua untuk bersaing secara se hat dan ketat.
Penekanan pada skill pemain jadi fokus utama pergelaran seleksi hari pertama tersebut. Dari total 350 orang, jumlah akseptor akan dikerucutkan menjadi 250 anak.

Jumlah itulah yang akan bersaing di hari kedua, Sabtu (7/5). Sebanyak 250 akseptor tersisa akan kembali disaring menjadi 88 anak sampai jadinya diambil delapan terbaik perwakilan Papua.

“Saya lihat potensi anak-anak Papua sangat luar biasa. Mereka harus bersaing secara ketat demi meraih delapan terbaik ke Jakarta. Apalagi Papua terkenal menghasilkan pemain bintang mirip Johanes Auri dan Rully Nere yang saat ini bergabung ke Pertamina,” kata Irfan.
Harapan tinggi aku tujukan kepada bawah umur Papua. “Delapan anak yang nan tinya terpilih mampu terus berjuang sampai berguru di Akademi AC Milan. Nantinya akan ada empat anak yang beruntung untuk mengenyam kesempatan itu,” urai Irfan.

Seperti diketahui, seleksi pemain untuk program PSS digelar di enam kota di Indonesia. Selain Jayapura, program digelar di DKI Jakarta, Palembang (24-25 Mei), Surabaya (31 Mei-1 Juni), Makassar (31 Mei-1 Juni), dan Balikpapan (7-8 Juli).

Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Jayapura Alfi us Demona mengaku bahagia dengan acara tersebut. “Ini program cantik, apalagi bagi calon-calon pemain se pak bola masa depan. Semua tahu Papua ter kenal sebagai gudangnya pemain sepak bola,” terperinci Alfi us. (Sat/Ant/R-1) Media Indonesia, 08/06/2014, halaman 7

Delapan Putra Papua Terpilih Di Pss

Delapan anak dari Papua ini akan bergabung dengan 40 anak dari lima kota lainnya untuk bersaing memperebutkan empat tiket ke Milan.
SELEKSI Pertamina Soccer Stars (PSS) 2014 di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, menentukan delapan anak mewakili Bumi Cenderawasih dalam seleksi Jumat (6/6) dan Sabtu (7/6) di Stadion Barnabas Youwe.

Mereka yang terpilih akan berjuang demi mencar ilmu di AC Milan Academy pada Juni 2014, dengan perwakilan dari lima kota besar lainnya.
K Kabong Hilapok, Todd A Ferre, Jecky Marabia, David K Rumaki, Benny Kogoya, Hermanus S, Jhon L Puhili, dan Bertho B Tebai ialah delapan nama yang lolos seleksi. Delapan anak itu lolos sehabis melewati banyak tahapan dan bersaing ketat dengan 350 akseptor.
“Saya senang sekali lolos mewakili Papua bersama tujuh akseptor lainnya. Ini pertama kalinya aku ikut seleksi PSS.
Di Jakarta nanti saya akan lebih kerja keras lagi demi kesempatan belajar ke AC Milan Academy,“ ungkap Bertho B Tebai, salah seorang penerima yang lolos dari SSB Emsyik, Jayapura.

“Delapan anak yang terpilih alasannya adalah mereka lebih unggul secara fisik, keterampilan, small game 11 lawan 11. Semoga saja bawah umur ini mampu terus berkembang ke depan dan bisa jadi pesepak bola yang ahli ke depan,“ ungkap tim instruktur penyeleksi Hadi Rahmaddani yang juga Direktur PSS.

Nantinya delapan anak wakil dari Papua akan digabungkan dengan delapan anak lain dari tiap kota ialah Jakarta, Makassar, Palembang, Surabaya, dan Balikpapan. Dari seluruh anak dari enam kota tersebut, akan diambil lagi empat pemain yang akan diterbangkan ke Milan. Empat anak yang beruntung direncanakan menjalani coaching clinic selama hampir seminggu lamanya.
Muhammad Irfan selaku GM Marketing Operation Region VIII Maluku-Papua mengaku Pertamina akan terus konsen melaksanakan pelatihan dan berkarya demi sepak bola Indonesia. Kata Irfan, pihaknya sama sekali tidak mengedepankan brand untuk menunjang seleksi PSS ini. “Brand akan mengikuti dengan sendirinya.

Yang Pertamina harapkan yaitu bagaimana menghasilkan pemain-pemain yang bagus.“
Seperti diketahui, beberapa pemain PSS yang berhasil masuk seleksi timnas U-14 lolos di Gamba Osaka, Jepang. Namun, pihaknya masih akan tetap berusaha terus melaksanakan gebrakan pelatihan sebagai bentuk kepedulian Pertamina terhadap sepak bola. (RO/R-3) - Media Indonesia, 09/06/2014, halaman 26

8 Pemain Pss Balikpapan Lolos

DELAPAN pemain Pertamina Soccer Stars (PSS) 2014 di Balikpapan, Kalimantan Timur, didapat. Setelah menjalani seleksi ketat di Stadion Persiba, Balikpapan, 7-8 Juni, mereka menyisihkan total 384 kontestan dan akan bersaing di Jakarta.
Delapan anak itu adalah Muhammad Arif Revai,14, Bazar Dwi Banda,13, Muslimin, 15, Supranur, 15, Oscar Hari Wirajaya, 15, Said Puasa, 15, Syahid Wardana, 15, dan Andi Arie, 15.

Setelah lolos seleksi, Arif Revai tidak bisa menahan haru. Warga Panajam itu pun bertekad tidak akan menyianyiakan kesuksesannya selama mengikuti seleksi PSS di Balikpapan.

Bersama total 48 anak dari lima kota lain mirip Jakarta, Surabaya, Palembang, Ma kassar, dan Jayapura, Arif bertekad menjadi salah satu dari 24 pemain yang akan menimba ilmu di Pertamina Soccer School selama tiga tahun. Tidak hanya hingga di situ, mimpinya menembus empat anak terbaik yang akan berkesempatan mencar ilmu di sekolah tinggi sepak bola AC Milan, akan coba diwujudkannya.
“Sama sekali tidak pernah menyangka sedikit pun. Saya kaget sekali saat nama saya dipanggil dan aku terpilih mewakili Balikpapan. Saya akan bekerja keras hingga pada tahap-tahap selanjutnya.

Mimpi saya yakni ke Milan,“ jelas Arif kemarin.
Suksesnya proses seleksi PSS di Balikpapan mendapat apresiasi dari Pertamina sebagai penyelenggara. “Kami dari Pertamina terus pertanda komitmen melaksanakan pelatihan dan berkarya untuk menunjukkan kontribusi lebih bagi kemajuan sepak bola Indonesia. “Tidak hanya dari kami, semua pihak juga harus memberikan derma penuh terhadap program ini,“ ungkap PSJ GM Maketing Opration Region 6 Balikpapan Yusnik Adiputro.

Program itu total digelar di enam kota besar di Indonesia.
Yang sudah dilaksanakan ialah di Stadion Simprug Pertamina, Jakarta, dan di Stadion Bumi Sriwijaya, Palembang, (2425 Mei 2014), di Stadion 10 November, Surabaya, dan di Stadion Andi Mattalatta, Makassar (31 Mei-1 Juni 2014), di Stadion Barnabas Yoew Sentani , Papua (6-7 Juni 2014), dan di Stadion Persiba Balikpapan, Balikpapan (7-8 Juni 2014). (RO/R-1) Media Indonesia, 10/06/2014, halaman 26

Timnas U-19 Masih Lemah

Buruknya penyelesaian akhir dan lemahnya lini belakang tampaknya masih menjadi PR bagi pelatih Timnas U-19, Indra Sjafrie. TIM nasional Indonesia U-19 kembali gagal me nunjukkan performa terbaik. Seusai ditahan imbang Malaysia 0-0 di tabrak pertama, tim besutan Indra Sjafrie itu dihajar tuan rumah Brunei Darussalam U-21 1-3 pada lanjutan pertandingan babak penyisihan Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014, tadi malam.

Meski kalah, peluang Evan Dimas untuk maju ke babak selanjutnya memang belum habis. Namun, mereka mutlak harus memenangi langgar tersisa jika tidak mau menggantungkan nasib pada tim lain. Dalam adu tersebut, Indra Sjafrie menurunkan formasi yang sama mirip ketika melawan Malaysia. Muchlis Hadi Ning Syaifulloh masih dijadikan target man dengan sokongan dari Ilham Udin Armayn serta Maldini Pali dari sektor sayap.

Evan Dimas dan Paolo Sitanggang menjadi poros permainan skuat timnas U-19. Hasilnya hampir sepanjang 45 menit, skuat `Garuda Muda' lebih mendominasi jalannya berkelahi. Namun, Brunei yang menerapkan acuan pertahanan berlapis membuat alur serangan Indonesia mirip menemui tembok kukuh. Selain itu, Brunei tampil efektif. Mereka bisa memanfaatkan kelengahan barisan belakang Indonesia untuk membobol gawang Ravi Murdianto sebanyak tiga kali.

Lemahnya lini belakang tim nas U-19 dan kurangnya koordinasi antarpemain di lini itu menciptakan para pemain Brunei mirip leluasa mencetak gol. Ketiga gol tuan rumah itu diborong Adi Said, ialah menit 10, 41', dan 45'. Satu-satunya gol akhir Indonesia dicetak Ilham Udin menit ke75 Serangan balik Pada bagian lain, tim nasional Indonesia U-21 menghadapi Mauritania U-20 di adu perdana mereka di turnamen COTIF di Valencia, Spanyol. Pelatih Rudy Keltjes menekankan pasukannya untuk mengandalkan se rangan balik di pertandingan tersebut.

Timnas U-21 diputuskan untuk mengikuti turnamen COTIF karena timnas U-19 yang sebelumnya dijadwalkan melakoni turnamen tersebut batal pergi. PSSI memilih mengirimkan timnas U-19 ke turnamen Hassanal Bolkiah Trophy. Alhasil timnas U-21 tidak mempunyai waktu panjang untuk mempersiapkan diri. Namun, Rudy mengaku tetap memaksimalkan pemain yang ada.

Setelah tiba di Valencia, mereka langsung menyempatkan diri untuk menggelar latihan dan sekaligus melakukan penyesuaian dengan lapangan sintesis. “Selama di sini, kami mencoba melakukan latihan di lapangan sintesis. Kalau tidak pembiasaan, kami bakal mengalami kesulitan. Apalagi kebanyakan dari pemain belum terbiasa bermain di lapangan sintesis,“ cetus Rudy.
Untuk cuaca, dia menambahkan, tidak ada masalah. “Cuaca di sini cukup panas sebab ini puncak summer (isu terkini panas). Tapi tidak ada problem.“Diakui Rudy, tidak mudah memang untuk menyatukan pemain dalam waktu singkat.

Namun, dia mengakui memiliki taktik yang pas untuk menghadapi adu perdananya itu, yaitu 3-5-2.
“Kami menekankan untuk bermain bertahan dengan mengandalkan serangan balik. Saya coba untuk menggunakan formasi 3-5-2 untuk mampu tajam dalam memanfaatkan peluang,“ papar Rudy. “Tapi, secara umum, semua tidak ada masalah. Anak-anak dalam kondisi baik dan siap main di lapangan. Yang terpenting mereka punya semangat,“ tandasnya. (Ant/R-2) Media Indonesia, 12 Agustus 2014, Halaman 27